AGENDA MUSLIM

BERITA & ARTIKEL TERKINI

  1. Bilal Chin, Rapper Asal London yang Putuskan Masuk Islam
    Jumat, 17 April 2015
  2. Pejuang Palestina Pukul Mundur ISIS dari Kamp Yarmuk
    Jumat, 17 April 2015
  3. 4.000 Tentara Pembelot Gabung Kubu Presiden Sah Yaman
    Jumat, 17 April 2015
  4. Hamas Kobarkan Penculikan Warga Israel
    Jumat, 17 April 2015
  5. Dedengkot ISIS Pakistan Tewas Terkena Bom Sendiri
    Jumat, 17 April 2015
  6. Jet Tempur China dan Rusia Acak-acak Langit Jepang
    Jumat, 17 April 2015
  7. Lebih dari 220 Ribu Orang Tewas dalam Konflik Suriah
    Jumat, 17 April 2015
  8. Qatar Denda Rp35 juta Toko yang tak Tutup Saat Shalat Jumat
    Jumat, 17 April 2015
  9. Insiden Anti Muslim Naik 500 Persen di Prancis
    Jumat, 17 April 2015
  10. Khawatir Pakistan Jilid II, Partai Lokal India Setuju Muslim Dikebiri
    Jumat, 17 April 2015
  11. Mesir Minta Uni Eropa Sita Dana Milik Ikhwanul Muslimin
    Jumat, 17 April 2015
  12. Dengan Stigma Radikal, Pemerintah Tajikistan Larang Pemuda Muslim Naik Haji
    Jumat, 17 April 2015
  13. Menteri Agama: Orang Beragama Harus Radikal
    Jumat, 17 April 2015
  14. Syeikh az-Zindani Keluarkan Fatwa Dukung Aashifatul Hazm
    Jumat, 17 April 2015
  15. Jika Semua Penduduk Desa Terpengaruh Sihir
    Jumat, 17 April 2015
  16. Al Qaeda Kuasai Bandara di Yaman
    Jumat, 17 April 2015
  17. Stacey Eden dan Islamophobia Muslim Sydney
    Jumat, 17 April 2015
  18. MUI: Indonesia Kalah Jauh dari AS dalam Pengawasan Miras
    Jumat, 17 April 2015
  19. Daftar Tunggu Haji Terlalu Lama, Umrah Pilihan Realistis
    Jumat, 17 April 2015
  20. DPR Yakin BPIH Bisa Turun 20 Persen
    Jumat, 17 April 2015
  21. Migran Care Tuding Arab Saudi Negara Barbar
    Jumat, 17 April 2015
  22. Wakil PBB di Yaman Mengundurkan Diri
    Jumat, 17 April 2015
  23. Perangi ISIS, Irak Persenjatai 5.000 Pejuang Sunni
    Jumat, 17 April 2015
  24. Soal Shalat di Anfield, Fans Ini Berterima Kasih pada Liverpool
    Jumat, 17 April 2015
  25. MUI: Lakukan Referendum Tentukan Kolom Agama Dihapus atau Tidak
    Jumat, 17 April 2015
  26. Eropa Setuju Sebut Pembunuhan Seabad Lalu Genosida Armenia
    Jumat, 17 April 2015
  27. Diskriminasi, 71 Persen Muslimah di Inggris akan Jadi Pengangguran
    Jumat, 17 April 2015
  28. Syafii Ma'arif: Kerapuhan Internal Ancam Dunia Islam
    Jumat, 17 April 2015
  29. Sebuah Masjid di Jerman Dibakar
    Jumat, 17 April 2015
  30. Pesantren Mualaf Annaba Center Kembangkan Program MEDP
    Jumat, 17 April 2015
Islam di Kota Judi Macau PDF Print E-mail
09 April 2013

Islam di Kota Judi Macau

Fiqhislam.com - Bagi sebagian orang Macau adalah sarangnya tempat maksiat dan perjudian. Kota bekas koloni terahir Portugis ini memang terkenal dengan perjudian resmi dan dunia hiburan. Portugis menjadikan koloni terahirnya ini sebagai surganya bagi para penjudi dan para pencari kesenangan. Ketika diserahkan kembali kepada pemerintah china, Macau menjadi wilayah kedua di China dengan sistem satu Negara dua sistem setelah Hongkong.

Hongkong dan Macau kembali menjadi wilayah kedaulatan China setelah lepas dari Inggris dan Portugis namun tetap menjalankan sistem pemerintahannya sendiri berstatus Special Authority Region dalam kerangka Negara kesatuan Republik Rakyat China. Kemajuan perekonomian ditunjang dengan infrastruktur yang luar biasa menjadikan Macau begitu berkilau. Jaringan jalan raya lintas laut dengan jembatan jembatan panjang nan megah memberikan gambaran kesiapan macau. Seperti halnya Hongkong, bandara di Macau pun dibangun di atas sebuah pulau buatan.

