FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Inggris Pasok Senjata ke Israel untuk Serang Palestina?
BERITA INTERNASIONAL
Ahli Peledak Inggris Gabung ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Hamas: Semua Pemimpin Israel Layak Dibunuh
ISLAM INDONESIA
Kemenag Nilai Ahmadiyah Tidak Menodai Islam
ISLAM INDONESIA
Umat Islam Harus Bersyukur Punya FPI
ARTIKEL UMUM
Injiil Mathius Adalah Kitab Yahudi
ISLAM INDONESIA
Kristenisasi Sudah Melewati Batas Kesabaran
BERITA INTERNASIONAL
Hamas Rencanakan Pembunuhan Terhadap Menlu Israel
ISLAM INDONESIA
Indonesia Bela Al-Aqsha
21 November 2014
Indonesia Bela Al-Aqsha
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Pembiayaan Syariah Terhadap UMKM Capai Rp 112 Triliun
DUNIA ISLAM
Masjid di Havana Siap Dibangun
DUNIA ISLAM
Belajar dari Konflik Kosovo-Serbia
ISLAM INDONESIA
UU Penodaan Agama Dihapus, Indonesia Bakal Kacau
ARTIKEL ISLAMI
Rezeki Kita, Soal Rasa
20 November 2014
Rezeki Kita, Soal Rasa
FIQH EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN
Enam Adab Muslim Dalam Urusan Hutang-Piutang
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jejaring Setan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tauhid, Pohon Kehidupan Manusia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Pilih Amal Baik atau Amal Banyak
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Doa Mengatasi Hutang
BERITA INTERNASIONAL
ISIS ‘Tebar Pesona’ di Lebanon
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Enam Cara Menahan Amarah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Hakikat Masjid
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
15 Sifat Manusia dalam Al Quran
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Faidza Faraghta Fanshab
Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah PDF Print E-mail

Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah

Fiqhislam.com - Ketika Rasulullah tiba di Madinah saat berhijrah, hal pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid, yaitu Masjid Nabawi.

Adapun tempat yang dipilih untuk membangun masjid itu merupakan “pilihan” unta beliau saat pertama kali berhenti di Madinah.

Masjid tersebut menjadi tempat shalat bagi seluruh kaum Muslimin Madinah. Sebelumnya, lokasi itu merupakan lahan kosong yang ditumbuhi beberapa pohon kurma dan dijadikan kuburan beberapa orang musyrik.

Rasulullah membeli tanah itu dari pemiliknya, yaitu dua orang anak yatim dari Bani Najjar. Beliau pun mengajak para sahabat untuk meratakan dan memfungsikan lahan tersebut. Pembangunan masjid pun dimulai. Rasulullah sendiri yang memimpin pembangunannya.

Masjid tersebut dibangun menggunakan bebatuan, lumpur, batang kurma, dan dedaunan pohon kurma. Awalnya, luas masjid itu sekitar 60 x 70 hasta (sekitar 30 x 35 meter). Rasulullah menghadapkan masjid itu ke arah Baitul Maqdis sebagai kiblat pertama orang Islam. Pembangunan masjid ini selesai dalam waktu yang cukup singkat. Setelah itu, kaum Muslimin pun melaksanakan shalat di dalamnya dan diimami langsung oleh Rasulullah.

Sumber: Ensiklopedi Haji dan Umrah oleh Drs Ikhwan M.Ag dan Drs Abdul Halim M.Ag