AGENDA MUSLIM

BERITA & ARTIKEL TERKINI

  1. MUI Tetap Beroperasi Walau Tak Dapat Bantuan Pemerintah
    Minggu, 15 Maret 2015
  2. 10 Konspirasi Terbesar dalam Sejarah
    Minggu, 15 Maret 2015
  3. Hizbullah Turun Tangan Ganyang ISIS
    Minggu, 15 Maret 2015
  4. Pengamat: Senjata Nuklir Korut Akan Jadi yang Tercanggih
    Minggu, 15 Maret 2015
  5. Lima Tahun Sudah Konflik di Suriah
    Minggu, 15 Maret 2015
  6. Politikus India Sebut Masjid Bukan Tempat Suci
    Minggu, 15 Maret 2015
  7. Penganut Hindu Ini Putuskan Peluk Islam
    Minggu, 15 Maret 2015
  8. Tantang Obama, Presiden Venezuela Gelar Latihan Militer
    Minggu, 15 Maret 2015
  9. Hamas Bangun Unit Komando AL, Israel Waspada
    Minggu, 15 Maret 2015
  10. Ancaman Teroris, Kedutaan AS di Arab Saudi Tutup
    Minggu, 15 Maret 2015
  11. ISIS Ancam Hancurkan Menara Eiffel dan Big Ben
    Minggu, 15 Maret 2015
  12. Diskriminatif, UU 'Anti-Masjid' Italia akan Ditinjau Ulang
    Minggu, 15 Maret 2015
  13. Cara Meraih Doa 70 Ribu Malaikat
    Minggu, 15 Maret 2015
  14. Julie Bishop: Tak Terbayang Jika Eksekusi Mati Dilakukan Sekarang
    Minggu, 15 Maret 2015
  15. Dukung Mursi, 41 Hakim di Mesir Dipaksa Pensiun
    Minggu, 15 Maret 2015
  16. Travel Haji Umrah Diminta Hati-Hati
    Minggu, 15 Maret 2015
  17. NU: Islam Nusantara Mulai Diterima Dunia
    Minggu, 15 Maret 2015
  18. NU Segera Terbitkan Fatwa Perangi ISIS
    Minggu, 15 Maret 2015
  19. Militer Ustmani Terkuat dalam Sejarah Islam
    Minggu, 15 Maret 2015
  20. Regenerasi Ulama
    Minggu, 15 Maret 2015
  21. Anak-Anak Mualaf Mentawai Berhak Peroleh Pendidikan
    Minggu, 15 Maret 2015
  22. Persepsi Warga AS dan Kebijakan Rezimnya Terhadap Islam
    Minggu, 15 Maret 2015
  23. Khaulah binti Tsalabah, Perkataannya Didengar Allah
    Jumat, 13 Maret 2015
  24. Pastor Palestina: Hamas Adalah Pejuang Ditengah Kejahatan Sistematik Dunia
    Jumat, 13 Maret 2015
  25. Mahkamah Agung Jerman akan Cabut Larangan Guru Muslimah Berjilbab
    Jumat, 13 Maret 2015
  26. Walau Utangmu Sebesar Gunung, Percayalah Allah Pasti Melunasinya
    Jumat, 13 Maret 2015
  27. Jangan Patah Semangat untuk Terus Berdoa
    Jumat, 13 Maret 2015
  28. Muslimah itu Mulia
    Jumat, 13 Maret 2015
  29. Membaca Al-Quran di Atas Kuburan, Bolehkah?
    Jumat, 13 Maret 2015
  30. Banda Aceh Siapkan Peraturan Tutup Toko 10 Menit Sebelum Azan
    Jumat, 13 Maret 2015
Islam di Kota Judi Macau PDF Print E-mail
09 April 2013

Islam di Kota Judi Macau

Fiqhislam.com - Bagi sebagian orang Macau adalah sarangnya tempat maksiat dan perjudian. Kota bekas koloni terahir Portugis ini memang terkenal dengan perjudian resmi dan dunia hiburan. Portugis menjadikan koloni terahirnya ini sebagai surganya bagi para penjudi dan para pencari kesenangan. Ketika diserahkan kembali kepada pemerintah china, Macau menjadi wilayah kedua di China dengan sistem satu Negara dua sistem setelah Hongkong.

Hongkong dan Macau kembali menjadi wilayah kedaulatan China setelah lepas dari Inggris dan Portugis namun tetap menjalankan sistem pemerintahannya sendiri berstatus Special Authority Region dalam kerangka Negara kesatuan Republik Rakyat China. Kemajuan perekonomian ditunjang dengan infrastruktur yang luar biasa menjadikan Macau begitu berkilau. Jaringan jalan raya lintas laut dengan jembatan jembatan panjang nan megah memberikan gambaran kesiapan macau. Seperti halnya Hongkong, bandara di Macau pun dibangun di atas sebuah pulau buatan.

