23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

Mehreen Faruqi, Muslimah Pertama yang Menjadi Anggota Senat Australia

Mehreen Faruqi, Muslimah Pertama yang Menjadi Anggota Senat Australia


Fiqhislam.com - Perempuan keturunan Pakistan, Mehreen Faruqi, menjadi anggota Senat Australia. Dia merupakan muslimah pertama yang masuk Senat sepanjang sejarah Negeri Kanguru.

Anggota parlemen yang juga Politikus Partai Hijau dari New South Wales itu terpilih mengisi kursi Senat yang kosong, Rabu (15/8/2018). Dia akan dilantik pada pekan depan.

Terpilihnya Faruqi merupakan kejutan. Di hari yang sama, seorang anggota Senat yang juga baru terpilih, Fraser Anning, dikecam atas pernyataan yang menyerukan solusi final atas imigrasi.

"Saya seorang imigran muslim. Saya akan menjadi senator dan tidak ada yang bisa dilakukan oleh Fraser Anning tentang hal itu," katanya, dalam artikel untuk situs web Junkee, dikutip dari BBC.

Faruqi pindah ke Australia pada 1992 dengan keluarganya. Sebelum terjun ke politik, dia berkarier di kampus dan meraih gelar doktor di bidang teknik lingkungan.

Lalu dia masuk ke parlemen negara bagian pada 2013, membuatnya menjadi muslimah pertama yang mencapai jabatan politik di Australia.

Faruqi ingin memperjuangkan masa depan Australia yang tumbuh dalam keberagaman.

Sementara itu, dalam pidato pengunduran diri di parlemen New South Wales kemarin, dia berbicara tentang perlakuan rasis dan gender.

"Bukan karena apa yang saya lakukan, tetapi karena siapa saya, di mana saya berasal, dan warna kulit saya," ujarnya.

Dia kini bersemangat memperjuangkan keberagaman di Canberra yang menurutnya sangat dibutuhkan serta akan membantu warga Australia yang tidak berkulit putih.

"Kenyataannya, parlemen federal tidak terlihat seperti jalan-jalan dan pinggiran kota di Australia. Tapi perlahan tapi pasti akan berubah," tuturnya. [yy/iNews]