fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


2 Ramadhan 1442  |  Rabu 14 April 2021

Doa Iblis Saja Dikabulkan, Kenapa Kita Masih Malas Berdoa

Doa Iblis Saja Dikabulkan, Kenapa Kita Masih Malas BerdoaFiqhislam.com - Sebagai manusia, kita memiliki banyak keterbatasan, baik untuk menyelesaikan suatu masalah, menggapai sesuatu atau yang lain sebagainya. Oleh karena itu, Allah telah berfirman pada hamba-Nya untuk berdoa memohon pada-Nya karena tidak ada yang bisa mengabulkan doa kecuali Allah Ta’ala.

Sekarang ini, banyak manusia yang lupa untuk berdoa pada Allah SWT. Sebuah usaha tidak akan berhasil jika tidak diiringi dengan berdoa. Padahal sudah sepantasnya kita menyandarkan diri dan berdoa pada Allah SWT. Tidak hanya permintaan besar yang bisa kita panjatkan. Permintaan sekecil apapun kita diperintahkan untuk senantiasa berdoa pada-Nya. Dalam sebuah hadits dijelaskan, bahkan ketika tali sandal kita putus kita diperintahkan untuk berdoa pada Allah agar diberikan kemudahan dan bisa digantikan dengan lebih baik.
 
Allah telah berfirman terhadap permohonan iblis dan iblis menjawab untuk diberi ketangguhan hingga mereka dibangkitkan. Kemudian Allah menjawabnya bahwa sesungguhnya iblis telah diberikan ketangguhan. Allah telah mengabulkan apa yang diminta oleh Iblis karena di dalamnya terdapat hikmah, kehendak, dan keinginan yang tak bisa diselisihi ataupun ditolak.
 
Allah berfirman mengenai anjuran-Nya bagi umat muslim untuk berdoa dan akan diperkenankan baginya. Orang yang sombong dan enggan untuk menyembah-Nya maka ia akan masuk ke dalam neraka Jahanam dan dihinakan.
 
Dikatakan bahwa orang yang tidak pernah memohon atau meminta bantuan pada Allah, maka dia adalah orang yang sombong. Iblis saja berdoa dan dikabulkan, mengapa kita tidak mau untuk berdoa pada-Nya?
 
Terdapat dua hal yang membuat manusia tidak pernah rugi atas doanya, yaitu:
 
1. Dikabulkan
Apabila tidak dikabulkan di dunia maka doa itu akan disimpan untuk akhirat
 
2. Dijauhkan dari segala keburukan
Rasulullah pernah bersabda bahwa sesunguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Mulia. Dia malu pada hamba-Nya apabila hamba-Nya menengadah tangan pada-Nya tapi tangannya kembali dengan keadaan hampa. Maka berdoalah, iblis saja Allah kabulkan permohonannya.
 
Kita tahu bahwa tidap semua doa yang kita panjatkan bisa terkabul secara langsung. Sebagian besar orang menganggap bahwa Allah tidak adil karena tidak mengabulkan doa-doa mereka. Padahal, terdapat beberapa hal yang bisa membuat doa kita tidak terkabulkan juga. Oleh karena itu, kita harus bisa melihat ke dalam diri sekiranya apa yang membuat doa kita tidak segera dikabulkan. Salah satunya adalah dengan memperhatikan waktu dan tempat yang mustajab. Namun, hal yang paling penting adalah keimanan dan keyakinan kita.
 
Rasulullah pernah bersabda bahwa orang yang yakin pada Allah maka Dia akan mengabulkan doa-doanya, sedangkan jika orang itu lalai maka Allah tidak akan mengabulkan doanya. Maka apabila doa kita belum teerkabulkan, lihatah ke dalam diri sendiri. Dosa apa yang telah kita lakukan hingga Allah belum mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan.
 
Berdasarkan penjelasan doa yang dikabulkan Allah di atas, kita tahu bahwa Allah adalah sandaran setiap umat manusia. Segala kesulitan dan kesengsaraan kita dapat teratasi dengan berdoa pada Allah. Berdoalah di waktu yang mustajab, seperti di antara adzan dan iqomah. Selain itu, perhatikan juga tempat yang mustajab, seperti di masjid. Terlepas dari itu semua, percayalah bahwa apa yang ditakdirkan Allah adalah takdir yang paling baik untuk kita. [yy/Aris Fourtofour/viva]
 
Tags: iblis | doa