fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


4 Syawal 1442  |  Minggu 16 Mei 2021

Mohabbat Maqbara Karya Seni dari Gujarat

Mohabbat Maqbara Karya Seni dari Gujarat

Fiqhislam.com - Saat arsitektur Islam Mughal, Hindu, dan Eropa bersatu, apa jadinya? Datang lah ke Mohabbat Maqbara di Junagadh, sebuah distrik di negara bagian Gujarat, India. Situs bangunan ini merupakan kompleks bersejarah era Dinasti Mughal terakhir hingga masa awal pendudukan Inggris di wilayah anak benua ini.

Mohabbat Maqbara merupakan bagian da ri istana dan tempat tinggal yang kemudian dijadikan mouseleum (makam). Bangunan mouseleum yang dikenal juga Bahaduddinbhai Hasainbhai ini menjadi perwakilan salah satu monumen tertua Dinasti Mughal terakhir di Junagadh dan tanah Gujarat. Mouseleum ini bersanding dengan beberapa situs sejarah dari dinasti lain yang telah ada di kaki Pegunungan Girnar.

Mohabbat Maqbara mulai dibangun pada abad ke-18 oleh Muhammad Mahabat Khanji, Nawab atau disebut juga Gubernur Junagadh pada era awal runtuhnya Mughal. Bangunan ini secara keseluruhan selesai pada 1878 oleh penggantinya Muhammad Bahardur Khanji, di bawah Dinasti Babi Nawab. Penguasa ini yang mengambil alih wilayah ini setelah Mughal resmi runtuh. Saat itu beberapa wilayah India telah berada di bawah kontrol Inggris sebagai negara jajahan.

Kompleks Mohabbat Maqbara awalnya sengaja dibangun seba gai tempat kediaman Nawab. Pada era kerajaan kecil setelah Mughal runtuh bangunan ini pun menjadi istana pemerintahan era Dinasti Babi Na wab. Sepeninggal Mahabat Khanji dan Ba har dur Khanji, bangunan ini kemudian diper sembahkan sebagai makam bagi wazir dan Nawab di Junagadh, sebagai bentuk monumen penghargaan bagi mereka.

Dalam kompleks situs bersejarah ini terdapat dua bangunan mouseleum. Bangunan pertama Bahadurddin Bhar yang diperuntukkan bagi Nawab Muhammad Ba hadur Khanji dan Maha bat Khan bagi Nawab Muhammad Mahabat Khan ji. Masyarakat lokal menjadikan situs bangun an ini menjadi salah satu kompleks sejarah kebanggaan mereka. Karena keunikan arsitekturnya, situs bangunan ini pun menjadi daya tarik wisata murah bagi warga India dan Gujarat pada umumnya.

Desain dan arsitektur

Situs bangunan Mohabbat Maqbara bisa dikatakan kompleks mouseleum di Gujarat yang memiliki keindahan tersendiri dari sisi monumental dan arsitektur Islam. Arsitektur kedua mouseleum ini merupakan perpaduan arsitektur Indo Islam Mughal dengan Hindu dan arsitektur Gotik Victoria Eropa. Bagi masya rakat Gujarat serta Junagadh, situs mouseleum ini layaknya mini Taj Mahal di wilayah mereka. Sebab, situs ini mampu memikat pengunjung saat pertama melihat arsitekturnya.

Kompleks ini memiliki dua struktur bangunan, Mahabat Khan dan Baharuddin Bhar. Pada struktur bangunan Mahabbat Khan, elemen arsitektur yang terlihat jelas memiliki khas perpaduan antara gaya arsitektur gotik victoria di Eropa dan ukiran dinding Hindu. Struktur Mahabat Khan didedikasikan luar biasa, penuh dengan ukiran batu, kolom atau tiang vertikal berukir, plafon cornice hingga lengkungan dan kubah. Gerbang portal masuk pun didekorasi perak, dengan bagian berlapis.

Elemen dekorasinya marmer jalis, dengan ikon pada jendela Prancis. Bangunan ini pun memiliki elemen arsitektur Islam Mughal pada bagian atas dengan kubah layaknya bawang, kubah utama dengan susunan kubah kecil di atas dan di sampingnya. Sedangkan, pada Baharuddin Bhar, percampuran elemen arsitektur yang paling dominan adalah gaya Islam Mughal dan Gotik Eropa. Struktur bangunan ini lebih mirip sebuah masjid. Salah satu yang khas adalah struktur menara dikelilingi tangga spiral.

