12 Safar 1443  |  Senin 20 September 2021

basmalah.png

Prancis Geram Emmanuel Macron Disamakan dengan Nazi soal Perlakuan terhadap Muslim

Prancis Geram Emmanuel Macron Disamakan dengan Nazi soal Perlakuan terhadap Muslim

Fiqhislam.com - Prancis geram dengan pernyataan seorang menteri Pakistan yang menyebut Presiden Emmanuel Macon memperlakukan Muslim sebagaimana Nazi memperlakukan Yahudi dalam Perang Dunia II.

Kementerian Luar Negeri Prancis mendesak otoritas Pakistan agar pernyataan itu ditarik kembali.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Federal untuk Hak Asasi Manusia Shireen Mazari pada Sabtu (21/11/2020) melalui cuitan.

Unjuk rasa mengecam penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad oleh media satir Prancis Charlie Hebdo masih berlangsung di Pakistan.

"Macron memperlakukan Muslim seperti yang dilakukan Nazi terhadap orang Yahudi, anak-anak Muslim akan mendapat nomor ID (sementara anak lain tidak), seperti orang Yahudi dipaksa mengenakan bintang kuning di pakaian mereka untuk mengidentifikasi," kata Mazari, dikutip dari Reuters, Minggu (22/11/2020).

Mazari mengulangi kecamannya kepada Macron dalam cuitan pada Minggu setelah Kemlu Prancis menyatakan protes.

Dalam cuitannya pada Sabtu malam, Kemlu Prancis menyebut pernyataan Mazari sebagai fitnah.

"Kata-kata kebencian ini merupakan kebohongan yang terang-terangan, dilandasi ideologi kebencian dan kekerasan. Fitnah seperti itu tidak layak untuk tingkat tanggung jawab ini. Kami menolak dengan sangat tegas," kata Juru Bicara Kemlu Prancis, Agnes von der Muhll, seraya menambahkan pihaknya telah memberi tahu Kedutaan Besar Pakistan di Paris.

"Pakistan harus memperbaiki pernyataan tersebut dan kembali ke jalur dialog atas dasar rasa hormat."

Parlemen Pakistan pada akhir Oktober mengeluarkan resolusi yang mendesak pemerintah untuk menarik diplomatnya dari Paris setelah menuduh Macron menyebarkan kebencian terhadap Muslim. [yy/inews]