FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Baghdad: Upacara Pemakaman Warga Syiah Dibom, 21 Tewas
BERITA INTERNASIONAL
Leung Tuduh Pihak Asing dalam Protes Hong Kong
BERITA INTERNASIONAL
Korut dan Korsel Kembali Saling Tembak
DUNIA ISLAM
Muslim Hispanik: Islam Buat Kami Terhormat
BERITA INTERNASIONAL
Kuasai Kembali Kobane, Milisi Kurdi Mengarak Mayat ISIS
BERITA UMRAH DAN HAJI
KPHI Sarankan Penggunaan Kembali Madinatul Hujjaj
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Lakukan Blunder Fatal dalam Perang di Kobane
BERITA INTERNASIONAL
Kesepakatan Militer Nigeria dengan Boko Haram
ARTIKEL UMUM
Vatikan Mulai Melunak Soal Homoseksual
TEKNOLOGI
Ada Gerakan Tanpa Hijab Sehari di Twitter
BERITA INTERNASIONAL
Milisi Al Asya’ir Bersiap Serang ISIS di Anbar
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
LGBT Salah Siapa? Takdir?
17 Oktober 2014
LGBT Salah Siapa? Takdir?
BERITA INTERNASIONAL
Puluhan Warga Arab-Israel Bergabung Dengan ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Negara-Negara Yang Tidak dan Akui Palestina
DUNIA ISLAM
Islamophobia: Masjid Baru di Jerman Dibakar
DUNIA ISLAM
Amnesty: Vonis Mati al-Nimr Mengerikan
BERITA INTERNASIONAL
Inggris Segera Kerahkan Drone ke Irak
BERITA UMRAH DAN HAJI
Kisah Mahasiswa Muslim AS Berhaji
POPULER
ARTIKEL ISLAMI
Pemimpin Kafir
ARTIKEL ISLAMI
Tiga Tempat dalam Ikhlas
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Masuk ke Makam Suleiman Turki
NABI MUHAMMAD SAW
Ambisi Utama Nabi Muhammad Saw
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kemenangan Iblis
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Pembuka Rezeki
ARTIKEL ISLAMI
Tobat Terus Menerus
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jangan Engkau Tukar Akhirat dengan Dunia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mengapa Kematian Dirahasiakan oleh Allah
ARTIKEL ISLAMI
Menjadi Orang Bahagia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
40 Hari Setelah Orang Meninggal
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Berkurban untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com