FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Pemahaman Notaris Terkait Aturan Syariah Masih Minim
BERITA INTERNASIONAL
Media Arab: Standar Ganda Israel Soal Pemukiman Menjijikan
ISLAM INDONESIA
Waspadai Bahaya Laten PKI Gaya Baru
BERITA INTERNASIONAL
Demonstrasi Besar-Besaran Terjadi di Yaman
BERITA INTERNASIONAL
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Membangun Rumah Di Surga Dengan Duabelas Rakaat
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ketika Syaitan Ikut Mabit dan Makan Bersama
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kafarat untuk Pelaku Homo Seksual
ISLAM INDONESIA
Produk Tak Halal Wajib Cantumkan Tanda Khusus
ARTIKEL AL-QURAN
Pengumpulan dan Pelembagaan Al Quran
BERITA INTERNASIONAL
Pergerakan Jet Tempur China ke Jepang Meningkat
ARTIKEL UMUM
Lebih Percaya Alien Dibanding Tuhan
ISLAM INDONESIA
Keberadaan Pluralisme dalam Kampus Islam
BERITA INTERNASIONAL
Peshmerga Klaim Tewaskan 123 Pejuang ISIS di Irak
ARTIKEL ISLAMI
Beginilah Musuh Islam dan Beginilah Umat Islam
BERITA INTERNASIONAL
Larijani: Zionisme dan Terorisme, Sekeping Mata Uang
BERITA INTERNASIONAL
Mantan Intelijen AS: AS Tahu Agenda Teror Paris
POPULER
NABI MUHAMMAD SAW
Marahnya Rasulullah Saw
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Yang Tidak Mati Saat Tiupan Sangkakala
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Menyiapkan Kematian
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Perlukah Menjadi Orang Kaya
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Lima Keutamaan Bershalawat Nabi
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mengapa Islam Gabungkan Kata Iman dan Ilmu
ARTIKEL ISLAMI
Harga Diri Beragama
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com