4 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 30 September 2022

basmalah.png

Nicole Queen, Penyuka Pesta yang Menjadi Pendakwah

Nicole Queen, Penyuka Pesta yang Menjadi Pendakwah

Fiqhislam.com - Sebagai negara maju dan bebas, geliat kehidupan malam yang sarat hedonisme bukanlah hal tabu di Amerika Serikat. Menyuguhkan kenikmatan sesaat, tanpa batasan norma yang mengikat. Kehidupan dunia malam tentu terasa begitu kontras dengan sentuhan relijius. Namun tak ada yang tak mungkin jika Allah berkendak.

Perjalanan tim Jazirah Islam di Amerika Serikat membawa saya bertemu Nicole Queen, seorang muslimah kisahnya sangat menginspirasi. Jalan hidupnya menuju Islam, sungguh membuktikan bahwa hidayah Allah tak pernah pandang bulu. Ia yang dulu akrab dengan keliaran dunia malam, kini, atas izin Allah justru menjadi muslimah yang taat.

Sepuluh tahun lalu, kehidupan dunia malam yang gemerlap, menjadi bagian dari kehidupan seorang Nicole Queen. Kala itu ia yang berprofesi sebagai fotografer dunia malam, menghabiskan sepanjang malamnya, untuk mengabadikan hingar bingar pesta. Hidupnya pun bergulir, dari satu kelab malam ke kelab malam lain, di Kota Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Sepanjang karirnya, Nicole menjadi peminum dan penyuka pesta. Karir Nicole melesat. Memiliki wajah cantik sekaligus keahlian memotret membuatnya mendapatkan banyak klien. Bahkan, ia pun menjadi fotografer  privat party sejumlah artis Hollywood seperti Justin Timberlake dan Kate Hudson.

Semakin dalam terjerembab dalam kehidupan malam, membuat Nicole justru merasakan pergolakan batin yang hebat. Kehampaan ia rasakan. Ia pun bertemu Hasan, lelaki muslim asal Yordania, yang kini menjadi suaminya. Dari Hasan dan beberapa teman muslim lainnya, ia mulai tertarik mempelajari Islam. Ia pun memutuskan untuk mengikuti kelas belajar agama Islam di sebuah masjid dekat dengan tempat tinggalnya.

Enam bulan belajar Islam, ia lantas memutuskan untuk menjadi mualaf. Tak berselang lama, ia pun memakai hijab. Berbagai ujian harus ia lalui. Keluarga Nicole sempat tak menerima keputusannya menjadi seorang muslim. Ia pun sempat ditolak saat hendak melamar pekerjaan karena memakai hijab. Bahkan, ia sempat mendapat perlakuan buruk saat seorang pelayan restoran dengan sengaja menaruh potongan daging babi ke dalam minumannya.

Berbagai ujian ini tak membuat Nicole menyerah. Ia tetap teguh menjaga tali agama Allah. Dengan Islam ia merasakan kedamaian sejati yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Berbagai ujian dan dan tantangan yang dihadapinya justru membuatnya kuat sebagai seorang muslimah.

Kini, delapan tahun sudah ia memeluk Islam. Ia yang masih sibuk dengan aktifitasnya sebagai fotografer juga menjadi pembicara muslim. Ia tak segan membagi kisah perjalanan hidupnya menjadi seorang mualaf dan mengenalkan Islam kepada komunitas non-muslim lain di Dallas, Texas. [yy/news.detik]