21 Rabiul-Awal 1443  |  Rabu 27 Oktober 2021

basmalah.png

Dewan Masjid Indonesia akan Berangkatkan 40 Marbot Umrah

Dewan Masjid Indonesia akan Berangkatkan 40 Marbot Umrah

Fiqhislam.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali akan memberangkatkan marbot atau orang-orang yang bertanggungjawab mengurus masjid umrah. Sebanyak 40 marbot yang memenuhi syarat akan diberangkatkan tahun ini.

"Tahun ini Insya Allah ada 40 marbot pada bulan November atau Desember. Seleksinya lagi berlangsung di tingkat wilayah," kata Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Ahmad Gozali saat dihubungi, Sabtu (8/8/2015).

"Bertahap, inginnya jumlah yang berangkat naik terus sesuai perintah gubernur. Daripada haji kelamaan, umrah saja dulu," sambungnya.

Ahmad menyebut terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi marbot, seperti hafal beberapa surat Al Quran, berusia minimal 40 tahun, belum pernah menunaikan ibadah umrah dan telah mengabdi menjaga masjid lebih dari 5 tahun. Dia pun berharap setiap kecamatan di Ibu Kota bisa diwakili satu marbot.

Untuk biaya keberangkatan, Ahmad mengatakan ditanggung oleh Pemprov DKI melalui dana hibah. Dia pun menjelaskan, meski program tersebut sepenuhnya di-handle oleh DMI namun untuk pengawasannya tetap berada di bawah Dikmental DKI.

"Hibah ke DMI. Hibah tahun ini Rp 10-11 miliar, tapi bukan cuma buat umrah. Digunakan juga untuk bayar honor marbot-marbot, kegiatan-kegiatan DMI dan sebagainya," tutup Ahmad.

Tahun lalu, Pemprov DKI memberangkatkan 30 marbot terpilih untuk menjalankan ibadah umrah ke Mekkah. Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) selama ini peran marbot di masjid sangatlah penting.

Ahok melihat meski peran marbot sangat penting, kemampuan keuangan marbot masih terbilang sulit untuk bisa menginjakkan kaki di tanah suci. Untuk itu, melalui tangannya Ahok ingin membantu wujudkan harapan dari para marbot ini.

"Marbot ini begitu penting agar orang bisa mendapat hidayah. Ini pengalaman saya kedua, dulu saya jadi bupati ada ngirim orang naik haji di Bangka Belitung. Tapi ternyata sulit karena lama sekali daftarnya," ungkap Ahok saat melepas marbot umrah di Balai Kota, Selasa (16/12/2014) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga sempat memberikan buku tabungan kepada para marbot secara simbolik. Buku tabungan syariah itu dibagikan kepada para marbot di DKI sebagai insentif dari pemerintah dengan besaran Rp 500 ribu per bulannya. [yy/news.detik]