fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


7 Ramadhan 1442  |  Senin 19 April 2021

FPI Laporkan Produsen Sandal Berlafadz Allah ke Polisi

FPI Laporkan Produsen Sandal Berlafadz Allah ke Polisi

Fiqhislam.com - Meski Pihak PWNU Jawa Timur (Jatim) telah maafkan produsen sandal berlafadz Allah, namun tidak bagi Front Pembela Islam (FPI). Ormas Islam tersebut kini melaporkan PT. Pradipta Perkasa Makmur ke Polda Jatim.

Ketua FPI Jawa Timur, Habib Haidar Al Hamid menilai, kasus ini harus tetap diusut secara hukum, karena terlanjur menyebar di pasaran dan dianggap melecehkan umat Islam.

"Kasus hukum harus diusut. Sandal berlafadz Allah sudah kadung menyebar," kata Haidar di Mapolda Jatim, Kamis (15/10/2015).

Dengan didampingi sejumlah pengurus FPI Jawa Timur, Haidar langsung menuju SPKT Polda Jatim. FPI juga menunjukkan bukti cetakan sandal yang menyerupai kaligrafi mirip Surat Al Ikhlas.

"Di cetakan ini jelas ada kalimat 'Qul Huwallaahu Ahad', Allaahus Shomad', dan ini 'Lam yalid wa lam yuulad'," katanya.

Hadidar juga menyebut, alasan FPI melaporkan produsen sandal berlafadz Allah ini karena diangap telah menistakan agama. Dan juga cetakan sandal tersbeut adalah kalimat suci dalam kitab suci Alquran.

Yang dilakukan oleh produsen sandal adalah melanggar UUD 1945. "Kami minta Polda mengusut tuntas sampai ke aktor intelektualnya," tegasnya.

Sebelumnya, difasilitasi PWNU Jatim, bos PT Pradipta, Long Hwa, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena memproduksi dan mengedarkan sandal yang meresahkan masyarakat.

Ia mengaku tak tahu jika cetakan alas sandal yang diproduksinya bertuliskan lafadz 'Allah'. Sebanyak 10 ribu pasang sandal berlafadz Allah dari berbagai warna dibakar. [yy/okezone]