19 Safar 1443  |  Senin 27 September 2021

basmalah.png

Raja Maroko Klaim sebagai Pemimpin Semua Agama

Raja Maroko Klaim sebagai Pemimpin Semua Agama


Fiqhislam.com - Raja Maroko pada Sabtu 27 November 2016 mengklaim ia merupakan pemimpin dari semua orang beragama yang ada di dunia. Pernyataan kontroversial ini disampaikan dalam wawancara dengan media yang pertama ia lakukan dalam 11 tahun terakhir ini.

Raja Mohammad VI mengatakan hal itu ketika ia mendiskusikan hubungan Maroko dengan benua Afrika bersama media Malagasy Press dari Madagaskar.

“Raja Maroko merupakan panglima bagi orang beriman, panglima bagi para penganut agama. Penganut agama dari semua agama,” tutur Raja Mohammad VI, sebagaimana dikutip dari The New Arab, Minggu (27/11/2016).

The New Arab juga mewartakan, bila mengacu terhadap pasal 19 di konstitusi Maroko memang terdapat tulisan, raja di negara tersebut dinyatakan sebagai “Amir al-Mumineen” dan pembela iman. Sebagai informasi, amir al-mumineen sendiri memiliki arti panglima bagi orang beriman.

Dilaporkan, pernyataan itu ia sampaikan ketika ia ditanya mengenai rumor bahwa badan pusat amalnya hanya untuk Muslim. Ia membantah hal tersebut, ia mengatakan, badan pusat amal itu untuk semua orang dari berbagai agama.

Pada wawancara tersebut, Raja Mohammad VI juga ditanya mengenai potensi Maroko untuk kembali bergabung dengan Uni Afrika. “Setiap negara, teman-teman lama dan baru yang khususnya di Afrika Timur, sepakat dalam mendukung reintegrasi Maroko ke Uni Afrika,” ujar Raja Mohammad VI.

Akhir-akhir ini, Maroko dikabarkan tengah mencari jalan untuk bergabung kembali ke Uni Afrika yang negara tersebut tinggalkan pada 1984 akibat organisasi tersebut mengakui Sahara Barat (Republik Demokratik Arab Sahrawi) sebagai negara merdeka. [yy/okezone]

 

Tags: Maroko