25 Syawal 1443  |  Jumat 27 Mei 2022

basmalah.png

Gantung Potongan Kepala Babi di Gerbang Sebuah Masjid di Australia

Masroor Mosque in Brisbane


Fiqhislam.com - Seorang pemuda di Australia ditahan polisi setelah kedapatan melakukan tindakan yang dianggap rasis. Pria berusia 23 tahun yang tak disebutkan namanya itu diketahui dengan sengaja menggantung potongan kepala babi di gerbang sebuah masjid.

Potongan kepala babi bekas disembelih itu digantung di Baitul Masroor yang terletak di Stockleigh, selatan Brisbane, Queensland, Australia. Melansir IBTimes, Rabu (6/9/2017), polisi berhasil meringkus pelaku berbekal dari unggahannya ke media sosial.

Pelaku yang berasal dari Victoria diketahui mem-posting foto saat ia tengah menggantung kepala babi tersebut. Dalam unggahannya itu, si pelaku nampak melakukan hal tersebut dengan ditemani oleh seorang temannya. Mereka juga terlihat memberikan gesture tidak sopan yang terkesan menghina ke arah bangunan suci bagi umat Islam tersebut.

Sementara itu, pihak perwakilan Masjid Baitul Masroor atau Muslim setempat menanggapi insiden tersebut dengan tenang dan memilih untuk tidak terbawa emosi. Mereka justru mengajak orang-orang yang terkesan membenci Islam seperti pelaku untuk mengenal agama ini dengan lebih dalam.

"Kami dengan sungguh-sungguh ingin mengajak orang yang telah menggantung kepala binatang untuk mengenal komunitas masjid. Pintu kami selalu terbuka untuk para pengunjung. Kami akan akan menganggap tindakan ini sebagai sebuah hadiah dan dengan senang hati kami akan membalas mereka dengan menghidangkan makanan yang lezat," ujar perwakilan Muslim, Zain Baig.

Selain mengundang pelaku untuk lebih mengenal Islam, Baig juga tak lupa untuk memuji knerja polisi yang cepat tanggap atas insiden ini. Polisi sendiri hingga berita ini diturunkan masih menggali keterangan dari pelaku terkait motif tindakannya.

Tindakan tersebut dianggap rasis karena sebagaimana diketahui, daging babi merupakan haram atau dilarang dimakan oleh umat Islam. Tindakan serupa ternyata bukan pertamakali terjadi. Sebelumnya, pada Juli, seorang perempuan setengah baya asal Texas, Amerika Serikat (AS) dengan sengaja mengirim Al-Quran yang dibungkus bersama daging babi ke sebuah komunitas Muslim di California. [yy/okezone]