fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


2 Ramadhan 1442  |  Rabu 14 April 2021

Seorang Panglima dipecat Hanya Karena Banyak Dipuji Orang

Pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab terjadilah pertempuran. Khalid bin Walid diangkat kepercayaan sebagai panglima perang. Dia lah yang mengendalikan pertemuran melawan orang kafir. Khalid bin Walid merupakan palnglima yang gagah berani sehingga ditakuti oleh lawan dan disegani oleh kawan.

Dengan selogan hidup mulia atau mati syahid, Khalid bin Walid mampu mengobarkan semangat jihad kaum muslimin. Kondisi seperti inilah yang membuat kaum muslimin yang ikut dalam pertempuran itu sangat kagum akan keberanian Khalid, sehingga mereka banyak memuji dan membanggakannya.

 

Keberanian Khalid banyak diperbincangkan di mana-mana, bukan cuma kaum muslimin yang ikut bertempur melainkan oleh kaum muslimin lainnya. Berita pun sampai ke telinga Umar yang saat itu sebagai khalifah. Apakah reaksi Umar ketika mendengar berita itu? Secepat kilat segeralah khalifah itu menulis surat yang ditujukan kepada Khalid bin Walid yang isinya kurang lebih :

Kuberhentikan engkau wahai Khalid bin Walid, karena aku (Umar bin Khattab) khawatir kaum muslimin banyak memujimu sehingga lupa memuji Allah yang Maha Perkasa.

Itulah tindakan seorang khalifah yang luar biasa demi menyelamatkan keimanan dan aqidah kaum muslimin. Segala puji hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam. Surat itupun diterima oleh Khalid dengan lapang dada dan melajutkan pertempuran dibawah kepepimpinan Amr bi Ash sebagai penggantinya.

Kisah itu memberikan pelajran bagi kita bahwa kemurnian aqidah harus dijaga dan dipertahankan supaya terhidar dari bahaya syirik. Allah akan mengampuni segala dosa kecuali dosa syirik. Walaupun demikian tidak berarti bahwa kita tidak boleh memuji orang, melainkan harus kita ketahui bahwa kelebihan yang dimiliki oelh seseorang itu adalah pemberian Allah semata. Rasulullah saw sendiri memuji para sahabatnya sendiri, seperti berikut:

  • Kepada Ali bin Abi Thalib

Aku adalah gudangnya ilmu dan Ali adalah kuncinya

  • Kepada Umar bin Khattab

Allah telah menciptakan kebenran pada lidah Umar

  • Kepada Abu Bakar Siddiq

Jika sekiranya iman abu Bakar itu ditimbang dengan semua orang yang beriman, niscaya akan lebih berat iman Abu Bakar.

www.elqolam.myblogrepublika.com