FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Pasukan Pemberontak Syiah Houthi Mulai Memasuki Ibukota Yaman
BERITA INTERNASIONAL
Pengamat: Akui Saja, ISIS Diciptakan Washington
BERITA INTERNASIONAL
Rakyat Skotlandia Tolak Pisah dari Inggris
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Bank Syariah Pertama di Rusia Berprospek Cerah
BERITA INTERNASIONAL
Polisi Federal Australia Ambil Alih Keamanan Gedung Parlemen
BERITA INTERNASIONAL
Benarkah 'Kekhalifahan Amerika' akan Berdiri di Dunia?
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Telah Rebut 18 Desa di Suriah
KESEHATAN
Total Korban Tewas Ebola Mencapai 2.622 Orang
ARTIKEL ISLAMI
Jangan Tunggu Hingga Allah Beri Azab
ISLAM INDONESIA
Nikah Beda Agama Dijamin Tidak Bahagia
BERITA INTERNASIONAL
Erdogan Bantah Negaranya Telah Mendukung ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Snowden: “Amerika Mengirim Dokumen Rahasia Kepada Israel”
BERITA INTERNASIONAL
China Kembali Tolak Sanksi untuk Rusia
BERITA INTERNASIONAL
Qatar Kembali Bantah Dukung Aksi Teorisme
BERITA NASIONAL
Mossad, CIA dan MI6 Terlibat Penumpasan PKI
DUNIA ISLAM
Penganut Alawiyah Turki Tolak Pelajaran Agama
BERITA INTERNASIONAL
Iran: ISIS Tak Bisa Dikalahkan dengan Serangan Udara
ISLAM INDONESIA
RESONANSI: Bayangan Kolonialisme: Revitalisasi
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Menggerakkan Telunjuk Waktu Tasyahud
ARTIKEL ISLAMI
Sinyal-Sinyal Kematian
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Bolehkah Menyimpan Al-Quran di HP
ARTIKEL ISLAMI
The Real Islamic State
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jumlah 124 Ribu Nabi dan 313 Rasul
ARTIKEL ISLAMI
Adakah Jagat Lain?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Apa Maksud “Menolong Agama Allah”
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com