Masuknya Islam di Macau

Islam telah hadir di Macau jauh sebelum berkuasanya Dinasti Ming. Namun demikian kapan tepatnya dan bagaimana Islam diperkenalkan di negeri judi tersebut masih belum ada kata sepakat diantara para sejarawan. Sejarah tutur menyebutkan bahwa Islam masuk ke Macau dibawa oleh para saudagar Arab dan Parsi. Semasa perang dunia ke dua, sejumlah besar muslim dari etnis Hui dari Zhaoqing, propinsi Guangdong hijrah ke Macau untuk menghindari kehancuran akibat perang yang terjadi di daratan China.

Saat ini ada sekitar 400 muslim di Macau, mereka memiliki satu masjid dan pemakaman khusus muslim. Keseluruhan muslim di Macau bergabung dalam satu organisasi bernama “The Macau Islamic Society”. Tahun 2007 lalu masjid satu satunya di Macau ini direnovasi untuk diperbesar dan diperindah menjadi sebuah masjid modern di jantung kota Macau. Muslim di Macau langsung dapat dikenali dari nama mereka yang menggunakan nama nama Islami seperti Fatimah, Umar, Soraya dan lain lain.

Menurut berbagai laporan media, kehidupan toleransi beragama di Macau cukup baik. Islam bersama agama agama minoritas lainnya, seperti Falun Gong yang terkadang melaksanakan ritual rutin mereka di taman taman umum dan beberapa kali dipergoki oleh aparat kepolisian yang kemudian memeriksa identitas mereka satu persatu, meskipun demikian tidak ada laporan penahanan ataupun tekanan dari aparat keamanan bagi pelaksanaan peribadatan. Antar pemeluk agama disana juga saling hormat menghormati satu dengan lainnya dan tak aneh bila dalam sebuah upacara upacara publik pelaksanaan do’a nya dilaksanakan oleh wakil kelompok kelompok beragama yang ada disana.

Masjid Di Macau

Macau hanya memiliki satu satunya masjid bagi sekitar 400 jiwa muslim disana, masjid yang terkenal dengan nama Macau Mosque ini beralamat di Ramal Dos Moros, Macau S.A.R. (China), telephon (853) 28337273 dan Fax : (853) 337273. Untuk menuju ke masjid ini melalui rute melalui Macau Grand Prix Track. Di sebelah kanan jalan dari Hoi-Fu Garden kea rah CEM.

Macau Mosque, selain memiliki pemakaman umum khusus muslim, sekaligus menjadi tempat berkantornya Islamic Association serta Muslim Community Centre. Lokasi masjid ini berada di tempat yang cukup nyaman di bagian kota Macau yang paling bersejarah, menghadap ke bendungan Macau, pelabuhan feri dari dan ke Hongkong serta landasan helikopter.

Islamicfinder.com menyebutkan bahwa masjid ini dibangun pertama kali oleh muslim yang tiba di Macau bersama pasukan Portugis. Mereka direkrut oleh oleh Portugis dari wilayah anak benua India (Goa, Bombay, Karachi dan bagian utara Pakistan). Namun bangunan masjid yang kini berdiri dibangun sekitar awal tahun 1980-an.

Pemakaman umum disekitar masjid ini telah berumur lebih dari se-abad. Beberapa diantara yang bermakam diasana adalah beberapa muslim Parsi dan dari berbagai suku bangsa lainnya. Keberadaan makam muslim dari berbagai bangsa tersebut menjadi bukti keanekaragaman suku bangsa di Macau dan juga menjadi bukti keterkaitan Islam dengan Macau yang sudah terjalin sejak lebih dari se-abad sekaligus telah turut mewarnai sejarah Macau.

Masjid di Sarang Judi

Satu satunya masjid di Macau ini menjadi masjid yang berada di sudut kota judi. Kehadirannya memang memberikan makna yang begitu dalam bagi muslim disana dan bagi muslim yang datang ke Macau. Merujuk kepada muslim Indonesia yang pernah kesana disebutkan bahwa ukuran masjid ini tidak terlalu besar hanya sekitar 6,5 m  x 12 m.

Suasana masjid justru lebih ramai di hari minggu mengingat sebagian besar jemaah masjid ini adalah para pekerja asing yang memiliki jadwal kerja yang ketat dan baru menikmati libur di hari minggu. Wajar bila kemudian mereka menikmati suasana libur termasuk dengan meramaikan masjid satu satunya di Macau ini, termasuk para pekerja asal Indonesia yang mengadakan pengajian rutin di masjid ini. [yy/bujangmasjid.blogspot.com/foto blogspot.com]

Referensi
history.cultural-china.com  - Other Religions in Macau
islamicfinder.org - Macau Mosque
islamicfinder.org - Macau Mosque and Muslim Cemetry
muslim2china.com - Mosques in Macau
yusranpare.wordpress.com – menanti masjid
 
 

Masjid Las Vegas : Cahaya Harapan Dalam Gemerlap Las Vegas

 

BERITA LAIN

Free joomla themes, hosting company.