25 Dzulqa'dah 1443  |  Sabtu 25 Juni 2022

basmalah.png

Fiqhislam.com - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air tercatat pada 29 Januari 2022 bertambah 11.588 kasus. Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.330.763 kasus.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 383.401 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 2.590 orang. Sehingga total sebanyak 4.133.923 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 17 orang. Sehingga total meninggal menjadi 144.285 orang.

Sebelumnya, total kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 28 Januari 2022 berjumlah 4.319.175 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 4.131.333 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 144.268 orang.

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia ini dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/. [yy/Binti Mufarida/okezone]

 

Fiqhislam.com - Kasus positif Covid-19 di Tanah Air tercatat pada 29 Januari 2022 bertambah 11.588 kasus. Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.330.763 kasus.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 383.401 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat 2.590 orang. Sehingga total sebanyak 4.133.923 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 17 orang. Sehingga total meninggal menjadi 144.285 orang.

Sebelumnya, total kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 28 Januari 2022 berjumlah 4.319.175 orang. Untuk kasus yang sembuh sebanyak 4.131.333 orang, sedangkan jumlah yang meninggal sebanyak 144.268 orang.

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia ini dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/. [yy/Binti Mufarida/okezone]

 

10 Ribu Kasus Sehari

Positif Covid-19 Nyaris 10 Ribu Kasus Sehari


Fiqhislam.com - Pemerintah melaporkan kasus Covid-19 di Tanah Air terus melonjak. Bahkan dilaporkan per Jumat (28/1/2022) konfirmasi positif Covid-19 nyaris di angka 10 ribu kasus dalam sehari.

Merespons hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi meminta agar masyarakat tetap waspada namun tidak perlu panik. “Artinnya kita tetap waspada tapi tidak perlu panik,” ujar Nadia dalam keterangannya, Sabtu (29/1/2022). Baca juga: Bertambah 263 Orang, RSDC Wisma Atlet Rawat 3.935 Pasien Covid-19

Nadia juga mengatakan bahwa peningkatan kasus tersebut terjadi dikarenakan varian Omicron. “Pertama kita tahu memang varian Omicron ini di banyak negara menyebabkan peningkatan kasus yang sangat cepat dibandingkan varian Delta.”

“Tetapi angka fatalitas yang artinya angka untuk kemudian orang masuk ke rumah sakit ataupun berakhir kematian itu hanya di bawah 15%, yang dirawat di rumah sakit itu 20 sampai 25%, yang berakhir pada kematian itu kurang dari 5%,” sambung Nadia.

Jadi artinya, kata Nadia, yang menjadi penting saat ini adalah bagaimana menahan kecepatan penularan angka kasus positif. “Yang perlu kita lakukan meningkatkan protokol kesehatan supaya kita bisa lihat ya, sempat angka (kasus) kita itu 1.000, 2.000, 3.000, naik jadi 7.000, 8.000, tetapi angka kematian itu masih tetap di bawah 10.”

Nadia juga mengatakan bahwa untuk tempat perawatan rumah sakit khususnya DKI Jakarta terjadi peningkatan tingkat keterisiannya. “Ini dikarenakan memang kebijakan seluruh pelaku perjalanan luar negeri hari itu harus dilakukan isolasi secara terpusat.”

“Dan juga kalau yang positif itu juga walaupun tidak bergejala saat ini masih diberlakukan isolasi terpusat. Tapi ke depan kita akan melakukan sama seperti varian Delta artinya bisa melakukan isolasi secara mandiri,” imbuhnya. [yy/Binti Mufarida/sindonews]

 

Paling Terkendali di Asia

Kasus Covid-19 Indonesia Paling Terkendali di Asia


Fiqhislam.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang paling bisa mengendalikan kasus Covid-19 di Asia. Di antara negara Asia lainnya, kasus penambahan Covid-19 Indonesia dinilai paling rendah.

"Jika dibandingkan dengan India, Philipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand, Indonesia memiliki jumlah penambahan kasus Covid-19 yang rendah," ujar Nadia dalam siaran pers, Sabtu (29/1/2022).

Nadia menganggap persentase Indonesia lebih rendah dibandingkan konfirmasi positif dari negara lain Asia. Jika dibandingkan dengan Singapura dengan konfirmasi positif sebesar 825,80 per 1 juta penduduk dan Philipina sebesar 233,71 per 1 juta penduduk.

"Indonesia masih rendah dibandingkan India yang sebesar 220,71 per 1 juta penduduk, Malaysia sebesar 121,19 per 1 juta penduduk, dan Thailand sebesar 110,20 per 1 juta penduduk," jelas Nadia.

Meski demikian, Nadia selalu mengimbau agar masyarakat tidak bepergian dan menunda perjalanan luar negeri di kala kasus Omicron masih melanda.

"Di tengah melandanya kasus varian Omicron kami selalu meminta kepada masyarakat untuk menunda perjalanan luar negeri karena penyebaran kasus varian tersebut banyak terjadi di luar negeri," tutupnya. [yy/Bachtiar Rojab/sindonews]