<data:blog.pageName/> <data:blog.title/> <data:blog.pageName/> <data:blog.title/> <data:blog.title/>
Selasa, 02.09.2014

TERJEMAH AL-QURAN

  1. 001-AL FATIHAH (PEMBUKAAN)
  2. 002-AL BAQARAH (SAPI BETINA)
  3. 003 – ALI IMRAN (KELUARGA IMRAN)
  4. 004 – AN NISAA’ (PEREMPUAN-PEREMPUAN)
  5. 005 – AL MAAIDAH (HIDANGAN)
  6. 006 – AL AN’AAM (BINATANG TERNAK)
  7. 007 – AL A’RAAF (TEMPAT TERTINGGI)
  8. 008 – AL ANFAAL (RAMPASAN PERANG)
  9. 009 – AT TAUBAH (PENGAMPUNAN)
  10. 010 – YUNUS
  11. 011 – HUUD
  12. 012 – YUSUF
  13. 013 – AR RA’D (PETIR)
  14. 014 – IBRAHIM
  15. 015 – AL HIJR (BATU GUNUNG)
  16. 016 – AN NAHL (LEBAH)
  17. 017 – AL ISRAA’ (PERJALANAN MALAM)
  18. 018 – AL KAHFI
  19. 019 – MARYAM
  20. 020 – THAAHAA
  21. 021 – AL ANBIYAA’ (NABI-NABI)
  22. 022 – AL HAJJ (HAJI)
  23. 023 – AL MU’MINUUNN (ORANG-ORANG BERIMAN)
  24. 024 – AN NUUR (CAHAYA)
  25. 025 – AL FURQAAN (PEMBEDA)
  26. 026 – ASY SYU’ARA (PENYAIR-PENYAIR)
  27. 027 – AN NAML (SEMUT)
  28. 028 – AL QASHASH (KISAH-KISAH)
  29. 029 – AL ANKABUUT (LABA-LABA)
  30. 030 – AR RUUM (BANGSA ROMAWI)
  31. 031 – LUQMAN
  32. 032 – AS SAJDAH (SUJUD)
  33. 033 – AL AHZAB (GOLONGAN-GOLONGAN)
  34. 034 – SABA’ (KAUM SABA’ )
  35. 035 – FAATHIR (PENCIPTA)
  36. 036 – YAASIIN
  37. 037 – ASH SHAAFFAAT (BERSHAF-SHAF)
  38. 038–SHAAD
  39. 039 – AZ ZUMAR (ROMBONGAN )
  40. 040 – AL MU’MIN (ORANG BERIMAN)
  41. 041 – FUSHSHILAT (DIJELASKAN)
  42. 042 – ASY SYUURA (MUSYAWARAH)
  43. 043 – AZ ZUKHRUF (PERHIASAN)
  44. 044 – AD DUKHAN (ASAP)
  45. 045 – AL JAATSIYAH YANG BERLUTUT
  46. 046 – AL AHQAF (BUKIT-BUKIT PASIR)
  47. 047 – MUHAMMAD
  48. 048 – AL FATH (KEMENANGAN)
  49. 049 – AL HUJURAAT (BILIK-BILIK)
  50. 050 – QAAF
  51. 051 – ADZ DZAARIYAAT (ANGIN YANG MENERBANGKAN)
  52. 052 – ATH THUUR (GUNUNG)
  53. 053 – AN NAJM (BINTANG)
  54. 054 – AL QAMAR (BULAN)
  55. 055 – AR RAHMAAN (YANG MAHA PENGASIH)
  56. 056 – AL WAAQI’AH (KEJADIAN YANG BENAR)
  57. 057 – AL HADIID (BESI)
  58. 058 – AL MUJAADALAH (YANG MEMBANTAH)
  59. 059 – AL HASYR (PENGUSIRAN)
  60. 060 – AL MUMTAHANAH (PEREMPUAN YANG DIUJI)
  61. 061 – ASH SHAFF (BERBARIS)
  62. 062– AL JUMU’AH (HARI JUM’AT)
  63. 063 – AL MUNAFIQUUN (ORANG-ORANG MUNAFIK)
  64. 064 – AT TAGHAABUN (DINAMPAKKAN KESALAHAN)
  65. 065 – ATH THALAAQ ( PERCERAIAN)
  66. 066 – AT TAHRIM (MENGHARAMKAN)
  67. 067 – AL MULK (KERAJAAN)
  68. 068 – AL QALAM (PENA)
  69. 069 – AL HAAQQAH (YANG PASTI TERJADI)
  70. 070 – AL MA’AARIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK)
  71. 071 – NUH (NABI NUH A.S)
  72. 072 – AL JINN (JIN)
  73. 073 – AL MUZZAMMIL (YANG BERSELIMUT)
  74. 074 – AL MUDDATSTSIR (YANG BERSELUBUNG)
  75. 075 – AL QIYAAMAH (KIAMAT)
  76. 076 – AL INSAAN (MANUSIA)
  77. 077 – AL MURSALAAT (YANG DIUTUS)
  78. 078 – AN NABA’ (BERITA)
  79. 079 – AN NAAZI’AAT (YANG BERALIH CEPAT )
  80. 080 – ABASA (BERMASAM MUKA)
  81. 081 – AT TAKWIR (MENGGULUNG)
  82. 082 – AL INFITHAAR (TERBELAH)
  83. 083 – AL MUTHAFFIFIIN (ORANG-ORANG YANG CURANG)
  84. 084 – AL INSYIQAAQ (TERPECAH)
  85. 085 – AL BURUUJ (BINTANG-BINTANG)
  86. 086 – ATH THAARIQ (BINTANG PENEMBUS)
  87. 087 – AL A’LAA (YANG MAHA TINGGI)
  88. 088 – AL GHAASIYAH (KEJADIAN YANG DAHSYAT)
  89. 089 – AL FAJR (FAJAR)
  90. 090 – AL BALAD (NEGERI)
  91. 091 – ASY SYAMS (MATAHARI)
  92. 092 – AL LAIL (MALAM)
  93. 093 – ADH DHUHAA (WAKTU DHUHA)
  94. 094 – ALAM NASYRAH (KELAPANGAN)
  95. 095 – AT TIIN (BUAH TIIN)
  96. 096 – AL ‘ALAQ (SEGUMPAL DARAH )
  97. 097 – AL QADR (KEMULIAAN)
  98. 098 – AL BAYYINAH (BUKTI YANG NYATA)
  99. 099 – AL ZALZALAH (GONCANGAN)
  100. 100 – AL ‘AADIYAAT (YANG BERLARI)
  101. 101 – AL QAARI’AH (PERISTIWA BESAR)
  102. 102 – AT TAKAATSUR (BERMEGAH-MEGAH )
  103. 103 – AL ‘ASHR (MASA)
  104. 104 – AL HUMAZAH (PENGUMPAT)
  105. 105 – AL FIIL (GAJAH)
  106. 106 – QURAISY (KAUM QURAISY)
  107. 107 – AL MAA’UUN (BANTUAN)
  108. 108 – AL KAUTSAR (NIKMAT YANG BANYAK)
  109. 109 – AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR)
  110. 110 – AN NASHR (PERTOLONGAN)
  111. 111 – AL LAHAB (NYALA API)
  112. 112 – AL IKHLAS (IKHLAS)
  113. 113 – AL FALAQ (CUACA SUBUH)
  114. 114 – AN NAAS (MANUSIA)
Mukjizat Al-Quran: Tentang Atmosfer PDF Print E-mail

