14 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 24 Juli 2021

basmalah.png

Hampir Tiap Jumat Ada Mualaf di Spanyol

Hampir Tiap Jumat Ada Mualaf di Spanyol

Fiqhislam.com - Persepsi bahwa Islam hanyalah agama bagi para migran Spanyol nampaknya harus disingkirkan. Hampir setiap Jumat, ada saja orang Soanyol yang memeluk Islam.

"Setidaknya satu orang masuk Islam setiap Jumat di Masjid Agung Granada dan bahwa hampir 3.000 Muslim Spanyol tinggal di Granada," kata Kepala Asosiasi Masyarakat Islam Spanyol Umar del Pozo dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu (1/4).

Del Pozo menyatakan dia sendiri adalah anak dari keluarga Spanyol yang memilih masuk Islam. Pengakuan yang sama juga diutarakan Muhammed Jauiriddin, seorang Spanyol, yang masuk Islam. Jauiriddin mengatakan, hatinya telah terketuk memeluk Islam sejak 40 tahun lalu.

"Saat ini ada informasi yang salah tentang Islam. Anda selalu menjumpai kampanye anti-Islam di surat kabar, televisi, semua jenis media. Ini sangat tragis karena banyak ketidaktahuan," kata Jauiriddin.

Warga Spanyol lainnya, Rosario, yang lahir dan besar di Granada memeluk Islam sejak 39 tahun lalu. Dia kemudian mengubah namanya menjadi Saliha.

Saliha mengatakan sangat sulit mematahkan beberapa prasangka tentang Islam dan pendekatan pers merupakan faktor penting dalam hal ini. Saliha juga mengungkapkan, setelah kediktatoran Francoist berakhir pada 1975, ada kecemasan yang besar di kalangan kaum muda.

"Saya menemukan Islam dalam pencarian ini. Percaya pada satu Tuhan, Allah, semua ini telah membawa saya lebih dekat dengan Islam. Teman-teman saya sangat terkejut dengan ini dan ada yang tidak memahami saya," katanya.

Sekitar 2,1 juta Muslim tinggal di Spanyol. Dari 880 ribu ini adalah warga negara Spanyol dan sebagian besar adalah migran yang memperoleh kewarganegaraan. [yy/republika]