AGENDA MUSLIM

BERITA & ARTIKEL TERKINI

  1. Obama Yakinkan Bantu Arab Saudi Lawan Iran
    Jumat, 04 September 2015
  2. Antara Al Sisi, Jokowi dan Pancasila
    Jumat, 04 September 2015
  3. Bilal Philips Silaturahim ke Indonesia
    Jumat, 04 September 2015
  4. Banyak Migran Muslim di Jerman Pindah Agama Demi Suaka
    Jumat, 04 September 2015
  5. Sudutkan Migran Muslim, PM Hungaria Disindir Petinggi Eropa
    Jumat, 04 September 2015
  6. Kisah Abdullah Kurdi Asal Suriah yang Putranya Ditemukan di Pantai Turki
    Jumat, 04 September 2015
  7. Setelah Menolak Islam Selama 23 Tahun, Akhirnya Bersyahadat di Saat Menjelang Ajal
    Jumat, 04 September 2015
  8. Ratusan Muslim Kenya Lenyap Pasca Serangan di Universitas Garissa
    Jumat, 04 September 2015
  9. Keluarga Maisaroh Bantah Adiknya Pelaku Bom
    Jumat, 04 September 2015
  10. Polisi Iran Ancam Sita Mobil Perempuan yang "Berjilbab Buruk"
    Jumat, 04 September 2015
  11. Angola Resmi Larang Agama Islam, Tutup Semua Masjid
    Jumat, 04 September 2015
  12. Talak Tiga Jadi Perdebatan Ulama India
    Jumat, 04 September 2015
  13. Putin: Terlalu Dini Bicarakan Militer Rusia Gabung Lawan ISIS
    Jumat, 04 September 2015
  14. Havard Yakin Injil Papirus Yesus Nikahi Magdalena adalah Asli
    Jumat, 04 September 2015
  15. Lawan Kapitalisme Global, ISIS Pamer Mata Uang Kekhalifahan
    Jumat, 04 September 2015
  16. ISIS Masuki Jantung Kota Damaskus
    Jumat, 04 September 2015
  17. Rusia: Assad Bersedia Bagi Kekuasaan
    Jumat, 04 September 2015
  18. AS Bisa Manfaatkan al-Qaeda untuk Tumpas ISIS
    Rabu, 02 September 2015
  19. Pentagon Sesumbar Kim Jong-un Tak Bisa Kalahkan AS dan Korsel
    Rabu, 02 September 2015
  20. Suami Tersangka Bom Bangkok Juga Diburu Polisi
    Rabu, 02 September 2015
  21. Presiden Pakistan: Nyaris Semua Militan Uighur Telah Dilenyapkan
    Rabu, 02 September 2015
  22. Saudi Gempur Gudang Senjata Houthi
    Rabu, 02 September 2015
  23. Kelompok Anti-Muslim Perkuat Posisi di Politik Myanmar
    Rabu, 02 September 2015
  24. Aset Keuangan Syariah Global Terus Berkembang
    Rabu, 02 September 2015
  25. Siapa yang Membangun Ka'bah Pertama Kali?
    Rabu, 02 September 2015
  26. Raja Arab Saudi Danai Renovasi Masjid Al Azhar
    Rabu, 02 September 2015
  27. PBB: Gaza tidak Bisa Dihuni Lagi Tahun 2020
    Rabu, 02 September 2015
  28. Ulama Saudi Kecam Film Muhammad Karya Iran
    Rabu, 02 September 2015
  29. Tawaf di Atas Roller Board Mulai Diperdebatkan
    Rabu, 02 September 2015
  30. Jihad Pasar dan Kekuatan Ekonomi Indonesia
    Rabu, 02 September 2015
Islam di Kota Judi Macau PDF Print E-mail
09 April 2013

Islam di Kota Judi Macau

Fiqhislam.com - Bagi sebagian orang Macau adalah sarangnya tempat maksiat dan perjudian. Kota bekas koloni terahir Portugis ini memang terkenal dengan perjudian resmi dan dunia hiburan. Portugis menjadikan koloni terahirnya ini sebagai surganya bagi para penjudi dan para pencari kesenangan. Ketika diserahkan kembali kepada pemerintah china, Macau menjadi wilayah kedua di China dengan sistem satu Negara dua sistem setelah Hongkong.

Hongkong dan Macau kembali menjadi wilayah kedaulatan China setelah lepas dari Inggris dan Portugis namun tetap menjalankan sistem pemerintahannya sendiri berstatus Special Authority Region dalam kerangka Negara kesatuan Republik Rakyat China. Kemajuan perekonomian ditunjang dengan infrastruktur yang luar biasa menjadikan Macau begitu berkilau. Jaringan jalan raya lintas laut dengan jembatan jembatan panjang nan megah memberikan gambaran kesiapan macau. Seperti halnya Hongkong, bandara di Macau pun dibangun di atas sebuah pulau buatan.

