AGENDA MUSLIM

BERITA & ARTIKEL TERKINI

  1. Bank Syariah Pertama di Rusia Berprospek Cerah
    Jumat, 19 September 2014
  2. Polisi Federal Australia Ambil Alih Keamanan Gedung Parlemen
    Jumat, 19 September 2014
  3. GP Ansor: Buku "Makam Wali Berhala" Ganggu Ketentraman Masyarakat
    Jumat, 19 September 2014
  4. Benarkah 'Kekhalifahan Amerika' akan Berdiri di Dunia?
    Jumat, 19 September 2014
  5. Boko Haram Dirikan Kekhalifahan Gwoza, Kesultanan di Nigeria Tolak Mengakui
    Jumat, 19 September 2014
  6. Nasionalisme Sunni, Syiah, Kristen dan Agama di Lebanon
    Jumat, 19 September 2014
  7. Kampanye Anti-ISIS Australia untuk Lecehkan Warga Muslim?
    Jumat, 19 September 2014
  8. ISIS Telah Rebut 18 Desa di Suriah
    Jumat, 19 September 2014
  9. Jangan Tunggu Hingga Allah Beri Azab
    Kamis, 18 September 2014
  10. Banyak Rugikan Rakyat, Anggota Dewan Ini Dibuang ke Tempat Sampah
    Kamis, 18 September 2014
  11. Nikah Beda Agama Dijamin Tidak Bahagia
    Kamis, 18 September 2014
  12. Erdogan Bantah Negaranya Telah Mendukung ISIS
    Kamis, 18 September 2014
  13. Presenter Kenamaan Mesir Sebut Amerika Serikat Sebagai Negara Kalah Perang
    Kamis, 18 September 2014
  14. Snowden: “Amerika Mengirim Dokumen Rahasia Kepada Israel”
    Kamis, 18 September 2014
  15. China Kembali Tolak Sanksi untuk Rusia
    Kamis, 18 September 2014
  16. Qatar Kembali Bantah Dukung Aksi Teorisme
    Kamis, 18 September 2014
  17. Kaum Muslim Minta Sandera Warga Inggris Dibebaskan
    Kamis, 18 September 2014
  18. Muslim Skotlandia Ingin Skotlandia Lepas dari Inggris
    Kamis, 18 September 2014
  19. Mossad, CIA dan MI6 Terlibat Penumpasan PKI
    Kamis, 18 September 2014
  20. Penganut Alawiyah Turki Tolak Pelajaran Agama
    Kamis, 18 September 2014
  21. Iran: ISIS Tak Bisa Dikalahkan dengan Serangan Udara
    Kamis, 18 September 2014
  22. Imam Kosovo Ditangkap Terkait Daulah Islamiyah
    Kamis, 18 September 2014
  23. RESONANSI: Bayangan Kolonialisme: Revitalisasi
    Kamis, 18 September 2014
  24. Ditantang Kenakan Hijab, ini Reaksi Mahasiswi AS
    Kamis, 18 September 2014
  25. Khawatir, Presiden SBY Bicarakan ISIS dengan Pemimpin Islam Dunia
    Kamis, 18 September 2014
  26. ISIS Unggah Video Ancaman ke AS
    Kamis, 18 September 2014
  27. 9 Majmuah di Madinah yang Wanprestasi
    Kamis, 18 September 2014
  28. Perannya Menghina Nabi Muhammad, Aktor Ini Diancam Dibunuh
    Rabu, 17 September 2014
  29. Masjid Kaum Homo Berdiri di Cape Town
    Rabu, 17 September 2014
  30. Kementerian Agama Bakal Dihapus dari Kabinet Jokowi, NU: Akankah Lebih Baik?
    Rabu, 17 September 2014
Islam di Kota Judi Macau PDF Print E-mail
09 April 2013

Islam di Kota Judi Macau

Fiqhislam.com - Bagi sebagian orang Macau adalah sarangnya tempat maksiat dan perjudian. Kota bekas koloni terahir Portugis ini memang terkenal dengan perjudian resmi dan dunia hiburan. Portugis menjadikan koloni terahirnya ini sebagai surganya bagi para penjudi dan para pencari kesenangan. Ketika diserahkan kembali kepada pemerintah china, Macau menjadi wilayah kedua di China dengan sistem satu Negara dua sistem setelah Hongkong.

Hongkong dan Macau kembali menjadi wilayah kedaulatan China setelah lepas dari Inggris dan Portugis namun tetap menjalankan sistem pemerintahannya sendiri berstatus Special Authority Region dalam kerangka Negara kesatuan Republik Rakyat China. Kemajuan perekonomian ditunjang dengan infrastruktur yang luar biasa menjadikan Macau begitu berkilau. Jaringan jalan raya lintas laut dengan jembatan jembatan panjang nan megah memberikan gambaran kesiapan macau. Seperti halnya Hongkong, bandara di Macau pun dibangun di atas sebuah pulau buatan.

