FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Militan Nigeria kembali Culik Puluhan Perempuan
BERITA INTERNASIONAL
AS Jatuhkan 1.700 Bom Untuk Lumpuhkan ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Dibalik Pernyataan 'Anti-Barat' Pejabat Rusia
BERITA INTERNASIONAL
Menlu Kanada: Penembak Gedung Parlemen Tak Terkait ISIS
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Istri Pembohong, Haruskah Ditalak Tiga Sekalian?
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Diduga Gunakan Senjata Kimia
NABI MUHAMMAD SAW
Kelakar Rasulullah Saw
24 Oktober 2014
Kelakar Rasulullah Saw
ARTIKEL ISLAMI
Takwa Sosial
24 Oktober 2014
Takwa Sosial
BERITA INTERNASIONAL
Suriah Beri Dukungan Militer kepada Kurdi di Kobane
BERITA INTERNASIONAL
Al Qaida Tewaskan 30 Gerilyawan Syiah di Yaman Tengah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Padang Mahsyar, Bumi Lain di Akhir Zaman
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ingatlah, Perbuatan Kita di Dunia Akan Dihisab
RUMAH TANGGA
Bertengkar dengan Suami?
22 Oktober 2014
Bertengkar dengan Suami?
DUNIA ISLAM
Yahudi Ajukan UU Pembagian Al-Aqsha
BERITA NASIONAL
Pertemuan Kerry-Jokowi Bahas ISIS?
BERITA NASIONAL
RI Terpilih Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB
BERITA INTERNASIONAL
Iran Bekuk Agen Asing di Lokasi Reaktor Nuklir
BERITA INTERNASIONAL
'Sampai Bendera Hitam Berkibar di Istana Buckingham'
POPULER
ARTIKEL ISLAMI
Pemimpin Kafir
NABI MUHAMMAD SAW
Ambisi Utama Nabi Muhammad Saw
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Masuk ke Makam Suleiman Turki
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mengapa Kematian Dirahasiakan oleh Allah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kemenangan Iblis
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Pembuka Rezeki
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
40 Hari Setelah Orang Meninggal
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jangan Engkau Tukar Akhirat dengan Dunia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mereka yang Cinta Dunia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ciri-ciri Ahli Syukur
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Berkurban untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Penggabungan Aqiqah dengan Kurban
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Antara Ikhlas dan Mengharap Surga
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com