fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Ramadhan 1442  |  Selasa 13 April 2021

Said Aqil: Pintu Masuk Terorisme lewat Wahabi dan Salafi

Said Aqil: Pintu Masuk Terorisme lewat Wahabi dan Salafi

Fiqhislam.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengungkapkan, pintu masuknya gerakan terorisme di Indonesia. Dia berharap pintu masuk ini bisa segera ditutup rapat-rapat.

"Jadi benih pintu masuk terorisme adalah Wahabi dan Salafi," kata Said Aqil dalam webinar bertajuk 'Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Keharmonisan Sosial', Selasa (30/3/2021).

Sejauh yang diketahui, kata dia, siapapun orang yang masuk ke dalam ajaran wahabi ini, maka orang tersebut berpeluang untuk melakukan aksi terorisme. Dimana, orang-orang itu sudah berani menghalalkan tindakan pembunuhan.

Begitu juga dengan ajaran Salafi, tuturnya, sebuah ajaran yang dianggap ekstrem. Dimana, setiap orang yang melakukan suatu hal tidak sesuai dengan apa yang terjadi di zaman Rasulullah, maka mereka dianggap Bit'ah atau sesat.

Sama seperti Wahabi, kata Said, ajaran ini juga bahkan bisa mengajarkan golongannya untuk menghalalkan pembunuhan bagi mereka yang dianggap tidak sejalan.

"Artinya, kalau kita benar-benar sepakat, benar-benar satu barisan ingin hadapi atau menghabisi jaringan terorisme dan radikalisme, benih nya dong yang harus dihadapi, benihnya. Pintu masuknya yang harus dihabasin," ujar dia menegaskan. [yy/sindonews]

 

 

Tags: Terorisme | Wahabi | Salafi