pustaka.png.orig
basmalah.png.orig


12 Dzulqa'dah 1442  |  Selasa 22 Juni 2021

Polisi Israel dan Warga Palestina Bentrok di Kompleks Masjid Al-Aqsha

Polisi Israel dan Warga Palestina Bentrok di Kompleks Masjid Al-Aqsha

Fiqhislam.com - Polisi anti huru hara Israel bentrok dengan ratusan warga Palestina di kompleks masjid Al-Aqsha Yerusalem. 163 warga Palestina dan enam petugas polisi Israel dilaporkan terluka di Al-Aqsha dan Yerusalem timur.

Dilansir AFP, Sabtu (8/5/2021) warga Palestina melemparkan batu, botol, dan kembang api ke arah polisi. Sedangkan petugas menembakkan peluru karet dan granat kejut dalam kerusuhan di situs tersuci ketiga Islam ini.

Polisi Israel mengatakan kerusuhan terjadi setelah pelaksanaan solat Isya. Petugas keamanan disebut harus menertibkan keadaan.

"Kerusuhan ribuan jemaah setelah shalat Isya, pasukan keamanan harus memulihkan ketertiban," tuturnya.

Ketegangan di Yerusalem meningkat dalam beberapa pekan terakhir, karena warga Palestina memprotes pembatasan akses Israel ke beberapa bagian Kota Tua selama bulan suci Ramadhan. Serta setelah pihak berwenang memerintahkan beberapa keluarga Palestina untuk meninggalkan rumah mereka, untuk memberi jalan bagi pemukim Israel.

Amerika Serikat menyerukan de-eskalasi dan mengatakan penggusuran yang terancam dapat memperburuk situasi di Yerusalem timur. Karena Perserikatan Bangsa-bangsa memperingatkan penggusuran paksa bisa menjadi kejahatan perang.

Kerusuhan Jumat terjadi pada hari demonstrasi tahunan pro-Palestina yang diadakan oleh Iran, musuh bebuyutan Israel.

Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan bahwa dia menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab atas kerusuhan. Serta menyuarakan dukungan penuh.

"Bertanggung jawab atas kerusuhan itu dan mendukung penuh untuk para pahlawan kita di Aqsha," tuturnya. [yy/news.detik]

 

Tags: Aqsha | Israel | Palestina