14 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 24 Juli 2021

basmalah.png

Cecar Estebon Grillion, Dubes Paraguay untuk ASEAN Masuk Islam di Masjid Istiqlal

Cecar Estebon Grillion, Dubes Paraguay untuk ASEAN Masuk Islam di Masjid Istiqlal

Fiqhislam.com - Duta Besar (Dubes) Republik Paraguay, Cecar Estebon Grillion memutuskan untuk menjadi muallaf dan memeluk Islam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (27/9). 

Pengesahan muslim Cecar dengan pengucapan dua kalimat syahadat ini dilakukan usai shalat Jumat di hadapan ribuan jamaah dengan disaksikan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.

Pengucapan syahadat Cecar Estebon Grillion dibimbing langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Ali Mustafa Yaqub. Dengan sedikit terbata-bata Cecar mengucapkan syahadat dengan bahasa Arab. 

"Asyhadu anla Ilaha illa Allah, Wa asyhadu anna Muhammad ar Rasulullah," kata Cecar, yang langsung disambut "Alhamdulillah," oleh ribuan jamaah masjid Istiqlal yang menyaksikan.

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Ali Mustafa Yaqub mengatakan keinginan Cecar memeluk Islam ini bukan karena tekanan atau karena akan menikah dengan wanita muslimah semata, tapi memang karena hidayah dari Allah. 

Cecar mengakui memang telah sejak lama tertarik dengan Islam. Namun, ia belum berani untuk mengungkapkan keinginannya untuk menjadi muslim.

Bantuan hidayah itu, jelas dia, ternyata ditunjukkan Allah melalui jodoh yang ia dapatkan. Yakni seorang muslimah dari Indonesia bernama Yulie Setyohadi. Dari sinilah ia memantapkan akan mempelajari Islam. 

Keseriusan Cecar ini pun dapat dilihat ketika ia memutuskan akan mempelajari Islam langsung dari tokoh besar umat Islam indonesia, Prof. KH. Quraish Shihab dan ia sendiri sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal. 

Untuk nama pengganti, Cecar mengakui belum akan mengganti namanya menjadi muslim dan masih akan tetap menggunakan nama lama yang dimilikinya. [yy/republika.co.id]

Dubes Paraguay Masuk Islam setelah Bertemu gadis Tapanuli

Duta Besar Republik Paraguay untuk Indonesia, Cecar Estebon Grillion  mengakui dirinya  telah lama dia tertarik dengan Islam dan mempelajarinya. Terutama setelah bertemu dengan seorang wanita dari Tapanuli bernama Yulli Setyohadi yang rencananya Nopember depan dipersunting menjadi istri.

Cesar berjanji, pengislaman dia, bukan sekedar perayaan. Tapi benar-benar akan menjadi seorang Muslim yang baik dan menjalankan syari’ah dengan benar. Cesar juga menyatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi, pasti mempunyai tujuan. Semua tidak terjadi dan berlalu begitu saja. Semua sudah diatur oleh Allah.

“Tidak dapat saya gambarkan betapa dasyatnya proses yang saya alami sebelum mengambil keputusan penting dalam hidup saya untuk menjadi mu’allaf. Hidup di Indonesia, dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya yang sangat luar biasa, ikut memicu saya untuk menentukan menjadi muallaf,” ujar Cecar dikutip laman Kemenag, Jumat (27/09/2013).

Imam besar Masjid Istiqlal mengatakan, bahwa Cesar masuk Islam atas keinginan pribadi dan tanpa paksaan atau tekanan dari siapa pun, namun karena hidayah dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Sementara, dalam sambutannya, Menag Suryadharma Ali berharap, masuk Islam-nya Cesar, mampu memberi inspirasi bagi kepada yang lainnya untuk mengambil jalan yang diridhai Allah.

“Kita doakan, semoga iman beliau semakin kuat, mampu menjadi Muslim shaleh, mudah-mudahan memberi keberkahan”, doa Menag.

Seperti diketahui, Cesar memeluk Islam dengan dibimbing langsung Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustapha Ya’qub dan disaksikan Menteri Agama Suryadharma Ali, Duta Besar Sudan dan ribuan jama’ah Shalat Jum’at di Masjid Istiqlal siang tadi.

“Asyhadu anla Ilaha illa Allah, Waasyhadu anna Muhammad ar Rasulullah,” kata Cecar, yang langsung disambut “Takbir dan Hamdalah” ribuan jama’ah yang menyaksikan. [yy/hidayatullah.com]

Dubes Paraguay Segera Menikahi Yulie pada Bulan Desember

Duta Besar Paraguay untuk ASEAN Cecar Esteban Grilon akhirnya menjadi mualaf di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (27/9).

Calon istri Cesar, Yulie Setyohadi (45 tahun), pun mengungkapkan kegembiraannya. Usai menjadi mualaf, Cesar dan Yulie akan segera melangsungkan pernikahan pada Desember 2013 ini.

Diwawancarai oleh Republika, calon istri Cecar bercerita sedikit tentang pertemuannya dengan Dubes yang menjabat sejak Maret 2012 silam.

"Kita ketemu di salah satu rumah Duta Besar, waktu ada undangan acara private dinner," ungkap wanita yang berprofesi sebagai painting artist sekaligus owner Yuliandra Gallery. [yy/republika.co.id]

Menag Namakan Dubes Paraguay Muhammad Ibrahim

Duta Besar Paraguay untuk ASEAN Cecar Esteban Grillon mengucapkan dua kalimat syahadat selepas Sholat Jumat (27/9) di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Salah satu keinginannya memeluk Islam karena Ia akan menikahi seorang wanita warga negara Indonesia bernama Yulie Setyohadi (45 tahun).

Proses pengIslaman sendiri dihadiri oleh Suryadharma Ali (Menteri Agama), Ali Mustafa Yaqub (Imam Besar Istiqlal), dan beberapa Duta Besar seperti Bosnia, Filipina, dan lainnya yang hadir pada acara tersebut.

Dalam konferensi pers yang diadakan di ruang VIP, Masjid Istiqlal, Suryadarma Ali berharap dengan masuknya Cecar menjadi bagian dari Umat Islam maka akan menginspirasi yang lain.

Menteri Agama sendiri yang memberikan nama Islam kepada Dubes Paraguay dengan tambahan Muhammad Ibrahim. "Kita beri tambahan Muhammad Ibrahim. Jadi Muhammad Ibrahim Cecar Esteban Grillon", kata Menteri Agama dengan diiringi tepuk tangan para tamu undangan. [yy/republika.co.id]