25 Dzulhijjah 1442  |  Rabu 04 Agustus 2021

basmalah.png

Penenggelaman Pasukan Merupakan Tanda Akhir Zaman

Penenggelaman Pasukan Merupakan Tanda Akhir Zaman

Fiqhislam.com - Orang-orang yang tidak suka atas peristiwa ini, mulai menyusun kekuatan untuk menghancurkan pembantaian. Pembantaian merupakan perkara besar, mereka menganggap sebagai suatu makar yang akan mengancam supremasi mereka selama ini atas Jazirah. Untuk merealisasikan hal tersebut, dikirimlah satu pasukan dari Syam untuk menghancurkan Al-Mahdi dan orang-orang lemah yang menjadi pengikutnya.

Tetapi, setelah pasukan itu sampai di tempat antara Madinah dan Mekah, maka pasukan dari Syam an setelah sampai di antara Madinah dan Mekah, maka pasukan itu dibinasakan oleh Allah. Dalam riwayat yang lan dikatakan bahwa pasukan itu ditenggelamkan ke dalam bumi, di suatu padang pasir.

Setelah kejadian itu mata dunia mengetahuinya, sehingga berbondong-bondong orang untuk berbaiat kepada Al-Mahdi. Tokoh-tokoh dari Syam dan Irak datang ke Mekah untuk berbaiat, sebagaimana tersebut dalam hadits, “…Setelah itu dikirimlah pasuka dari Syam (untuk menyerangnya) namun pasukan itu dibinasakan oleh Allah di antara Mekah dan Madinah serta Maqam. Kemudian dikirim lagi pasukan dari Syam dan dibinasakan oleh Allah di antara Mekah dan Madinah. Ketika manusia melihat itu, maka ia didatangi oleh pemuka-pemuka negeri Syam dan Irak untuk membaiatnya…”

Dengan adanya pembinasaan atau penenggelaman pasukan di Jazirah, yang beritanya dapat disaksikan oleh seluruh dunia melalui radio dan televisi, maka orang-orang Islam yang selama ini masih meragukan tentang pemuda Al-Mahdi tersebut, menjadi yakin bahwa pemuda itu memang Al-Mahdi yang telah dinubuatkan oleh Rasulullah saw… Mereka pun berbondong-bondong menuju ke Mekah dan Madinah untuk berbaiat.

Para tokoh atau pemuka dari Syam dan Irak pun mulai berdatangan kepada Al-Mahdi untuk berbaiat. Begitu juga tokoh-tokoh dari Timur, berdatangan untuk berbaiat. Mereka mempercayai bahwa pemuda itu adalah Al-Mahdi yang ditunggu-tunggu setelah mereka mengetahui adanya penenggelaman pasukan. Sebagaian para tokoh itu kemudian ada yang mendampingi Al-Mahdi dan ada yang pulang kembali ke daerahnya untuk mengabarkan tentang kedatangan Al-Mahdi.

yy/islampos
Sumber: Armageddon, Peperangan Akhir Zaman, tipsartikeldanpengetahuan /Karya: Ir. Wisnu Sasongko, M.T/Penerbit: Gema Insani