FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Faedah Ilmu Pembawa Keselamatan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Kalimat Doa yang Membuat Pintu Langit Terbuka
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mereguk dan Menikmati Ala Kadar Kehidupan Dunia
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Dikepung Kapitalis, Muhammadiyah Rumuskan Cetak Biru Gerakan Ekonomi
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mewaspadai Ragam Perangkap Setan
ARTIKEL ISLAMI
Gila Itu Nikmat
27 Mei 2015
Gila Itu Nikmat
DUNIA ISLAM
Mesin Pembunuh Berjubah Biksu
BERITA INTERNASIONAL
Perdana Menteri Libya Selamat dari Pembunuhan
BERITA INTERNASIONAL
Pengadilan Mesir Hukum Gantung 8 Ekstremis Sunni
ISLAM INDONESIA
MUI Perkenalkan Program Sertifikasi Dai
DUNIA ISLAM
Boko Haram Bakar Delapan Masjid
BERITA INTERNASIONAL
Gedung Putih Sebut Pasukan Irak Kurang Gereget
BERITA INTERNASIONAL
ISIS Bergerak Menuju Damaskus
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Lima Golongan Manusia tidak Diterima Shalatnya
ISLAM INDONESIA
Menjaga Keistiqamahan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Enam Perkara yang Dirahasiakan Allah SWT
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com