fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Ramadhan 1442  |  Selasa 13 April 2021

Psikolog Islam: Zakiah Aini Alami ‘Culture Shock’ Agama

Psikolog Islam: Zakiah Aini Alami ‘Culture Shock’ Agama

Fiqhislam.com - Psikolog Islam Abdul Mujib mengatakan, terduga penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini (25 tahun) mengalami konversi dalam psikologi agama. Menurutnya, konversi itu tidak dibangun dari pengetahuan agama yang kuat, melainkan hanya afektif atau sikap mendalam tanpa pemahaman.

"Itu mirip shock culture. Sama dengan yang baru belajar agama, dia akan merasa damai dengan pemahaman secukupnya yang kemudian membentuk sikap radikal," katanya, Kamis (1/4).

Berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkan, dia menduga, bahwa keluarga Zakiah Aini tidak terlalu ketat secara agama. Berangkat dari sana, doktrin agama dengan pengetahuan agama seadanya dari Zakiah Aini, kata dia, menjadi pemicu melihat agama Islam dari satu sisi.

"Itu yang membentuk pemahaman fundamental dan radikal," tambah Dekan Psikologi UIN itu.

Dia melanjutkan, hal itu akan berbeda jika Zakiah Aini berangkat dari lingkungan religius atau santri. Lingkungan tersebut dinilainya, bisa menanggapi ajakan atau doktrin tertentu dengan sikap biasa.

"Apalagi mereka (santri) tahu kalau Nabi Muhammad tidak perang karena inisiatifnya, tapi karena given mechanism, pertahanan diri. Dan Nabi Muhammad tidak merusak," tambah dia.

Menurutnya, alasan polisi dan sistem kafir serta thoghut adalah dalih lanjutan dari Zakiah Aini. Alasan utama Zakiah Aini melakukan aksi tersebut di Mabes Polri, kata dia, adalah kurangnya pemahaman agama dan keputusasaan tertentu dari latar belakangnya. [yy/republika]