fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


26 Ramadhan 1442  |  Sabtu 08 Mei 2021

Berhati-hatilah dengan Jurang Kehidupan

Berhati-hatilah dengan Jurang Kehidupan

Fiqhislam.com - Jurang merupakan tempat yang paling ditakuti oleh kita karena tempatnya yang curam. Banyak juga batu-batu yang ada di sana. Serta penuh dengan pepohonan yang besar. Selain itu, dapat juga kita temukan sungai yang cukup dalam. Kebanyakan kita menganggap bahwa siapa pun orang yang jatuh ke sana pasti akan mati seketika.

Jurang tersebut juga mencerminkan kehidupan kita. Jurang kehidupan adalah suatu hal yang lebih membahayakan daripada jurang yang sering kita takuti selama ini. Karena siapa pun yang jatuh ke sana, sangat kecil sekali kemungkinannya untuk selamat.

Kita bisa jatuh ke jurang kehidupan tersebut dari arah yang tidak kita duga. Karena jurang kehidupan bisa kita temui di mana saja. Dan bisa datang kapan saja. Yang akan menggoyahkan kita agar kita terjatuh ke dalamnya.

Dari seorang teman misalnya. Karena kita tidak dapat memilih teman yang baik, maka kita tidak sadar bahwa kita telah akan memasuki jurang tersebut. Teman yang tidak baik, pasti akan mengarahkan kita untuk berperilaku tidak baik pula. Sehingga, kita terperosok ke dalam jurang kesesatan. Dan setelah jatuh ke jurang itu maka kesengsaraan pasti akan menghadiri kita selamanya.

Bahkan mungkin dari diri kita sendiri. Karena kedekatan kita dengan Allah SWT itu jauh, bisa jadi kita akan selalu berada dalam jurang tersebut. Hawa nafsulah yang biasanya mendominasi kita agar selalu membangkang dari perintah Allah. Sehingga, membuat kita terjatuh dan terus terjatuh. Dan tak mudah untuk bangkit kembali.

Bila kita tidak ingin terjatuh pada jurang kehidupan yang akan menghasilkan penyesalan, maka dekatkanlah jiwa raga kita kepada Allah SWT. Karena Allah pemilik segala sesuatu dan Dia-lah yang maha berkehendak. Sehingga, bila kita terjatuh, Allah-lah yang akan menyelamatkan kita dan membangkitkan kita kembali agar mulai naik kembali ke jalan yang benar. Dan akhirnya, kita tidak akan menyesal di akhir zaman nanti. [yy/islampos.com]