24 Dzulhijjah 1442  |  Selasa 03 Agustus 2021

basmalah.png

Jokowi Bertemu Pimpinan Tertinggi Al-Azhar Mesir

Jokowi Bertemu Pimpinan Tertinggi Al-Azhar Mesir Fiqhislam.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu pemimpin tertinggi Institusi al-Azhar, Kairo, Mesir, Syekh al-Azhar Ahmad at-Thayyib di Istana Merdeka Jakarta, Senin (22/2).

Tampak hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wamenlu AM Fachir, anggota Wantimpres Hasyim Muzadi, dan Utusan Khusus Presiden untuk Kawasan Timur Tengah Alwi Shihab. Pertemuan tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 10.15 WIB.

Sebelumnya, pemimpin tertinggi Institusi al-Azhar, Kairo, Mesir, Grand Syekh al-Azhar Ahmad at-Thayyib bersama rombongan tiba di Jakarta, Ahad (21/2) malam.

Dalam kunjungan bersejarahnya ke Tanah Air selama kurang lebih enam hari ini, sosok yang pernah menjabat rektor Universitas al-Azhar dari 2003-2010 tersebut, didampingi oleh delagasi khusus al-Azhar yang terdiri dari Prof Mahmud Hamdi Zaqzuq, mantan menteri wakaf Mesir, anggota Dewan Penasihat al-Azhar Syekh Muhammad Abd as-Salam, Dekan Fakultas Ushuluddin al-Azhar Prof Abd al-Fattah al-Awari, dan Sekjen Majelis Hukama al-Muslimin Prof Dr Ali an-Nu'ami.

Rombongan yang tiba dengan pesawat khusus dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusama itu disambut oleh Menteri Agama Lukman Saifuddin, Ketua Umum Ikatan Alumni al-Azhar Indonesia (IAAI) Prof Quraisy Shihab, dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Pelaksana Tugas Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran (LPMA) yang juga Sekjen Ikatan Alumni Al Azhar Indonesia (IAAI) Muchlis M Hanafi mengatakan, kunjungan ini sangat penting dalam rangka mempererat hubungan antara kedua negara, terutama dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan dakwah keagamaan.

Grand Syeikh Al-Azhar Temui Pimpinan MUI

Syeikh Ahmad Thayyib melakukan kunjungan ke Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi salah satu jadwal kunjungan Grand Syeikh Al-Azhar itu di Indonesia.

Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin langsung menyambut kedatangan Grand Syeikh di MUI, yang ditemani Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Segenap pengurus harian MUI pun terlihat telah memenuhi ruang rapat, tempat acara berlangsung.

Grand Syeikh duduk di meja utama, didampingi Ma'ruf Amin dan Ketua MUI Bidang Luar Negeri Muhyidin Junaidi di sebelah kiri meja utama. Selain itu, Grand Syeikh turut didampingi Lukman Hakim Saifuddin dan Bahaa El Deen Bahgat Ibrahim Dessouki.

Saat memberikan sambutan, Ma'ruf Amin mengungkapkan harapan agar umat Islam bisa menjaga persatuan, serta kesatuan di antara sesama Muslim. Hal itu dikarenakan sebagai agama dengan jumlah yang sangat besar, umat Islam diharapkan mampu berperan besar bagi kemajuan Islam.

"Islam adalah umat dengan jumlah besar, semoga bisa menjaga persatuan dan kesatuan agar memberi peranan yang besar," kata Ma'ruf dengan berbahasa Arab, Senin (22/2).

Quraish Shihab Belajar Toleransi dari Grand Syeikh Al-Azhar

Ulama terkenal Indonesia Muhammad Quraish Shihab meminta Grand Syeikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmed Al-Thayyeb untuk memberikan nama bagi gedung Pusat Studi Alqur'an (PSQ) yang dipimpinnya. Syeikh Al-Azhar melakukan kunjungan bersejarahnya ke Indonesia sejak Senin (22/2) kemarin dan akan berlangsung hingga 26 Februari.

"Nama PSQ ini yang berkaitan Al-Azhar ini berat tanggung jawabnya tapi kita berusaha sekuat tenaga menggambarkan apa yang diajarkan Al-Alzhar moderasi toleransi rahmat seluruh alam," kata Quraish Shihab dalam sambutannya di gedung PSQ, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (23/2).  

Ketua Umum Ikatan Alumni Al-Azhar di Indonesia tersebut dalam kesempatan tersebut merasa gembira lantaran ajaran yang disebarkan dan dianggap salah sementara orang ternyata di majelis ulama yang pimpin Syekh Al-Azhar dibenarkan. "Kita mengajarkan persaudaraan antar seluruh masyarakat kita," ujarnya.

Menurut Quraish Shihab, seperti yang dijelaskan yang lalu-lalu, bahwa ucapan selamat kepada non Muslim itu dibolehkan. Namun, kata dia, selalu saja ada yang berkata macam-macam. "Dari Al-Azhar ini memberi dukungan, selama mengikuti moderasi insya Allah kita akan selamat," ucapnya.

Selain itu, Quraish Shihab juga berharap para ulama dunia selalu memberikan dorongan pencerahan kepada PSQ untuk mengajarkan ajaran Islam Rahmatan lil Alamin di Indonesia.

Pesan Syekh Al-Azhar Terkait Toleransi dalam Sebuah Perbedaan

Grand Syekh Al-Azhar Prof Dr Ahmed Mohamed Ahmed Eltayeb melakukan kunjungan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senin (22/2). Dalam kunjungan itu, ia menyampaikan tentang menyikapi perbedaan.

Ketua Bidang Luar Negeri MUI Muhyidin Djunaedi menjelaskan, Syekh Al-Azhar dalam kunjungannya berpesan bahwa setiap umat Islam harus memiliki toleransi dalam menghadapi perbedaan.

Dalam kesempatan itu, Muhyidin juga mengatakan, Syekh Al-Azhar mengahargai peran MUI di Indonesia. Di mana MUI bisa menyatukan para ulama dari latar belakang yang berbeda-beda. Ulama sendiri, menurut Syekh Al-Azhar, sangat vital dalam menjaga kerukanan umat. [yy/republika]