FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Dukung Rusia, Wakil PM Rusia Berterima Kasih ke China
BERITA NASIONAL
Caleg Stres Diperkirakan Capai Ribuan
ISLAM INDONESIA
Amien Rais: Partai Islam Sepakat Berkoalisi
BERITA INTERNASIONAL
AS dan Rusia Sepakat Lucuti Senjata di Ukraina
BERITA INTERNASIONAL
NATO Tumpuk Pasukan untuk Cegah Ancaman Rusia
BERITA INTERNASIONAL
Putin: Ukraina Timur Merupakan Rusia Baru
BERITA INTERNASIONAL
Milisi Ajnad Misr Ancam Adakan Serangan Baru di Mesir
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Standar Mematuhi Para Pemimpin
BERITA INTERNASIONAL
Disebut Sembunyikan MH370 di Diego Garcia, AS Ngamuk
BERITA INTERNASIONAL
Pasukan Elit Membelot ke Kubu Pro-Rusia
DUNIA ISLAM
UE Merujuk Islam Indonesia
POPULER
ARTIKEL ISLAMI
Misteri Haikal Sulaiman
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Pesan Rasulullah Saw Tentang Shalat
ARTIKEL ISLAMI
Agar Doa Didengar Allah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Ikhlas
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Harta Karun Allah, Sabar
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ingatlah Tujuan Hidup-Mu
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Bagaimanakah Kehidupan Akhirat?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Apakah Keringat Pemakan Babi dan Anjing Najis?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tentang Maut, Alam Kubur dan Siksanya
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ciri-Ciri Hati Unggul
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Sebelas Cara Setan Masuk Dalam Diri Manusia
Waspadai Anak yang Tidur Mendengkur PDF Print E-mail
16 Agustus 2012

Waspadai Anak yang Tidur Mendengkur Fiqhislam.com - Waspadalah jika balita Anda kerap mendengkur saat tidur. Pasalnya, berdasarkan pengamatan peneliti Rumah Sakit Anak Cincinnati, AS, anak yang mendengkur cenderung memiliki masalah perilaku seperti terlalu agresif atau hiperaktif.

Kesimpulan penelitian yang dipimpin Dean Beebe itu didapat setelah mengamati 249 pasangan ibu dan balita yang berusia 2-3 tahun. Para partisipan itu dibagi ke dalam dua kelompok untuk diperbandingkan, yakni yang anaknya tidur mendengkur dan yang tidak.

Hasilnya, peneliti menemukan 35% balita yang mendengkur memiliki perkembangan perilaku bermasalah. Lalu, pada balita yang tidak mendengkur hanya 10% yang memiliki perilaku bermasalah.

Peneliti melakukan pengamatannya selama tiga tahun dan dalam waktu yang acak melakukan wawancara dengan para ibu partisipan mengenai kebiasaan tidur dan aktivitas anaknya.

Selain itu, tim peneliti pun menemui para balita dalam waktu yang acak untuk mengukur tingkat permasalahan perilaku.

mediaindonesia.com