22 Dzulhijjah 1442  |  Minggu 01 Agustus 2021

basmalah.png

Kota Preston Sambut Wali Kota Muslim Pertama dalam Sejarah

Kota Preston Sambut Wali Kota Muslim Pertama dalam Sejarah

Fiqhislam.com - Kota Preston secara resmi menyambut Anggota Dewan Javed Iqbal sebagai Walikota ke-693. Ia menjadi Muslim pertama yang memegang peran tersebut.

Penunjukannya sebagai Walikota dilakukan setelah Anggota Dewan David Borrow memegang peran selama dua tahun karena pandemi Covid-19. Anggota Dewan Iqbal sendiri telah menjabat sebagai Wakil Walikota sepanjang tahun 2020/2021.

Dilansir di Lancashire Post, Kamis (20/5), Javid Iqbal lahir di Pakistan. Ia pertama kali pindah ke Inggris tahun 1968, di mana dia menyelesaikan sekolahnya di Brockholes School dan Sixth Form College di Moor Park Avenue.

Setelah berkarir dengan Royal Mail serta melayani di Tentara Teritorial, Anggota Dewan Iqbal terpilih menjadi Dewan Kota Preston pada tahun 2007, mewakili Lingkungan St Matthew.

Dia telah menjabat di sejumlah komite dan mencakup berbagai aspek pekerjaan Dewan, termasuk Komite Perencanaan di mana dia menjabat sejak 2017.

“Merupakan hak istimewa dan kehormatan untuk menjadi Walikota Preston, sebuah kota yang sangat berarti bagi saya dan tempat keluarga saya tinggal selama bertahun-tahun," kata dia.

Ia menyebut menjadi Walikota Muslim pertama di Preston adalah pengakuan yang tepat atas kota yang multikultural ini. Kota Preston terus berkembang dengan orang-orang dari berbagai ras, agama dan latar belakang. Semuanya hidup dan bekerja sama untuk membawa keragaman serta semangat ke tempat mereka tinggal.

Javid Iqbal menyebut sepanjang hidupnya, ia telah berusaha untuk membuat perbedaan positif bagi komunitas dan memberikan suara kepada mereka yang mungkin tidak didengar.

"Merupakan suatu kehormatan untuk melayani di Dewan Kota Preston dan merupakan kehormatan besar untuk sekarang menjadi Walikota Preston," lanjutnya.

Setelah menikah pada 1974, ia membeli rumah keluarga pertama mereka di Ribbleton Avenue. Tak lama setelahnya, ia memulai karir dengan Royal Mail dan bekerja pada posisi Manajemen Operasional hingga pensiun pada 2007.

Selama karirnya, Anggota Dewan Iqbal juga pernah bertugas di resimen Insinyur Kerajaan dari Tentara Teritorial yang mencakup penempatan di Jerman, Siprus dan Inggris. Dia mencapai pangkat Sersan sebelum mundur pada tahun 1992 untuk fokus pada komitmen keluarga. [yy/ihram]