25 Dzulhijjah 1442  |  Rabu 04 Agustus 2021

basmalah.png

Jejak Islam dalam Tradisi Djibouti

Jejak Islam dalam Tradisi Djibouti


Fiqhislam.com - Bahasa utama yang digunakan di Djibouti adalah bahasa Prancis dan Arab. Di samping itu, terdapat pula sejumlah bahasa tradisional lainnya yang dituturkan oleh penduduk, seperti bahasa Issa dan Afar. Bahasa Somali juga kerap diucapkan oleh sebagian besar masyarakat di negeri ini.

Menurut sensus 2012, populasi Muslim di Djibouti mencapai 740 ribu jiwa atau sekitar 94 persen dari total penduduk di negeri tersebut. Umumnya mereka adalah pengikut mazhab Syafi'i. Islam memang telah menjadi agama yang dominan di wilayah ini selama lebih dari 1.000 tahun.

Konstitusi Djibouti bahkan secara eksplisit menyebutkan bahwa Islam sebagai agama resmi negara. Kendati demikian, negeri ini tetap menjunjung tinggi kebebasan dan kesetaraan bagi warga negaranya yang non-Muslim. Sebagai buktinya, Hari Natal (25 Desember) juga dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional di Djibouti, di samping Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Islam sudah mengakar kuat dalam tradisi masyarakat Djibouti. Masjid-masjid dapat dijumpai di berbagai penjuru negeri. Dalam kesehariannya, kaum perempuan Djibouti biasanya mengenakan rok panjang dan menutupi wajah mereka dengan cadar. Selama perayaan hari-hari besar Islam, masyarakat Djibouti juga kerap ditemukan memakai busana tradisional mereka.

Perpaduan pengaruh kebudayaan Prancis dan Islam dapat dilihat pada gaya arsitektur sejumlah bangunan yang ada di Djibouti. Beragam hasil karya seni bisa kita saksikan di rumah-rumah penduduk, mulai dari bentuk kaligrafi, plasterwork, dan motif-motif hias.

Masyarakat Djibouti juga memiliki kualitas yang luar biasa dalam urusan selera makanan. Para wisatawan yang bertandang ke negara ini akan memiliki pengalaman yang tidak terlupakan seumur hidup setelah mencicipi aneka hidangan khas Djibouti yang lezat.

Masakan Djibouti sangatlah kaya dan beragam. Menurut Maps of World, hidangan lokal di negeri ini sangat dipengaruhi oleh seni kuliner Prancis dan Arab. Beberapa hidangan lezat khas Djibouti yang paling populer, antara lain, adalah soupe djiboutienne (fah-fah), nitter kebbeh, banana fritters, dan masih banyak lagi. [yy/republika]