FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Hukum Makam dalam Masjid
BERITA INTERNASIONAL
Israel Anggap Kerry Pengkhianat
BERITA INTERNASIONAL
PM Turki Kembalikan Medali Penghargaan Yahudi
DUNIA ISLAM
Muslim Uighur di China Semakin Tertekan
DUNIA ISLAM
Hampir 100 Orang Tewas di Xinjiang
BERITA INTERNASIONAL
Al Qassam Tewaskan 110 Tentara Zionis Israel
BERITA INTERNASIONAL
Penulis Spanyol: Wajar Jika Yahudi Selalu Terusir
BERITA INTERNASIONAL
Hamas Minta Bantuan Hizbullah
BERITA INTERNASIONAL
Al Qassam Tewaskan 110 Tentara Zionis Israel
BERITA INTERNASIONAL
Anggota Parlemen Israel Pendukung Hamas Dihukum
SEPUTAR RAMADHAN
Idul Fitri, Putin Puji Sumbangsih Muslim Rusia
BERITA INTERNASIONAL
Pertempuran Berlanjut, Puluhan Tewas di Ukraina
DUNIA ISLAM
Warga Muslim Dihina, PM India Dikecam
ARTIKEL ISLAMI
Rahmat Allah Penuntas Masalah
ARTIKEL ISLAMI
Setan Turun kepada Pendusta
BERITA INTERNASIONAL
Ketika Orang Arab Tinggal di Negeri Yahudi
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Hari Jumat dan Dajjal
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tata Cara Mandi Besar (Mandi Junub)
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Empat Cara Bersyukur pada Allah SWT
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mengapa Hari Jumat Ada dalam Al-Quran?
BERITA INTERNASIONAL
Mencermati Kegagalan Israel
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Doa Yang Sangat Kita Perlukan
ARTIKEL ISLAMI
9 Renungan Kehidupan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Perlawanan Setan dan Mengenal Tipu Dayanya
Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah PDF Print E-mail

Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah

Fiqhislam.com - Ketika Rasulullah tiba di Madinah saat berhijrah, hal pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid, yaitu Masjid Nabawi.

Adapun tempat yang dipilih untuk membangun masjid itu merupakan “pilihan” unta beliau saat pertama kali berhenti di Madinah.

Masjid tersebut menjadi tempat shalat bagi seluruh kaum Muslimin Madinah. Sebelumnya, lokasi itu merupakan lahan kosong yang ditumbuhi beberapa pohon kurma dan dijadikan kuburan beberapa orang musyrik.

Rasulullah membeli tanah itu dari pemiliknya, yaitu dua orang anak yatim dari Bani Najjar. Beliau pun mengajak para sahabat untuk meratakan dan memfungsikan lahan tersebut. Pembangunan masjid pun dimulai. Rasulullah sendiri yang memimpin pembangunannya.

Masjid tersebut dibangun menggunakan bebatuan, lumpur, batang kurma, dan dedaunan pohon kurma. Awalnya, luas masjid itu sekitar 60 x 70 hasta (sekitar 30 x 35 meter). Rasulullah menghadapkan masjid itu ke arah Baitul Maqdis sebagai kiblat pertama orang Islam. Pembangunan masjid ini selesai dalam waktu yang cukup singkat. Setelah itu, kaum Muslimin pun melaksanakan shalat di dalamnya dan diimami langsung oleh Rasulullah.

Sumber: Ensiklopedi Haji dan Umrah oleh Drs Ikhwan M.Ag dan Drs Abdul Halim M.Ag