FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
Georgia Tuduh Rusia Bakal Caplok Dua Wilayahnya
ISLAM INDONESIA
Menag Minta Soal Sunni-Syiah Disikapi dengan Arif
ARTIKEL ISLAMI
Melihat Nabi Muhammad Saw
27 Februari 2015
Melihat Nabi Muhammad Saw
BERITA INTERNASIONAL
Pejuang Kurdi Asal Australia Takut Pulang ke Rumah
BERITA INTERNASIONAL
Komentar Netizen Australia Terkait Aksi Koin Indonesia
ISLAM INDONESIA
Pendirian Rumah Ibadah Perlu Diatur
BERITA UMRAH DAN HAJI
Tujuh Pertimbangan Rekomendasi Syarat Kemampuan Haji
ISLAM INDONESIA
MUI Sukabumi Kumpulkan Ulama Bahas Batu Akik
DUNIA ISLAM
Muslim Prancis Maafkan Penyerang Masjid
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Siapa Penghuni Surga Paling Akhir?
BERITA INTERNASIONAL
Korea Selatan Hapus Undang-Undang Perzinaan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Diazab dalam Kubur
26 Februari 2015
Diazab dalam Kubur
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kandungan dalam Kalimat “Allahu Akbar”
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
3 Pekerjaan yang Dilaknat Allah
KESEHATAN
Minyak Jagung Ampuh Turunkan Kolesterol
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Culik 150 Warga Kristen Suriah
BERITA INTERNASIONAL
Pejabat Irak: Pesawat AS Terus Jatuhkan Senjata untuk ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Kejahatan Transnasional: Daftar Negara yang Melegalkan Ganja
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Kadin Dorong Pengembangan Asuransi Mikro Syariah
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Gemar Menghujat, Ini Balasannya
ARTIKEL ISLAMI
Melihat Nabi Muhammad Saw
NABI MUHAMMAD SAW
Tutur Kata Rasulullah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Waktu yang Dilarang Mengubur Jenazah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jika Belai Kepala Istri, Iniah Doanya
ARTIKEL ISLAMI
Manusia Emas
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mati Disiksa karena Tangisan Orang Hidup?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
3 Pekerjaan yang Dilaknat Allah
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Siapa Penghuni Surga Paling Akhir?
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com