fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Sya'ban 1442  |  Senin 12 April 2021

Gereja di Texas Kumpulkan Dana untuk Perbaiki Masjid

Gereja di Texas Kumpulkan Dana untuk Perbaiki Masjid

Fiqhislam.com - Bencana alam telah berubah menjadi momen memupuk kebersamaan, terutama antarkomunitas beragama di Kota Denton, Texas, Amerika Serikat. Komunitas agama saling membantu Komunitas Islam Denton untuk memulihkan dan memperbaiki kerusakan satu-satunya masjid yang ada di wilayah tersebut.

Ketika badai musim dingin melanda masjid Texas, hal ini menyebabkan kerusakan puluhan ribu dolar. Namun, peristiwa itu menyatukan komunitas agama setelah sebuah gereja Denton mengumpulkan dana sekitar Rp 705 juta dalam kampanye Gofundme untuk Komunitas Islam Denton.

“Itu membuat Anda merasa nyaman dengan komunitas tempat Anda tinggal. Orang-orang dari seluruh dunia benar-benar mengirimkan sumbangan. Sejujurnya itu memulihkan iman,” kata Presiden Dewan Denton Islamic Society Faraz Qureshi, dilansir dari About Islam, Ahad (21/2).

The First United Methodist Church of Denton mengumpulkan dana puluhan dolar hanya dalam enam hari. "Kami tahu apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, hanya sebagian dari kebencian ekstremisme yang Anda lihat sehingga terkadang dapat mewarnai persepsi Anda, jadi atas nama pribadi, itu memulihkan kepercayaan Anda pada orang-orang. Sungguh menghangatkan hati melihatnya, "katanya.

Situs masjid tersebut juga membagikan pesan terima kasih kepada komunitas. “Kami sangat menghargai dukungan dari Denton, TX dan komunitas yang lebih besar, terutama penggalangan dana Gofundme yang dilakukan oleh David Smith dan First United Methodist Church,” bunyi pernyataan tersebut.

"Kami tidak bisa cukup mengungkapkan rasa terima kasih kami," ujar pernyataan itu.

Islam adalah agama terbesar ketiga di Amerika Serikat setelah Kristen dan Yudaisme. Menurut sebuah studi pada 2017, ada total 3,45 juta Muslim di Amerika Serikat.

Mereka terdiri dari sekitar 1,1 persen dari total populasi Amerika. Muslim Amerika adalah salah satu kelompok agama yang paling beragam secara rasial di AS tanpa ras mayoritas. Muslim AS terbagi sebagai 25 persen kulit hitam, 24 persen kulit putih, 18 persen Asia, 18 persen Arab, tujuh persen ras campuran, dan lima persen Hispanik. [yy/republika]