Bangunan ini memiliki struktur layaknya masjid, sebagian lain menganggap bangunan ini bentuk mini Taj Mahal karena mirip seperti struktur Taj Mahal dengan sebuah kubah utama dan empat menara di empat penjuru.

Bedanya, pada empat menara ini dikelilingi tangga spiral ke puncak menara. Baharuddin Bhar dipenuhi dengan ukiran batu dan pintu berbahan pe rak yang cukup besar. Setiap elemen dan leng kungan arsitekturnya dirancang halus, dengan kolom vertikal dan ukiran batu yang rumit di dinding dan jendela.

Sebuah tangga utama juga menjadi bagian penting menuju pintu masuk bangunan ini.

Walau saat ini, pintu ini tidak dapat diakses oleh masyarakat umum dan hanya dapat diakses dari samping mouseleum. Tapi, pengunjung bisa menikmati keindahaan arsitekturnya dari dekat atau dengan menaiki tangga spiral pada menara. Di dalam bangunan mouseleum terdapat sejumlah selasar tertutup yang berukir kayu terbaik dan balkon bergaya khas Gujarat.

Dari berbagai elemen arsitektur yang indah dari kedua mouseleum tersebut, telah menjadikan Mohabbat Maqbara sebagai contoh indah perpaduan seni arsitektur Mughal dengan arsitektur Hindu dan Eropa. Dua bangunan bersejarah ini tetap berdiri kokoh hingga kini, bahkan menjadi bangunan monumental di antara berbagai situs sejarah lain di Gujarat.

Beberapa pihak menilai, Mohabat Maqbara digambarkan dengan bagian 1001 malam ala di India karena kemasyhuran arsitekturnya mirip Taj Mahal yang berdiri di Gujarat.

Diabaikan karena Sejarah

Berbeda dengan Taj Mahal yang menjadi moseleum terindah dan terawat secara baik, Mohabbat Maqbara tidak mendapatkan perhatian secara khusus dari pemerintah India. Namun, itu tidak mengurangi minat para pengunjung untuk menikmati keindahan arsitektur situs bersejarah ini. Mohabbat Maqbara menjadi salah satu situs tujuan objek wisata sejarah terbaik di Junagadh.

Hampir setiap tahun, Mohabbat Maqbara menarik banyak pengunjung dan telah menjadi daya tarik wisata sejarah tersendiri di Gujarat.

Namun, Mohabbat Maqbara ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat dan India. Bila dilihat lebih dekat keindahan situs bersejarah ini terlihat tidak ada pemeliharaan yang baik. Moseleum ini terabaikan, kondisi bangunan yang suram dan interior yang kusam tidak terawat.

Kondisi ini membuat Mohabbat Maqbara kehilangan kemegahan dan pesona dari keindahan arsitektur yang telah terbangun.

Sebagai tempat wisata, pintu masuk lokasi situs Mughal ini pun cukup memprihatinkan.

Kesan tidak terawat dari situs sejarah ini pun terlihat, di mana tidak ada papan nama yang menunjukkan panduan dan sejarah terkait bangunan indah ini. Bahkan, tidak ada tiket yang menunjukkan adanya pengelolaan bangun an situs.

Lokasi Mohabbat Maqbara yang kini berada di tengah pemukiman padat penduduk menjadikan situs ini menjadi tempat berkumpul warga sekitar. Parahnya lingkungan sekitar situs pun dipenuhi sampah dan tidak pernah diber sihkan. Ada alasan yang muncul, mengapa situs Mughal tidak dirawat secara baik.

Tidak lain karena alasan sejarahlah yang membuat Mohabbat Maqbara ini sengaja diabaikan oleh Pemerintah India. Setelah Inggris mengakhiri penjajahannya di anak benua India, pemimpin terakhir Nawab Muhammad Khanji III pada 1947 memilih untuk bergabung dalam bagian negara Pakistan. Sedangkan, masyarakat Junagadh yang pada saat itu 96 persen Hindu menegaskan menjadi bagian dari India.

Akhirnya pad Oktober 1947, Nawab Muhammad Mahabat Khanji III melarikan diri ke Pakistan sebelum pasukan India bergerak dalam mengambil alih negara. Dari sejarah tersebut, situs Mohabbat Maqbara menjadi saksi sejarah konflik India Pakistan modern.

Inilah yang membuat situs dengan kemegahan arsitektur Islam Mughal, Hindu, dan Eropa itu tidak mendapatkan tempat di Pemerintah India.

oleh Amri Amrullah
yy/republika