Mukjizat Al-Quran: Tentang AtmosferFiqhislam.com - Atmosfer merupakan lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di Bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi.

Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap.

Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.

Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen 78,17 persen dan oksigen 20,97 persen, dengan sedikit argon 0,9 persen, karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357 persen), uap air, dan gas lainnya.

Atmosfer adalah fenomena alam yang dinyatakan dalam Alquran sejak 14 abad silam. Salah satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Alquran  bahwa langit terdiri atas tujuh lapis. Allah SWT berfirman, ''Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Alquran, 2:29)

Dalam surah Fussilat [41] ayat 11-12, Allah SWT berfirman, ''Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.''

                                                                      ***

Menurut Harun Yahya, bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosfer, yang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup.

Fakta yang kini telah diterima bahwa atmosfer terdiri dari lapisan-lapisan berbeda yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lain. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Alquran, atmosfer terdiri dari tujuh lapisan. ''Ini pastilah salah satu keajaiban Alquran,'' ujar Harun Yahya.

Kata "langit", lanjut Harun Yahya,  yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Alqur’n, digunakan untuk mengacu pada "langit" bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.

Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri tujuh lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90 persen dari keseluruhan massa atmosfer.

Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER.

 

{youtube}8GJClWskDGc{/youtube}

 

Sumber: wikipedia/harun yahya/youtube