FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Dua Tahun Setelah Mursi Jatuh, Mesir Jadi Represif
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ketentuan Mengganti Shalat Usai Haid dan Nifas
ISLAM INDONESIA
Islam Nusantara
01 Juli 2015
Islam Nusantara
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Ancam Gulingkan Hamas
BERITA UMRAH DAN HAJI
Mau Umrah, Baca Lima Panduan Kemenag
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Serang Kubu Houthi di Sanaa
ISLAM INDONESIA
Separuh Muslim Indonesia Buta Huruf Al Quran
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
7 Indikator Kebahagiaan Dunia Menurut Sahabat Ibnu Abbas
BERITA INTERNASIONAL
Pelaku Penembakan Turis di Tunisia Dikenal Ramah
BERITA UMRAH DAN HAJI
Di Mekah, Semua Masjid Dibebaskan dari Pengemis
BERITA UMRAH DAN HAJI
5 Tips Umroh Nyaman dan Terhindar Penipuan
BERITA INTERNASIONAL
AL Israel Tangkap Kapal Penembus Blokade Gaza
BERITA INTERNASIONAL
Turki Siap Invasi Besar-besaran ke Suriah
BERITA INTERNASIONAL
AS Lancarkan Serangan ke Afghanistan
ISLAM INDONESIA
Saatnya Kekejaman Terhadap Rohingya Dihentikan
BERITA INTERNASIONAL
Pasukan Kurdi Bersihkan Kobani dari ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Puluhan Orang Tewas dalam Kerusuhan di Irak
POPULER
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Sudah Didepan Mata Israel
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Sujud Sahwi, Apa dan Bagaimana?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Cara Ketahui Keshalehan Seseorang
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tiga Hal yang Disukai
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kaum Bani Israil Masa Kini
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Takdir Allah Tak Pernah Salah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Apakah Jin Punya Akal?
NABI MUHAMMAD SAW
Di Telaga itu, Rasul Menanti
ARTIKEL ISLAMI
Pemaaf itu Indah
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com