12 Rabiul-Awal 1443  |  Senin 18 Oktober 2021

basmalah.png

Siapa yang Hadir dan Pergi dalam Kehidupan Kita ?

Siapa yang Hadir dan Pergi dalam Kehidupan Kita ?

Fiqhislam.com - Pernahkah Anda memiliki seseorang yang memasuki kehidupan Anda dalam satu waktu  yang ternyata dikemudian hari barulah kita mengerti mengapa seseorang tersebut hadir dalam kehidupan kita.

Ketika merenungkan peristiwa kehidupan, Anda akan menemukan bahwa ternyata orang-orang yang hadir dalam kehidupan anda akan mempunyai arti dan tujuan dikemudian hari  walau Anda tidak menyadari pada saat itu.

Kadang-kadang orang itu hadir  untuk menjadi teman dalam waktu kesulitan, atau guru ketika Anda membutuhkan bimbingan, atau bahkan menjadi musuh untuk mengajarkan pelajaran.

Allah menempatkan orang-orang dalam kehidupan kita pada waktu tertentu sesuai dengan alasan tertentu, dan menghapus mereka dari kehidupan kita pada waktu tertentu. Pelajaran untuk mengambil dari hal ini adalah bahwa kita harus selalu bersyukur atas kehadiran semua orang dalam kehidupan kita, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan kita peroleh, atau manfaat dari orang itu … bahkan hal buruk sekalipun

Katakanlah “Alhamdulilah” karena setiap orang dikirim dalam kehidupan kita pastinya mempunyai suatu alasan/tujuan tertentu.

Kita hanya harus belajar untuk memahami peran mereka dalam kehidupan kita pada saat-saat kita tumbuh secara intelektual, emosional, sosial, dan bahkan spiritual. Saya yakin jika Anda merenungkan tentang orang-orang yang Anda temui di masa lalu dan sekarang, Pikiran dan semangat Anda bisa terbangun dan memanfaatkannya!

Mari kita lihat beberapa contoh yang saya alami, dan pengalaman dari beberapa orang lain, dan mungkin Anda juga mempunyai pengalaman yang sama.

1. Teman sekamar seorang Hindu

Pada satu titik dalam hidup saya, saya membutuhkan tempat untuk tinggal, dan seorang teman yang adalah seorang Hindu dari India, menawarkan agar saya tinggal bersama dengan mereka,  sampai saya bisa mendapatkan tempat sendiri.

Selama saya tinggal dengan mereka, saya selalu mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang mereka lakukan dalam hal keyakinan mereka, dan suatu hari mereka bertanya apa yang saya yakini

Saya menjelaskan bahwa saya tidak memiliki agama, tetapi saya  menjelaskan apa yang saya yakini, dan orang itu mengatakan kepada saya bahwa saya adalah seorang Muslim. Subhanallah. Aku belum pernah mendengar tentang Islam, atau Muslim sebelum memiliki teman sekamar ini.

Percakapan ini membawa saya penasaran dan ingin bertemu  dengan beberapa Muslim dan akhirnya belajar lebih banyak tentang Islam, dan akhirnya saya mengambil dua kalimat syahadat  …. jadi, alhamdulilah bahwa orang hindu ini memasuki hidupku untuk akhirnya saya memeluk Islam!

Ini benar-benar menunjukkan bahwa Anda tidak pernah bisa tahu siapa atau bagaimana seseorang dapat menyebabkan diri anda menjadi Muslim.

2. Pasangan Hidup

Ada lagi seorang wanita yang bernama Katherine, ia telah menikah dengan pria Muslim sementara ia masih beragama Kristen.

Beberapa bulan setelah menikah, ia bertemu keluarga suaminya, dan mereka berbicara dengannya tentang Islam. Ini memicu dia untuk belajar lebih banyak tentang hal itu, karena suaminya tidak pernah berbicara kepadanya tentang agama.

Setelah merenungkan tentang Islam, ia kemudian menetapkan diri untuk beralih  agama ke Islam dan intens belajar Islam selama 6 bulan. Semakin banyak ia belajar dan menerapkan Islam dalam hidupnya, suaminya menjadi menjauhinya, bahkan lebih jauh, dan suaminya mulai memiliki argumen yang berbeda. Akhirnya dia mulai menyadari bahwa suaminya ternyata bukan  seorang Muslim.

Suaminya meminta kepadanya untuk dukungan dalam belajar, tapi akhirnya ia dihadapkan berbeda posisi. Suaminya mendorongnya untuk tidak menerapkan Islam ke dalam hidupnya agar tetap pada tingkat keserasian dengan suaminya. Namun  akhirnya mereka berakhir dengan perceraian karena saat ia belajar dari Islam tentang hak-haknya sebagai seorang istri, ia menyadari bahwa suaminya tidak memberikan hak padanya.

Ketika Katherine menikah lagi, ia dibekali  dengan pengetahuan tentang perkawinan dalam Islam, dan hak-haknya, dan mengetahui siapa orang  yang dapat membantunya untuk mempelajari Islam.

jika bukan karena suaminya, maka Katherine tidak akan pernah belajar tentang Islam

Melihat kembali masa lalunya Katherine menyadari bahwa suami pertamanya yang masuk ke dalam hidupnya ternyata memperkenalkan  Islam kepadanya serta  mengungkapkan apakah suaminya ber-islam yang benar, atau tidak, dan apakah suaminya Muslim yang baik atau tidak. Hal itu membuat dia  berpengetahuan yang cukup sehingga mengetahui apa yang harus dicari pada calon pasangan barunya.

Dia menikah lagi, dan telah bahagia menikah dengan seorang Muslim dan sudah lebih dari 10 tahun membangun mahligai rumahtangganya. Alhamdulilah kehadiran  suami pertama, jika bukan karena dia, dia tidak akan belajar tentang Islam, dan mengakibatkan dia menemukan jodohnya yang terbaik!

Mungkin Anda mendapatkan manfaat dari seseorang dengan mengajarkan mereka sesuatu atau bahkan menjadi ujian atau cobaan, Allah memiliki cara untuk menempatkan orang-orang tersebut hadir dalam kehidupan kita dan menempatkan kita dalam kehidupan orang lain, karena Allah  adalah Penguasa dan Perencana terbaik

Bahkan ketika Dia menghapus kehadiran seseorang dari hidup kita, kita harus mengatakan “Alhamdulilah” karena pasti ada alasan yang tidak dapat kita pahami pada saat itu. Kita tidak akan pernah benar-benar tahu pasti apa peran banyak orang bermain dalam hidup kita, tetapi Allah yang tahu. Tidak ada di bumi ini terjadi tanpa kehendak-Nya.

{Katakanlah: “Tidak ada yang akan terjadi pada kita kecuali apa yang Allah telah menetapkan bagi kita: Dia adalah pelindung kita”, Hanya kepada Allah orang-orang mukmin bertawakkal}

yy/eramuslim.com