<
pustaka.png
basmalah.png

Komunitas Mualaf Hampshire Inggris Peduli Nasib Palestina

Komunitas Mualaf Hampshire Inggris Peduli Nasib PalestinaFiqhislam.com - Mualaf di kawasan Hampshire dan Southampton, Inggris, memberikan kepedulian besar pada nasib Muslimin Palestina.

Mereka yang tergabung dalam The South Coast New Muslim rutin menghelat diskusi mengenai Palestina sekaligus menggalang dana untuk Muslimin di sana.

Acara diskusi yang dihelat para mualaf tersebut biasanya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran penderitaan rakyat Palestina akibat penjajahan Israel. Diadakan sembari makan malam, kegiatan santai itu mengumpulkan mualaf dan Muslimin di wilayah selatan Inggris. Acara terakhir pun dihelat bulan lalu di restoran Thailand.

Diujung acara, mereka juga selalu menggalang bantuan. Dana yang terkumpul kemudian dikirimkan kepada rakyat Palestina melalui Islamic Help. Mualaf di dua wilayah wisata Inggris tersebut memang rutin menggalang dana bagi saudara Muslim yang tengah dilanda kesulitan.

Tak hanya Palestina, mereka juga pernah menggalang bantuan untuk Afrika Timur yang saat itu dilanda kekeringan dan kelaparan. Sembari makan siang, mereka mengumpulkan Muslimin untuk kemudian menggalang dana sumbangan bagi rakyat Afrika Timur.

The South Coast New Muslim merupakan sebuah organisasi yang menaungi para mualaf dan orang-orang yang tertarik pada Islam di wilayah Hampshire dan Southampton. Komunitas tersebut terbentuk sejak April 2006 yang diprakarsai oleh Arshad Sharif yang kini menjadi Dewan Muslim Southampton. Hingga kini, keanggotaan mereka mencapai 90 orang.

Dari dua wilayah wisata Inggris tersebut, The South Coast New Muslim juga membangun hubungan dengan para mualaf secara nasional. Kendati demikian, komunitas tersebut bersifat regional dengan fokus memayungi mualaf di wilayah selatan Inggris.

“Kita memiliki inisiatif untuk mempertemukan mualaf di wilayah Southampton dengan semua orang yang telah menjadi Muslim, atau yang tahu atau yang terkait dengan seorang Muslim atau dengan mereka yang baru tertarik dengan Islam dan ingin mengetahui lebih lanjut,” tulis web resmi South Coast New Muslim.

Selain kegiatan sosial, komunitas tersebut juga rutin mempelajari agama. Mereka memiliki kurikulum spiritual pembelajaran agama bagi para mualaf. Tak hanya itu, komunitas mualaf tersebut juga rutin melakukan kegiatan olahraga hingga kesehatan bersama. Jalinan silaturahim antar-Muslim baru pun begitu erat melalui organisasi tersebut. [yy/
republika.co.id]

top