29 Dzulqa'dah 1443  |  Rabu 29 Juni 2022

basmalah.png

Belajar dari Lima Perintah Nabi Khidir

Belajar dari Lima Perintah Nabi Khidir

Fiqhislam.com - Setelah menemui kelima peristiwa itu, Nabi Khidir pulang ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi Khidir pun berdoa. Dalam doanya ia berkata, "Ya Allah, aku telah melaksanakan sebagaimana yang diberi tahu di dalam mimpiku, maka jelaskanlah kepadaku arti semuanya ini," katanya dalam doanya di malam hari.

Tidak lama setelah berdoa, Nabi Khidir tertidur dan kembali bermimpi. Dalam kesempatan mimpi kali ini, ia mendapatkan jawaban atas keseluruhan perintah yang ditujukan kepadanya itu.

Pertama engkau makan itu ialah marah. Pada mulanya tampak besar seperti bukit, tetapi pada akhirnya jika bersabar dan dapat mengawal serta menahannya, maka marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu.

Kedua, semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan, maka ia tetap akan tampak juga.

Ketiga, jika sudah menerima amanah seseorang, maka janganlah kamu khianat kepadanya.

Keempat jika orang meminta kepadamu, berusahalah membantunya, meski sejatinya engkau tengah ada suatu kepentingan.

Kelima, bau yang busuk itu ialah ghibah atau menceritakan hal seseorang.

"Maka larilah dari orang orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah," kata Allah. [yy/republika]