AGENDA MUSLIM

BERITA & ARTIKEL TERKINI

  1. Apa Itu Agama Baha’i
    Sabtu, 26 Juli 2014
  2. Fatwa Rabbi Yahudi, “Izinkan Israel Bantai Warga di Gaza”
    Sabtu, 26 Juli 2014
  3. Hamas dapat Restu Abbas Gempur Israel
    Sabtu, 26 Juli 2014
  4. Salamah bin Al-Akwa, Tokoh Baiatur Ridwan
    Jumat, 25 Juli 2014
  5. IKADI: Sesuai Kriteria MUI, Baha'i Termasuk Aliran Sesat
    Jumat, 25 Juli 2014
  6. Partai Republik AS Serukan Pengeboman Situs Nuklir Iran
    Jumat, 25 Juli 2014
  7. 230.000 Warga Ukraina Mengungsi akibat Konflik
    Jumat, 25 Juli 2014
  8. AS Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Masum sebagai Presiden Irak
    Jumat, 25 Juli 2014
  9. Korban Tewas Warga Palestina Jadi 808 Orang
    Jumat, 25 Juli 2014
  10. Iran Tawarkan Teknologi Teknologi Roket ke Hamas
    Jumat, 25 Juli 2014
  11. Daftar Calon Menteri yang Diusulkan Tim Jokowi
    Jumat, 25 Juli 2014
  12. Masjid Brooklyn Alami Dua Kali Serangan Rasial
    Jumat, 25 Juli 2014
  13. Muslim Afrika Tengah Ingin Memisahkan Diri
    Jumat, 25 Juli 2014
  14. Tata Cara Mandi Besar (Mandi Junub)
    Kamis, 24 Juli 2014
  15. Pertempuran di Gaza Paling Dahsyat Sepanjang Sejarah Militer Israel
    Kamis, 24 Juli 2014
  16. Kafe di Belgia: Anjing Silahkan, Zionis Tidak
    Kamis, 24 Juli 2014
  17. ISIS Usir Orang Kristen Dari Kota Mosul
    Kamis, 24 Juli 2014
  18. Khamenei Serukan Perlawanan Bersenjata di Palestina
    Kamis, 24 Juli 2014
  19. Memahami Geopolitik Gaza
    Kamis, 24 Juli 2014
  20. MUI: Baha'i Agama Produk Manusia
    Kamis, 24 Juli 2014
  21. Heboh Foto Bocah Laki-Laki Shalat Membelakangi Tentara Israel
    Kamis, 24 Juli 2014
  22. Menag Akui Baha'i Sebagai Agama Baru di Indonesia
    Kamis, 24 Juli 2014
  23. Tidak Boleh Merusak Kepemimpinan Suami
    Kamis, 24 Juli 2014
  24. Ketika Jerman Teriakkan Anti "Israel"
    Kamis, 24 Juli 2014
  25. Pengkhianatan Terbesar adalah Pengkhianatan Seorang Pemimpin
    Kamis, 24 Juli 2014
  26. Al-Qaeda Ingin Bangun 'Emirat' di Yaman Timur
    Kamis, 24 Juli 2014
  27. Nusaibah binti Ka'ab, Perisai Rasulullah
    Kamis, 24 Juli 2014
  28. Citra Satelit AS Tunjukkan Tentara Ukraina Tembak Jatuh MH-17
    Kamis, 24 Juli 2014
  29. Irak Bom Falluja, 19 Orang Tewas
    Kamis, 24 Juli 2014
  30. Arah Krisis Ukraina dan Pelajaran Berharga Bagi Indonesia
    Rabu, 23 Juli 2014
Tulang Ekor atau Tulang Sulbi, Saksi Kehidupan Manusia PDF Print E-mail

Tulang Ekor atau Tulang Sulbi, Saksi Kehidupan Manusia

Fiqhislam.com - Setelah terjadinya proses penyuburan melalui penyatuan air mani dengan indung telur di atas pembuluh telur yang menjadi sel janin pertama, dan unsur keturunan terus mengalami pengembangan di dalam janin itu sebagai hasil dari pertemuan dua unsur bapak dan ibu.

