fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


4 Syawal 1442  |  Minggu 16 Mei 2021

Kedudukan Guru dalam Pandangan Islam

Kedudukan Guru dalam Pandangan Islam

 

Fiqhislam.com - Profesi yang paling dihormati dalam kehidupan ini ialah seorang guru. Guru memiliki kedudukan tertinggi di mata para peserta didik. Hingga, mereka akan lebih memuliakan seorang guru dan mencoba untuk menyenangkan hatinya. Selain agar mendapat nilai yang tinggi di sekolah tentunya, hal itu juga dilakukan untuk membangun kedekatan antara siswa dan guru. Lalu, bagaimana kedudukan seorang guru dalam pandangan Islam?

Allah SWT berfirman, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Mujadalah: 11).

Guru adalah orang yang berilmu. Dan orang yang berilmu itu memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam. Jadi, memiliki ilmunya saja ia sudah memiliki kedudukan yang tinggi, apalagi yang dilakukan oleh guru, yakni mengamalkannya. Itu akan lebih meninggikan kembali posisinya dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kamu adalah orang yang mepelajari al-Quran dan mengamalkanya,” (HR. Bukhari).

Dalam hal ini, Al-Quran di sana berkedudukan sebagai ilmu. Ya, memanglah benar adanya bahwa Quran adalah ilmu pengetahuan bagi kita. Segala hal yang ada di dalamnya mengandung semua unsur tentang kehidupan ini. Berbagai macam pengetahuan pun ada. Dan guru, mempelajarinya lebih dalam melalui jenjang pendidikan. Dan kini, generasi sesudahnyalah yang melaksanakan pula pendidikan dengan digurui olehnya. [yy/islampos]

 

Tags: guru | syekh | syeikh | sheikh | kiai