27 Dzulqa'dah 1443  |  Senin 27 Juni 2022

basmalah.png

Keutamaan Membina Rumah Tangga

Keutamaan Membina Rumah Tangga

Fiqhislam.com - Dalam Kitab Qurratu al-‘Uyun ini, Syekh Muhammad at-Tahami Ibnu Madani menjelaskan tentang keutamaan dalam membina rumah tangga melalui pernikahan, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW.

Mu'adz bin Jabal RA pernah berkata, ''Shalat yang dikerjakan oleh orang yang sudah menikah itu lebih utama dari pada 40 kali shalat yang dikerjakan orang yang tidak berumah tangga.''

Abdullah bin Abbas RA berkata: ''Kawinlah kalian karena sesungguhnya (ibadah) sehari saja dikerjakan oleh orang yang berumah tangga adalah lebih baik (banyak pahalanya) dari pada (ibadah) seribu tahun (sebelum berumah tangga).''

Dalam hadis lain ditegaskan, ''Keutamaan seseorang yang berkeluarga atas seseorang yang membujang laksana keutamaan orang yang berjihad dengan orang yang tidak berjihad.''

Pilihlah Perempuan yang Saleh dan Produktif

Dalam sebuah hadisnya, Rasulullah SAW bersabda: ''Nikahilah seorang wanita karena empat hal; hartanya, status sosialnya, kecantikannya, dan kuat agamanya. Dan hendaklah engkau memilih perempuan yang kuat agamanya agar engkau beruntung.''

Para ulama sepakat, alasan Rasulullah SAW menempatkan pilihan pada wanita yang kuat agamanya, karena hal itu akan mampu menjaga dirinya dari perbuatan dosa dan maksiat.

''Barangsiapa menikahi seorang perempuan karena kemuliaan status sosialnya, maka Allah akan menambahkan kehinaan baginya; barangsiapa yang menikahi perempuan karena hartanya, maka Allah akan menambahkan kefakiran baginya; barangsiapa yang menikahi perempuan karena kecantikannya, maka Allah akan merendahkannya; dan barangsiapa yang menikahi perempuan demi menjaga pandangannya, melindungi kemaluannya, dan menyambungkan silaturahim dan kasih sayang, Allah akan melimpahkan berkah kepadanya dan perempuan tersebut. Dan sebenarnya, seorang perempuan yang buruk rupa lagi hitam kulitnya, tapi saleh adalah lebih baik.''

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW berkata: ''Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan (kenikmatan) adalah istri yang saleh.''

Satu hal lagi dalam memilih perempuan, sebagaimana diterangkan penulis Kitab Qurratu al-‘Uyun adalah memilih perempuan yang produktif (subur) dalam melahirkan anak. Sebab, dengan banyaknya anak dan keturunan, hal itu akan membanggakan diri Rasulullah SAW di akhirat kelak, ketika berjumpa dengan para Nabi-nabi Allah.

Rasulullah SAW bersabda: ''Menikahlah kalian dengan perempuan-perempuan yang penuh cinta dan subur. Karena sesungguhnya aku akan membanggakan kalian di hadapan para Nabi dengan jumlah kalian yang banyak di Hari Kiamat.'' Wallahu A'lam. [yy/republika]