22 Jumadil-Akhir 1443  |  Selasa 25 Januari 2022

basmalah.png
DUNIA ISLAM

Berita Palsu, Obama Tunjuk Muslim Jadi Hakim Agung

Berita Palsu, Obama Tunjuk Muslim Jadi Hakim AgungFiqhislam.com - Pada Selasa, 23 Februari 2016, pengguna media sosial mulai membagi sebuah artikel yang melaporkan Presiden AS Barack Obama menandatangani perintah eksekutif untuk menggantikan Hakim Agung Antonin Scalia dengan Utusan Khusus Rashad Hussain.

Namun, pemberitaan tersebut adalah berita palsu alias hoax. Situs Snopes, Rabu (24/2), yang kerap memuat berita  palsu mengatakan penunjukan Rashad Hussain hanyalah rumor. Snopes mengakui berita tersebut adalah bualan yang dimuat di situs abcnews.co.com. Situs ini dibuat untuk menarik kunjungan pembaca sehingga meningkatkan keuntungan iklan dan menyebarkan malware.

Tampilan situs tersebut dibuat mirip dengan situs berita abcnews.go.com milik American Broadcasting Company (ABC) yang berbasis di New York City, Amerika Serikat.

Presiden Obama harus mendapatkan persetujuan senat sebelum menunjuk hakim Mahkamah Agung.

Obama Tunjuk Seorang Muslim Jadi Hakim Agung AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akhirnya memilih pengganti mendiang Antonin Scalia (79 tahun), yang meninggal dunia pada pekan lalu, untuk mengisi jabatan hakim agung AS. Dengan menandatangani Keputusan Presiden 14651, Presiden Obama resmi mengangkat Rashad Hussain sebagai hakim agung.

Untuk diketahui, Rashad Hussain merupakan seorang Muslim yang telah menduduki pelbagai jabatan penting, antara lain sebagai utusan luar biasa AS untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Di samping itu, Rashad juga pernah menjadi wakil AS dalam Badan Komunikasi Strategis Kontra-terorisme.

Meskipun keputusan mengangkat hakim agung sepenuhnya dilindungi konstitusi AS, langkah Presiden Obama itu dinilai akan menuai kritik. Khususnya, dari kandidat presiden asal Partai Republik, Donald Trump. Dilaporkan ABC News, Trump mengaku keberatan dengan keputusan Obama. Suara kritikan serupa datang dari kongres.

“Suara rakyat Amerika seharusnya dipertimbangkan dalam pemilihan hakim agung selanjutnya (pengganti Antonin Scalia). Memilih seorang Muslim untuk menggantikan Scalia adalah keputusan yang mengerikan,” kata senator Mitch McConnell, seperti dikutip ABCNews, Selasa (23/2).

Sementara itu, Presiden Obama mengungkapkan alasan penunjukan hakim agung yang baru. Menurut ayah dua putri ini, posisi hakim agung tidak boleh kosong, selepas AS kehilangan Antonin Scalia.

“Untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Scalia, kita tak bisa menunggu hingga presiden selanjutnya terpilih atau senat Partai Republik. Jadi, saya bertanggung jawab sepenuhnya untuk memutuskan apa yang memang sudah seharusnya,” kata Presiden Obama dalam jumpa pers, seperti dilaporkan ABCNews, Selasa (23/2). [yy/republika]