Masuknya Islam di Macau

Islam telah hadir di Macau jauh sebelum berkuasanya Dinasti Ming. Namun demikian kapan tepatnya dan bagaimana Islam diperkenalkan di negeri judi tersebut masih belum ada kata sepakat diantara para sejarawan. Sejarah tutur menyebutkan bahwa Islam masuk ke Macau dibawa oleh para saudagar Arab dan Parsi. Semasa perang dunia ke dua, sejumlah besar muslim dari etnis Hui dari Zhaoqing, propinsi Guangdong hijrah ke Macau untuk menghindari kehancuran akibat perang yang terjadi di daratan China.

Saat ini ada sekitar 400 muslim di Macau, mereka memiliki satu masjid dan pemakaman khusus muslim. Keseluruhan muslim di Macau bergabung dalam satu organisasi bernama “The Macau Islamic Society”. Tahun 2007 lalu masjid satu satunya di Macau ini direnovasi untuk diperbesar dan diperindah menjadi sebuah masjid modern di jantung kota Macau. Muslim di Macau langsung dapat dikenali dari nama mereka yang menggunakan nama nama Islami seperti Fatimah, Umar, Soraya dan lain lain.

Menurut berbagai laporan media, kehidupan toleransi beragama di Macau cukup baik. Islam bersama agama agama minoritas lainnya, seperti Falun Gong yang terkadang melaksanakan ritual rutin mereka di taman taman umum dan beberapa kali dipergoki oleh aparat kepolisian yang kemudian memeriksa identitas mereka satu persatu, meskipun demikian tidak ada laporan penahanan ataupun tekanan dari aparat keamanan bagi pelaksanaan peribadatan. Antar pemeluk agama disana juga saling hormat menghormati satu dengan lainnya dan tak aneh bila dalam sebuah upacara upacara publik pelaksanaan do’a nya dilaksanakan oleh wakil kelompok kelompok beragama yang ada disana.

Masjid Di Macau

Macau hanya memiliki satu satunya masjid bagi sekitar 400 jiwa muslim disana, masjid yang terkenal dengan nama Macau Mosque ini beralamat di Ramal Dos Moros, Macau S.A.R. (China), telephon (853) 28337273 dan Fax : (853) 337273. Untuk menuju ke masjid ini melalui rute melalui Macau Grand Prix Track. Di sebelah kanan jalan dari Hoi-Fu Garden kea rah CEM.

Macau Mosque, selain memiliki pemakaman umum khusus muslim, sekaligus menjadi tempat berkantornya Islamic Association serta Muslim Community Centre. Lokasi masjid ini berada di tempat yang cukup nyaman di bagian kota Macau yang paling bersejarah, menghadap ke bendungan Macau, pelabuhan feri dari dan ke Hongkong serta landasan helikopter.

Islamicfinder.com menyebutkan bahwa masjid ini dibangun pertama kali oleh muslim yang tiba di Macau bersama pasukan Portugis. Mereka direkrut oleh oleh Portugis dari wilayah anak benua India (Goa, Bombay, Karachi dan bagian utara Pakistan). Namun bangunan masjid yang kini berdiri dibangun sekitar awal tahun 1980-an.

Pemakaman umum disekitar masjid ini telah berumur lebih dari se-abad. Beberapa diantara yang bermakam diasana adalah beberapa muslim Parsi dan dari berbagai suku bangsa lainnya. Keberadaan makam muslim dari berbagai bangsa tersebut menjadi bukti keanekaragaman suku bangsa di Macau dan juga menjadi bukti keterkaitan Islam dengan Macau yang sudah terjalin sejak lebih dari se-abad sekaligus telah turut mewarnai sejarah Macau.

Masjid di Sarang Judi

Satu satunya masjid di Macau ini menjadi masjid yang berada di sudut kota judi. Kehadirannya memang memberikan makna yang begitu dalam bagi muslim disana dan bagi muslim yang datang ke Macau. Merujuk kepada muslim Indonesia yang pernah kesana disebutkan bahwa ukuran masjid ini tidak terlalu besar hanya sekitar 6,5 m  x 12 m.

Suasana masjid justru lebih ramai di hari minggu mengingat sebagian besar jemaah masjid ini adalah para pekerja asing yang memiliki jadwal kerja yang ketat dan baru menikmati libur di hari minggu. Wajar bila kemudian mereka menikmati suasana libur termasuk dengan meramaikan masjid satu satunya di Macau ini, termasuk para pekerja asal Indonesia yang mengadakan pengajian rutin di masjid ini. [yy/bujangmasjid.blogspot.com/foto blogspot.com]

Referensi
history.cultural-china.com  - Other Religions in Macau
islamicfinder.org - Macau Mosque
islamicfinder.org - Macau Mosque and Muslim Cemetry
muslim2china.com - Mosques in Macau
yusranpare.wordpress.com – menanti masjid
 
 

Masjid Las Vegas : Cahaya Harapan Dalam Gemerlap Las Vegas

 

BERITA LAIN

Free joomla themes, hosting company.