Masuknya Islam di Macau

Islam telah hadir di Macau jauh sebelum berkuasanya Dinasti Ming. Namun demikian kapan tepatnya dan bagaimana Islam diperkenalkan di negeri judi tersebut masih belum ada kata sepakat diantara para sejarawan. Sejarah tutur menyebutkan bahwa Islam masuk ke Macau dibawa oleh para saudagar Arab dan Parsi. Semasa perang dunia ke dua, sejumlah besar muslim dari etnis Hui dari Zhaoqing, propinsi Guangdong hijrah ke Macau untuk menghindari kehancuran akibat perang yang terjadi di daratan China.

Saat ini ada sekitar 400 muslim di Macau, mereka memiliki satu masjid dan pemakaman khusus muslim. Keseluruhan muslim di Macau bergabung dalam satu organisasi bernama “The Macau Islamic Society”. Tahun 2007 lalu masjid satu satunya di Macau ini direnovasi untuk diperbesar dan diperindah menjadi sebuah masjid modern di jantung kota Macau. Muslim di Macau langsung dapat dikenali dari nama mereka yang menggunakan nama nama Islami seperti Fatimah, Umar, Soraya dan lain lain.

Menurut berbagai laporan media, kehidupan toleransi beragama di Macau cukup baik. Islam bersama agama agama minoritas lainnya, seperti Falun Gong yang terkadang melaksanakan ritual rutin mereka di taman taman umum dan beberapa kali dipergoki oleh aparat kepolisian yang kemudian memeriksa identitas mereka satu persatu, meskipun demikian tidak ada laporan penahanan ataupun tekanan dari aparat keamanan bagi pelaksanaan peribadatan. Antar pemeluk agama disana juga saling hormat menghormati satu dengan lainnya dan tak aneh bila dalam sebuah upacara upacara publik pelaksanaan do’a nya dilaksanakan oleh wakil kelompok kelompok beragama yang ada disana.

Masjid Di Macau

Macau hanya memiliki satu satunya masjid bagi sekitar 400 jiwa muslim disana, masjid yang terkenal dengan nama Macau Mosque ini beralamat di Ramal Dos Moros, Macau S.A.R. (China), telephon (853) 28337273 dan Fax : (853) 337273. Untuk menuju ke masjid ini melalui rute melalui Macau Grand Prix Track. Di sebelah kanan jalan dari Hoi-Fu Garden kea rah CEM.

Macau Mosque, selain memiliki pemakaman umum khusus muslim, sekaligus menjadi tempat berkantornya Islamic Association serta Muslim Community Centre. Lokasi masjid ini berada di tempat yang cukup nyaman di bagian kota Macau yang paling bersejarah, menghadap ke bendungan Macau, pelabuhan feri dari dan ke Hongkong serta landasan helikopter.

Islamicfinder.com menyebutkan bahwa masjid ini dibangun pertama kali oleh muslim yang tiba di Macau bersama pasukan Portugis. Mereka direkrut oleh oleh Portugis dari wilayah anak benua India (Goa, Bombay, Karachi dan bagian utara Pakistan). Namun bangunan masjid yang kini berdiri dibangun sekitar awal tahun 1980-an.

Pemakaman umum disekitar masjid ini telah berumur lebih dari se-abad. Beberapa diantara yang bermakam diasana adalah beberapa muslim Parsi dan dari berbagai suku bangsa lainnya. Keberadaan makam muslim dari berbagai bangsa tersebut menjadi bukti keanekaragaman suku bangsa di Macau dan juga menjadi bukti keterkaitan Islam dengan Macau yang sudah terjalin sejak lebih dari se-abad sekaligus telah turut mewarnai sejarah Macau.

Masjid di Sarang Judi

Satu satunya masjid di Macau ini menjadi masjid yang berada di sudut kota judi. Kehadirannya memang memberikan makna yang begitu dalam bagi muslim disana dan bagi muslim yang datang ke Macau. Merujuk kepada muslim Indonesia yang pernah kesana disebutkan bahwa ukuran masjid ini tidak terlalu besar hanya sekitar 6,5 m  x 12 m.

Suasana masjid justru lebih ramai di hari minggu mengingat sebagian besar jemaah masjid ini adalah para pekerja asing yang memiliki jadwal kerja yang ketat dan baru menikmati libur di hari minggu. Wajar bila kemudian mereka menikmati suasana libur termasuk dengan meramaikan masjid satu satunya di Macau ini, termasuk para pekerja asal Indonesia yang mengadakan pengajian rutin di masjid ini. [yy/bujangmasjid.blogspot.com/foto blogspot.com]

Referensi
history.cultural-china.com  - Other Religions in Macau
islamicfinder.org - Macau Mosque
islamicfinder.org - Macau Mosque and Muslim Cemetry
muslim2china.com - Mosques in Macau
yusranpare.wordpress.com – menanti masjid
 
 

Masjid Las Vegas : Cahaya Harapan Dalam Gemerlap Las Vegas

 

BERITA LAIN

Free joomla themes, hosting company.