27 Dzulqa'dah 1443  |  Senin 27 Juni 2022

basmalah.png

Fiqhislam.com - Selama hampir dua tahun Bitcoin jadi hits, sekarang beragam cryptocurrency lain seperti Doge, Polkadot, Ethereum muncul ke publik. Di titik ini, crypto bisa dikatakan tengah naik daun.

Secara keseluruhan Bappebti telah memberikan izin bagi 226 jenis crypto yang boleh diperdagangkan di Indonesia. Investor Indonesia yang semula banyak bermain di saham, kini berbondong-bondong melirik juga cryptocurrency.

Volume perdagangan crypto di Indonesia pun meningkat tajam. Karena itu tak heran jika tuntutan adanya bursa kian mengemuka.

Bappebti diketahui sedang menggodog pendirian bursa ini. Menanggapi hal tersebut, Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan tidak lama lagi harapan masyarakat tersebut akan segera tepenuhi.

€œTidak lama lagi. Mohon doa dan dukungannya ya! € kata Wamendag singkat.

Ketika didesak kapan tepatnya bursa crypto akan diluncurkan, wamendag millennial itu mengatakan bahwa beberapa tahapan pendirian bursa sudah selesai.

Menurutnya banyak yang harus dipersiapkan, jadi jelas ingin cepat mengingat perkembangan yang demikian pesat, tapi tentu harus ada persiapan yang matang supaya tujuan pendirian bursa tercapai.

Menurut Jerry tujuan pendirian bursa adalah menjamin perlindungan bagi pelaku, memberikan kepastian hukum dan jaminan transaksi yang lebih jelas. Untuk itu bursa yang akan berdiri nanti diharapkan punya kepasitas yang bagus untuk mewadahi kepentingan seluruh pengguna dan stakeholder sekaligus menangkap perkembangan dunia crypto sendiri.

Penggunaan crypto makin beragam. Namun di Indonesia crypto masih dianggap sebagai komoditi dan tidak bisa digunakan sebagai mata uang atau transaksi.

Pasalnya Indonesia hanya mengenai rupiah sebagai mata uang sah untuk pembayaran. Meskipun demikian, pelaku usaha mengapresiasi langkah cepat Kemendag khususnya Bappebti yang bergerak cepat merespon tuntutan pendirian bursa.

Wamendag beserta timnya dan Bappebti diketahui mulai membahas pendirian bursa sejak lebih dari setahun yang lalu atau segera setelah Jerry dilantik menjadi Wamendag. Ada beberapa jenis bursa yang bisa didirikan menurut Jerry.

Pertama adalah bursa tersendiri yang fokus kepada crypto meskipun tidak sebatas memperdagangkan crypto. Kedua, memanfaatkan bursa komoditi yang sudah ada yaitu BBJ dan ICDX.

€œMasing-masing ada keunggulan dan kelebihannya. Yang jelas menurut perundang-undangan keduanya dimungkinkan. Pilihannya kembali kepada pelaku usaha apakah mau pilih yang pertama atau kedua, € tambah Wamendag.

Meskipun demikian, Jerry mengatakan bahwa aturan komoditas crypto harus dibuat dengan teliti dan melihat konteks yang ada, termasuk karakter dari crypto itu sendiri. hal ini tidak lepas dari nilai yang semakin membesar, saat ini bisa mencapai Rp 70 triliun, dan volatilitas yang sangat besar. [yy/republika]

 

Fiqhislam.com - Selama hampir dua tahun Bitcoin jadi hits, sekarang beragam cryptocurrency lain seperti Doge, Polkadot, Ethereum muncul ke publik. Di titik ini, crypto bisa dikatakan tengah naik daun.

Secara keseluruhan Bappebti telah memberikan izin bagi 226 jenis crypto yang boleh diperdagangkan di Indonesia. Investor Indonesia yang semula banyak bermain di saham, kini berbondong-bondong melirik juga cryptocurrency.

Volume perdagangan crypto di Indonesia pun meningkat tajam. Karena itu tak heran jika tuntutan adanya bursa kian mengemuka.

Bappebti diketahui sedang menggodog pendirian bursa ini. Menanggapi hal tersebut, Wamendag Jerry Sambuaga mengatakan tidak lama lagi harapan masyarakat tersebut akan segera tepenuhi.

€œTidak lama lagi. Mohon doa dan dukungannya ya! € kata Wamendag singkat.

Ketika didesak kapan tepatnya bursa crypto akan diluncurkan, wamendag millennial itu mengatakan bahwa beberapa tahapan pendirian bursa sudah selesai.

Menurutnya banyak yang harus dipersiapkan, jadi jelas ingin cepat mengingat perkembangan yang demikian pesat, tapi tentu harus ada persiapan yang matang supaya tujuan pendirian bursa tercapai.

Menurut Jerry tujuan pendirian bursa adalah menjamin perlindungan bagi pelaku, memberikan kepastian hukum dan jaminan transaksi yang lebih jelas. Untuk itu bursa yang akan berdiri nanti diharapkan punya kepasitas yang bagus untuk mewadahi kepentingan seluruh pengguna dan stakeholder sekaligus menangkap perkembangan dunia crypto sendiri.

Penggunaan crypto makin beragam. Namun di Indonesia crypto masih dianggap sebagai komoditi dan tidak bisa digunakan sebagai mata uang atau transaksi.

Pasalnya Indonesia hanya mengenai rupiah sebagai mata uang sah untuk pembayaran. Meskipun demikian, pelaku usaha mengapresiasi langkah cepat Kemendag khususnya Bappebti yang bergerak cepat merespon tuntutan pendirian bursa.