Masuknya Islam di Macau

Islam telah hadir di Macau jauh sebelum berkuasanya Dinasti Ming. Namun demikian kapan tepatnya dan bagaimana Islam diperkenalkan di negeri judi tersebut masih belum ada kata sepakat diantara para sejarawan. Sejarah tutur menyebutkan bahwa Islam masuk ke Macau dibawa oleh para saudagar Arab dan Parsi. Semasa perang dunia ke dua, sejumlah besar muslim dari etnis Hui dari Zhaoqing, propinsi Guangdong hijrah ke Macau untuk menghindari kehancuran akibat perang yang terjadi di daratan China.

Saat ini ada sekitar 400 muslim di Macau, mereka memiliki satu masjid dan pemakaman khusus muslim. Keseluruhan muslim di Macau bergabung dalam satu organisasi bernama “The Macau Islamic Society”. Tahun 2007 lalu masjid satu satunya di Macau ini direnovasi untuk diperbesar dan diperindah menjadi sebuah masjid modern di jantung kota Macau. Muslim di Macau langsung dapat dikenali dari nama mereka yang menggunakan nama nama Islami seperti Fatimah, Umar, Soraya dan lain lain.

Menurut berbagai laporan media, kehidupan toleransi beragama di Macau cukup baik. Islam bersama agama agama minoritas lainnya, seperti Falun Gong yang terkadang melaksanakan ritual rutin mereka di taman taman umum dan beberapa kali dipergoki oleh aparat kepolisian yang kemudian memeriksa identitas mereka satu persatu, meskipun demikian tidak ada laporan penahanan ataupun tekanan dari aparat keamanan bagi pelaksanaan peribadatan. Antar pemeluk agama disana juga saling hormat menghormati satu dengan lainnya dan tak aneh bila dalam sebuah upacara upacara publik pelaksanaan do’a nya dilaksanakan oleh wakil kelompok kelompok beragama yang ada disana.

Masjid Di Macau

Macau hanya memiliki satu satunya masjid bagi sekitar 400 jiwa muslim disana, masjid yang terkenal dengan nama Macau Mosque ini beralamat di Ramal Dos Moros, Macau S.A.R. (China), telephon (853) 28337273 dan Fax : (853) 337273. Untuk menuju ke masjid ini melalui rute melalui Macau Grand Prix Track. Di sebelah kanan jalan dari Hoi-Fu Garden kea rah CEM.

Macau Mosque, selain memiliki pemakaman umum khusus muslim, sekaligus menjadi tempat berkantornya Islamic Association serta Muslim Community Centre. Lokasi masjid ini berada di tempat yang cukup nyaman di bagian kota Macau yang paling bersejarah, menghadap ke bendungan Macau, pelabuhan feri dari dan ke Hongkong serta landasan helikopter.

Islamicfinder.com menyebutkan bahwa masjid ini dibangun pertama kali oleh muslim yang tiba di Macau bersama pasukan Portugis. Mereka direkrut oleh oleh Portugis dari wilayah anak benua India (Goa, Bombay, Karachi dan bagian utara Pakistan). Namun bangunan masjid yang kini berdiri dibangun sekitar awal tahun 1980-an.

Pemakaman umum disekitar masjid ini telah berumur lebih dari se-abad. Beberapa diantara yang bermakam diasana adalah beberapa muslim Parsi dan dari berbagai suku bangsa lainnya. Keberadaan makam muslim dari berbagai bangsa tersebut menjadi bukti keanekaragaman suku bangsa di Macau dan juga menjadi bukti keterkaitan Islam dengan Macau yang sudah terjalin sejak lebih dari se-abad sekaligus telah turut mewarnai sejarah Macau.

Masjid di Sarang Judi

Satu satunya masjid di Macau ini menjadi masjid yang berada di sudut kota judi. Kehadirannya memang memberikan makna yang begitu dalam bagi muslim disana dan bagi muslim yang datang ke Macau. Merujuk kepada muslim Indonesia yang pernah kesana disebutkan bahwa ukuran masjid ini tidak terlalu besar hanya sekitar 6,5 m  x 12 m.

Suasana masjid justru lebih ramai di hari minggu mengingat sebagian besar jemaah masjid ini adalah para pekerja asing yang memiliki jadwal kerja yang ketat dan baru menikmati libur di hari minggu. Wajar bila kemudian mereka menikmati suasana libur termasuk dengan meramaikan masjid satu satunya di Macau ini, termasuk para pekerja asal Indonesia yang mengadakan pengajian rutin di masjid ini. [yy/bujangmasjid.blogspot.com/foto blogspot.com]

Referensi
history.cultural-china.com  - Other Religions in Macau
islamicfinder.org - Macau Mosque
islamicfinder.org - Macau Mosque and Muslim Cemetry
muslim2china.com - Mosques in Macau
yusranpare.wordpress.com – menanti masjid
 
 

Masjid Las Vegas : Cahaya Harapan Dalam Gemerlap Las Vegas

 

BERITA LAIN

Free joomla themes, hosting company.