18 Safar 1443  |  Minggu 26 September 2021

basmalah.png

Anti Muslim Vs Anti Rasis Baku Hantam di Melbourne

Anti Muslim Vs Anti Rasis Baku Hantam di Melbourne

Fiqhislam.com - Dua kelompok aktivis; anti-Islam dan anti-rasis, Minggu (22/11), bentrok di Melton -- kota kecil di sebelah barat Melbourne. Enam orang ditangkap.

Bentrok terjadi ketika 300 orang datang ke acara Reclaim Australia, kelompok anti-Islam, yang digelar di Melton Civic Centre untuk menentang pembangunan masjid di kota itu.

Aktivis datang dengan membawa poster bertuliskan; Berintegrasi atau Bermigrasi. Mereka sempat berpawai, untuk memprotes keputusan Pengadilan Sipil dan Administrasi Negara Bagian Victoria yang mengijinkan pembagunan masjid.

Dewan Kota Melton menolak keputusan itu, dan berkeras tidak akan mengeluarkan ijin kepada Melbourne Islamic Center untuk membangun masjid di Melton.

Tidak jauh dari Melton Civic Center, sekelompok aktivis anti-rasis menggelar demo bertajuk No Room for Racism. Peserta demo mencapai ratusan, dan secara terbuka menyuarakan dukungan pembangunan masjid di Melton.

"Muslim silahkan datang, rasisme tidak," teriak seorang pedemo.

Bentrok fisik tak terhindarkan. Kedua kelompok saling serang dan baku pukul. Polisi, meski dalam jumlah besar, kesulitan memisahkan kedua kelompok.

Polisi menangkap pedemo yang melakukan serangan. Enam orang dibekuk dan dibawa ke kantor polisi. Setelah itu yang terjadi adalah aksi saling dorong.

Sejumlah Muslim ikut dalam aksi ini, tapi menutupi wajah mereka.

Daniel Andrews, menteri negara bagian Victoria, menatakan kebebasan berbicara dan protes damai perlu dihormati tapi tidak boleh ada fanatisme.

"Jika Anda di luar sana menjajakan kebencian, Anda tidak sedang melakukan unjuk rasa," kata Andrew. "Anda hanya orang fanatik." [yy/atjehcyber]