14 Rabiul-Awal 1443  |  Kamis 21 Oktober 2021

basmalah.png

Pasukan Israel dan Pemukim Serbu Masjid Al-Aqsha Saat Fajar

Pasukan Israel dan Pemukim Serbu Masjid Al-Aqsha Saat Fajar

Fiqhislam.com - Laporan media setempat menyebut puluhan pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Penyerbuan dilakukan di bawah perlindungan tentara Israel, Rabu (22/9) dini hari.

Komandan brigade polisi Israel di Yerusalem, bersama dengan petugas lainnya, termasuk yang mengambil bagian dalam penyerbuan halaman situs suci ini.

Dilansir di Al Araby, Kamis (23/9), saksi mata mengatakan pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa secara berkelompok dari sisi Gerbang Mughrabi. Mereka lantas melakukan ritual keagamaan dan berparade secara provokatif melalui pekarangannya.

Hal tersebut terjadi ketika pasukan Israel melakukan serangan dan penangkapan di Tepi Barat yang diduduki.

Masjid Al-Aqsa adalah tempat tersuci ketiga dalam Islam dan simbol nasional utama Palestina. Orang Israel menyebut daerah itu sebagai 'Temple Mount' dan mengatakan itu adalah situs tersuci dalam Yudaisme.

Warga Palestina lantas khawatir, Israel suatu hari nanti akan berusaha menegaskan kontrol lebih lanjut atas situs suci dan merusak Masjid Al-Aqsa.

Yerusalem Timur diduduki oleh Israel pada 1967 dan dianeksasi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Israel tahun ini meningkatkan kampanye gangguan dan intimidasi terhadap warga Palestina di kota itu. Mereka merebut rumah untuk diserahkan kepada pemukim, mencegah jamaah memasuki Masjid Al-Aqsa, serta mengizinkan ekstremis berbaris melalui Yerusalem Timur dan menyerang warga Palestina. [yy/ihram]