Dan pencampuran dua unsur tersebut akan membentuk rentetan kehidupan yang sempurna bagi makhluk hidup yang terjadi berdasarkan seluruh proses pertumbuhan, percampuran janin dan proses kehidupan yang penting bagi kehidupan setelah itu.

Lalu proses pertumbuhan janin dimulai dengan pembentukan pita janin, yang terdiri dari lapisan luar janin “okstodrm“ dan lapisan menengah “mizodrm” dan lapisan dalam “ondodrm“, kemudian setelah itu membentuk seluruh anggota tubuh janin.

Jika terdapat penyakit dalam pembentukan pita janin itu, menyebabkan pembentukan lapisan-lapisan janin dan proses pertumbuhan janin akan gagal, hingga perkembangan pembentukan pita janin merupakan asas dalam pembentukan sel janin.

Karena pita janin merupakan pemegang semua pemekaran produksi sel, dan yang dimaksud dengan pembentukan sel yaitu tidak adanya pemekaran yang membentuk seluruh anggota tubuh janin, hingga proses pembentukan janin menjadi gagal.

Adapun pembentukan anggota tubuh janin dari lapisan-lapisan janin terdiri dari:

 

  • Lapisan luar terdiri dari kulit, sistem saraf, saluran pencernaan makanan dan prangkatnya.

  • Lapisan tengah terdiri dari hati, saluran darah, selaput jantung dan selaput paru-paru.

  • Lapisan dalam mencakup seluruh anggota seperti seluruh perkakas tubuh, dan kelenjar kelamin.

 

Setelah minggu keempat pita janin berhamburan dan bersembunyi di kawasan tulang ekor janin lalu bersembunyi di dalam satuan yang tumbuh, disebut juga "Ajbu Al-Janin".

Dan sungguh Rasulullah SAW telah mengisyaratkan pada urgensi dan fungsi tulang sulbi ini. sebagaimana yang tertuang dalam sabdanya:

"Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan." (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

 

Penjelasan di atas mengisyaratkan pada pentingnya tulang sulbi terhadap pita janin dalam pembentukan anggota tubuh janin, sebagaimana dalam sabda Nabi tersebut "sebab itu manusia diciptakan".

Dan yang tersisa dari pita yang membawa rentetan pembentukan kehidupannya akan dibangkitkan pada hari kiamat, sebagaimana dalam sabda Nabi SAW "dan sebab itu pula manusia dibangkitkan".

 

Tulang Ekor atau Tulang Sulbi, Saksi Kehidupan Manusia

 

Riset tentang Tulang Ekor

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor.

Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio organizer atau pengorganisir pertama.

Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan:

  • Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts, berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.

  • Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15 ,lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana).

Dari sinilah beberapa unsur dan jaringan, seperti ectoderm, mesoderm, dan endoderm terbentuk:

Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.

Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa, limpa, dan kulit luar.

Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-organ yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai Tulang Ekor.

Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama.

Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak 'hancur'.

Dr. Othman al Djilani dan Syaikh Abdul Majid juga melakukan penelitian serupa. Pada bulan Ramadhan 1423 H, mereka berdua memanggang tulang ekor dengan suhu tinggi selama 10 menit.

Tulang pun berubah menjadi hitam pekat. Kemudian keduanya membawa tulang itu ke al Olaki Laboratory, Sana'a, Yaman, untuk dianalisis. Setelah diteliti oleh Dr. al Olaki, profesor bidang histology dan pathologi di Sana'a University, ditemukanlah bahwa sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Bahkan sel-sel itu dapat bertahan walau dilakukan pembakaran lebih lama. [yy/jurnalhajiumroh]

Sumber:
- berbagai sumber
-DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal/Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Alquran dan Sunnah
 

ARTIKEL LAIN

Free joomla themes, hosting company.