23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

Tak Ada Yang Sia-Sia, Kenapa Kita Harus Menyerah?

http://3.bp.blogspot.com/_Rh1JKxCy-ew/SnUt0yAoEeI/AAAAAAAAAPY/hzXkg7zo6gg/s1600/kupu-kupu-51.jpg

Selalu menampilkan keindahan walau usianya pendek

Tidak ada yang pernah sia-sia selama hatimu selalu terlandaskan nama-Nya.. Meski kadang waktumu terasa sempit untuk dirimu sendiri, yakinlah… bahwa ketersediaan kesempatan untuk di dengar oleh Allah jauh melebihi mereka yang lebih banyak menyibukkan diri dengan dunia mereka. Bersabarlah, terus mendekatlah kepada-Nya…, semoga kelak, akhir dari semua yang kau perjuangkan, di balas dengan senyum Sang Manusia Mulia, dan pelukan hangat para syuhada. Indah bukan? Lalu kenapa kita mesti menyerah?

Terkadang, ketika halangan dan rintangan itu menjadi bumbu-bumbu di jalan perjuangan, selalu saja akhir dari semua usaha yang kau kerjakan untuk menyisihkan mereka, berakhir pada satu kepuasan jiwa yang hanya dirasakan oleh mereka yang mau berlelah-lelah untuk berkorban. Perasaan inilah yang jika diketahui oleh kaum musyrikin, maka niscaya mereka memeranginya untuk mampu mendapatkan semuanya.

Sayangnya, ia tak diperjualbelikan, ia tidak bisa di dapatkan dengan jalan peperangan, ia hanya bisa hadir bagi mereka yang ikhlas, yang itqon dalam beramal, yang taat dalam keistiqamahan, meski sering sekali, sisi fitrah manusia kita berontak. Namun janji Allah tentulah lebih mulia dari semua janji “.. Sesungguhnya, Allah pasti menolong orang yang menolong agama-Nya. Sesungguhnya, Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (Al Hajj:40). Masihkah kita ragu ? Masihkah banyak pertanyaan dalam benakmu ?

Berhentilah… berhentilah untuk mengatakan aku tak bisa, aku tak mampu, atau sejenis kata-kata yang justru membuatmu terbelenggu.. Berlarilah, kejarlah lelah-lelah dari hidupmu, peluklah semua yang membuatmu mampu bertahan dalam perjuanganmu bersama-Nya. Jika Allah sudah memberimu berjuta kepuasan batin dan keyakinan janji yang kokoh lagi hebat, maka pastikanlah, tubuhmu akan kau gadaikan untuk-Nya.. Jiwamu akan kau tautkan pada-Nya, dan setiap tetes penghambaanmu selalu akan berujung kepada-Nya…

Yusuf Al Bahi/ Dakwatuna.com/suaramedia.com