25 Syawal 1443  |  Jumat 27 Mei 2022

basmalah.png

Serangan Bom Bunuh Diri di 2 Masjid di Afghanistan, 72 Orang Tewas


Fiqhislam.com - Serangan bom bunuh diri terjadi di 2 masjid di Afghanistan. Dilaporkan sebanyak 72 orang tewas.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (21/10/2017), otoritas setempat menyebut korban tewas termasuk perempuan dan anak-anak.

Satu serangan terjadi di masjid kaum Syiah di Kabul. Jemaah bernama Mahmood Shah Husaini mengatakan kala itu pelaku masuk ke dalam masjid saat orang-orang tengah berdoa di Jumat malam.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Najib Danish menyatakan sedikitnya 39 orang tewas dalam ledakan di masjid Imam Zaman di distrik barat Dasht-e-Barchi itu.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun kaum Syiah memang telah mengalami serangkaian serangan di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir, banyak di antaranya diklaim oleh militan Muslim Sunni yang tergabung dalam ISIS.

Juru Bicara Polisi setempat menyebut, secara terpisah, sebuah bom bunuh diri membunuh setidaknya 33 orang di sebuah masjid di provinsi Ghor.

Tokoh terkemuka di Jamiat Balkh Atta Mohammad Noor menambahkan, tampaknya serangan tersebut menargetkan pemimpin partai lokal. Hanya saja, sampai saat ini belum ada yang langsung mengaku bertanggung jawab kedua serangan tersebut. [yy/news.detik]

Serangan Bom Bunuh Diri di 2 Masjid di Afghanistan, 72 Orang Tewas


Fiqhislam.com - Serangan bom bunuh diri terjadi di 2 masjid di Afghanistan. Dilaporkan sebanyak 72 orang tewas.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (21/10/2017), otoritas setempat menyebut korban tewas termasuk perempuan dan anak-anak.

Satu serangan terjadi di masjid kaum Syiah di Kabul. Jemaah bernama Mahmood Shah Husaini mengatakan kala itu pelaku masuk ke dalam masjid saat orang-orang tengah berdoa di Jumat malam.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Najib Danish menyatakan sedikitnya 39 orang tewas dalam ledakan di masjid Imam Zaman di distrik barat Dasht-e-Barchi itu.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun kaum Syiah memang telah mengalami serangkaian serangan di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir, banyak di antaranya diklaim oleh militan Muslim Sunni yang tergabung dalam ISIS.

Juru Bicara Polisi setempat menyebut, secara terpisah, sebuah bom bunuh diri membunuh setidaknya 33 orang di sebuah masjid di provinsi Ghor.

Tokoh terkemuka di Jamiat Balkh Atta Mohammad Noor menambahkan, tampaknya serangan tersebut menargetkan pemimpin partai lokal. Hanya saja, sampai saat ini belum ada yang langsung mengaku bertanggung jawab kedua serangan tersebut. [yy/news.detik]

Lima Serangan Besar Mematikan di Masjid Afghanistan

Lima Serangan Besar Mematikan di Masjid Afghanistan


Lima Serangan Besar Mematikan di Masjid Afghanistan


Fiqhislam.com - Serangan Jumat di Kabul dan di Ghor merupakan serangan keempat dan kelima terbesar yang terjadi dalam pekan ini. Serangan itu terjadi setelah polisi di Kabul mengeluarkan pengumuman beberapa hari sebelumnya, bahwa mereka telah menangkap seorang calon pembom truk bunuh diri.

Penangkapan itu, tentunya menjadi pencegah terjadinya sebuah insiden besar di Afghanistan. Karena pada Agustus, lebih dari 20 orang tewas dalam serangan bom truk terhadap muslim di Kabul. Islamic State (IS), sebuah kelompok militan Sunni, mengatakan, telah melakukan serangan tersebut.

Kemudian sebuah bom truk di ibukota Afghanistan pada Mei, juga menewaskan lebih dari 150 orang dan melukai sekitar 400 lainnya, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil.

Tidak ada kelompok yang mengaku sebagai pelaku di balik serangan tersebut. Namun, Pemerintah Afghanistan yang didukung Amerika Serikat menuduh kelompok Haqqani, afiliasi dari kelompok militan terbesar di negara itu, yakni Taliban. Afghanistan telah melihat serentetan serangan bunuh diri dan pemboman dalam beberapa bulan terakhir.

Ada empat serangan besar sebelumnya yang terjadi di Afghanistan dalam pekan ini saja:

Pada Kamis, 43 tentara Afghanistan tewas setelah dua pembom bunuh diri Taliban yang membawa kendaraan lapis baja Humvee, menghancurkan sebuah pangkalan militer di Selatan Kandahar. Dua petugas polisi juga tewas di Ghazni.

Pada Selasa, pembom bunuh diri dan penembak Taliban, membunuh setidaknya 41 orang, saat mereka menyerbu sebuah pusat pelatihan polisi di Timur Gardez, dan membunuh dua petugas polisi.

Juga pada Selasa, setidaknya 30 orang tewas dalam bom bunuh diri truk di Ghazni.

Tentara dan polisi Afghanistan telah kehilangan banyak korban jiwa tahun ini akibat ulah tangan Taliban, sebuah kelompok Sunni yang ingin menerapkan kembali Undang-Undang Islam di negara tersebut. [yy/republika]