Wamendag beserta timnya dan Bappebti diketahui mulai membahas pendirian bursa sejak lebih dari setahun yang lalu atau segera setelah Jerry dilantik menjadi Wamendag. Ada beberapa jenis bursa yang bisa didirikan menurut Jerry.

Pertama adalah bursa tersendiri yang fokus kepada crypto meskipun tidak sebatas memperdagangkan crypto. Kedua, memanfaatkan bursa komoditi yang sudah ada yaitu BBJ dan ICDX.

€œMasing-masing ada keunggulan dan kelebihannya. Yang jelas menurut perundang-undangan keduanya dimungkinkan. Pilihannya kembali kepada pelaku usaha apakah mau pilih yang pertama atau kedua, € tambah Wamendag.

Meskipun demikian, Jerry mengatakan bahwa aturan komoditas crypto harus dibuat dengan teliti dan melihat konteks yang ada, termasuk karakter dari crypto itu sendiri. hal ini tidak lepas dari nilai yang semakin membesar, saat ini bisa mencapai Rp 70 triliun, dan volatilitas yang sangat besar. [yy/republika]

 

Bill Gates

Bill Gates Pernah Bilang Uang Kripto Bisa Bunuh Manusia


Fiqhislam.com - Pada tahun 2018, miliarder Bill Gates pernah mengatakan bahwa cryptocurrency membunuh orang secara langsung. Hal ini karena Gates melihat mata uang digital seperti Bitcoin bisa digunakan untuk membeli obat-obatan seperti fentanil opioid sintetis. Obat tersebut merupakan obat penghilang rasa sakit yang berbahaya karena sering disalahgunakan oleh pecandu narkoba.

Dilansir dari BBC International di Jakarta, Jumat (23/4/21) dalam sesi tanya jawab di forum Reddit, Gates mengatakan bahwa anonimitas mata uang digital bisa saja berhubungan dengan pendanaan teroris dan pencucian uang. Namun, beberapa orang mengkritik Bill Gates dan menganggap pendiri Microsoft ini kurang informasi tentang teknologi.

"Fitur utama mata uang kripto adalah anonimitas mereka. Saya rasa ini bukan hal yang baik. Kemampuan pemerintah untuk menemukan pencucian uang dan penggelapan pajak dan teroris pendanaan adalah hal yang baik," ujar Gates.

"Saat ini, mata uang kripto digunakan untuk membeli fentanil dan obat-obatan lain sehingga ini adalah teknologi langka yang telah menyebabkan kematian dengan cara yang cukup langsung. Saya pikir gelombang spekulatif di sekitar ICO [penawaran koin awal] dan mata uang kripto sangat berisiko bagi mereka yang pergi lama." lanjutnya.

Warren Buffett juga senada dengan Bill Gates, Buffett mengatakan bahwa kegilaan mata uang kripto spekulatif akan berakhir buruk. Gates pun mendapatan guyuran kritik dan celaan. Gates diminta untuk belajar lagi soal Bitcoin. [yy/republika]

 

Masyarakat Belum Siap

Survei Populix: Masyarakat Belum Siap Risiko Investasi Bitcoin


Fiqhislam.com - Nilai tukar kripto atau cryptocurrency adalah sebuah aset digital atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan mata uang digital. Mata uang ini berbeda dengan mata uang konvensional, dimana cryptocurrency digunakan untuk kebutuhan transaksi secara virtual melalui jaringan internet.

Seiring dengan perjalanan waktu, penggunaan cryptocurrency mulai membumi di tengah masyarakat. Dalam sebuah survei yang dilakukan Populix, platform market research yang menjadi rujukan pelaku usaha dalam mencari tahu kebutuhan pasar dengan jutaan responden di seluruh Indonesia menyebut, 7 dari 10 orang sudah pernah mendengar tentang cryptocurrency.

Populix melakukan questioner terhadap 722 orang responden dengan 70%-nya berdomisili di Jabodetabek. Hasil survei tersebut juga menyebut, mereka yang sudah pernah mendengar tentang cryptocurrency mayoritas adalah kalangan milenial umur 25-30 tahun dan merupakan masyarakat kelas menengah (middle class) dan atas (upper class).

“Ketertarikan terhadap investasi cryptocurrency cenderung lebih terlihat di kalangan responden laki-laki dibandingkan perempuan. Sementara, 94% responden menyatakan bahwa bitcoin adalah mata uang kripto yang paling sering mereka dengar,” COO of Populix kata Eileen Kamtawijoyo, dalam keterangan resminya, Sabtu (24/4/2021).

Anehnya, meski pengetahuan masyarakat perkotaan tentang bitcoin cukup tinggi, jumlah responden yang tengah berinvestasi cukup rendah. Angkanya hanya sekita 13% dari total responden.

Dibandingkan perempuan, investasi mata uang bitcoin lebih banyak diminati oleh kalangan laki-laki usia milenial. Kelompok usia antara 25-30 tahun adalah kelompok usia yang paling dominan dan melek dengan bitcoin berikut teknologi yang menyertainya.

“Kelompok usia ini cukup cakap dalam memanfaatkan teknologi. Mereka umumnya menggunakan aplikasi trading seperti Indodax, Tokocrypto, Pintu, Bitocto dan Luno,” ungkap Eileen.

Secara umum, tambah Eileen, masyarakat belum siap dengan risiko dari bitcoin yang relative tinggi. Mayoritas masyarakat memilih reksadana, pasar uang yang tingkat risikonya tergolong rendah. [yy/sindonews]