5 Syawal 1439  |  Selasa 19 Juni 2018

Tolak Ikuti Gencatan Senjata, Al-Nusra Serukan Serangan Besar-besaranFiqhislam.com - Al-Nusra telah dengan tegas menolak untuk mengikuti gencatan senjata di Suriah. Gencatan senjata di Suriah telah secara resmi dimulai pada Sabtu dinihari.
 
Penolakan itu disampaikan langsung oleh pemimpin al-Nusra,  Abu Mohamad al-Golani dalam sebuah pesan suara yang dirilis oleh media yang pro terhadap al-Nusra. Dalam pesan suara itu, Golani menyerukan adanya serangan besar-besaran terhadap rezim Bashar al-Assad.
 
Golani juga mengungkapkan alasan mengapa dirinya menolak gencatan senjata itu. Menurutnya, hanya melalui pertempuran, konflik di Suriah bisa diselesaikan, yang ditandai dengan runtuhnya rezim Assad.
 
"Selain itu, jika perang Suriah tidak diselesaikan, ada sebuah konsekuensi dimana konflik akan menyebar ke sejumlah negara Muslim Sunni di bagian kawasan, termasuk ke wilayah termasuk semenanjung Arab," kata Golandi, seperti dilansir Reuters pada Minggu (28/2).
 
Al-Nusra sendiri sejatinya tidak masuk ke dalam daftar kelompok pemberontak yang mengikuti gencatan senjata itu oleh Amerika Serikat dan Rusia. Al-Nusra masuk ke dalam daftar kelompok teroris yang harus dimusnahkan ke Suriah, karena merupakan bagian dari al-Qaeda di semenanjung Arab. [yy/sindonews]

khaz.jpg
khaz.jpg
2007 ~ 2018  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine