FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
ARTIKEL ISLAMI
Tenanglah, Ada Kekuatan yang Melebihi Kemampuan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Keselamatanmu Terletak pada Lisanmu
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Bolehkah Wanita Ikut Shalat Jumat
ARTIKEL ISLAMI
Karakteristik Diam Itu Emas
05 September 2015
Karakteristik Diam Itu Emas
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
10 Perkara yang Allah Benci
05 September 2015
10 Perkara yang Allah Benci
ISLAM INDONESIA
Hasil Muktamar NU-33 Digugat di Pengadian Negeri
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Lepaskan 15 Sandera Kristen setelah Bayar Jizyah
ISLAM INDONESIA
Tinggal di Indonesia, Umat Islam Beruntung
SEPUTAR RAMADHAN
Shalat di Masjid Berpahala Umrah
BERITA INTERNASIONAL
Pidato Erdogan Soal Pengungsi Suriah ‘Tampar’ DK PBB
BERITA INTERNASIONAL
Sebut Tragedi, tapi AS Tak Mau Tampung Pengungsi Suriah
BERITA INTERNASIONAL
Pengadilan Vonis 25 Pendukung Mursy Penjara Seumur Hidup
BERITA INTERNASIONAL
Milioner Mesir Siap Beli Pulau untuk Tampung Imigran
ISLAM INDONESIA
Jokowi Ajak Presiden Mesir Bangun Blok Islam Moderat
BERITA INTERNASIONAL
Pengibaran Bendera Palestina di PBB Raih Dukungan
BERITA INTERNASIONAL
Obama Yakinkan Bantu Arab Saudi Lawan Iran
BERITA NASIONAL
Antara Al Sisi, Jokowi dan Pancasila
DUNIA ISLAM
Bilal Philips Silaturahim ke Indonesia
DUNIA ISLAM
Keluarga Maisaroh Bantah Adiknya Pelaku Bom
DUNIA ISLAM
Talak Tiga Jadi Perdebatan Ulama India
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Saat Anda Hadapi Masalah, Ingat 5 Ayat Ini
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Empat Kunci Ikhtiar, Meraih Hidayah Allah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Siapakah Bidadari Hurun ‘In
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Berdoalah Selalu Agar Iman Terjaga
Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah PDF Print E-mail

Sejarah Masjid Nabawi: Pembangunan pada Masa Rasulullah

Fiqhislam.com - Ketika Rasulullah tiba di Madinah saat berhijrah, hal pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid, yaitu Masjid Nabawi.

Adapun tempat yang dipilih untuk membangun masjid itu merupakan “pilihan” unta beliau saat pertama kali berhenti di Madinah.

Masjid tersebut menjadi tempat shalat bagi seluruh kaum Muslimin Madinah. Sebelumnya, lokasi itu merupakan lahan kosong yang ditumbuhi beberapa pohon kurma dan dijadikan kuburan beberapa orang musyrik.

Rasulullah membeli tanah itu dari pemiliknya, yaitu dua orang anak yatim dari Bani Najjar. Beliau pun mengajak para sahabat untuk meratakan dan memfungsikan lahan tersebut. Pembangunan masjid pun dimulai. Rasulullah sendiri yang memimpin pembangunannya.

Masjid tersebut dibangun menggunakan bebatuan, lumpur, batang kurma, dan dedaunan pohon kurma. Awalnya, luas masjid itu sekitar 60 x 70 hasta (sekitar 30 x 35 meter). Rasulullah menghadapkan masjid itu ke arah Baitul Maqdis sebagai kiblat pertama orang Islam. Pembangunan masjid ini selesai dalam waktu yang cukup singkat. Setelah itu, kaum Muslimin pun melaksanakan shalat di dalamnya dan diimami langsung oleh Rasulullah.

Sumber: Ensiklopedi Haji dan Umrah oleh Drs Ikhwan M.Ag dan Drs Abdul Halim M.Ag