FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Perkataan Orang-orang yang Menghadapi Kematian
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Membebaskan Hutang, Terbebas dari Siksa
RUMAH TANGGA
8 Sifat Istri yang Dibenci Suami
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jangan Menyepelekan Perkara-perkara Ini
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Shalat Dhuha Setara dengan 360 Shadaqah
BERITA INTERNASIONAL
Pemimpin Pemberontak Muslim Thailand Tewas
BERITA INTERNASIONAL
Mengapa Kanada Pakai Sistem Rudal Buatan Israel?
ISLAM INDONESIA
Berebut Kepemimpinan Ulama Boleh, Asal..
BERITA INTERNASIONAL
Rusia Ungkap Alasan Veto Resolusi Persidangan MH17
SEJARAH ISLAM DUNIA
Nabi Muhammad Dijelaskan Kitab Suci Hindu
ISLAM INDONESIA
Muhammadiyah Diminta Kuasai Perdagangan
SEPUTAR RAMADHAN
26 Juta Muslim Kunjungi Makkah Selama Ramadhan
BERITA INTERNASIONAL
Jihad Islam Serukan Balas Dendam ke Zionis
BERITA INTERNASIONAL
Sosok Pemimpin Baru Taliban Terungkap
BERITA INTERNASIONAL
Mesir Tembak Mati Pemimpin ISIS di Sinai
BERITA INTERNASIONAL
Netanyahu Serukan Perang Terhadap Ekstrimis Yahudi
ISLAM INDONESIA
Penjelasan Kiai NU Bagi Penolak Islam Nusantara
ISLAM INDONESIA
Bisakah NU dan Muhammadiyah Berpihak Pada Islam
ISLAM INDONESIA
Presiden Turki Belajar Kehidupan Islam Indonesia
ISLAM INDONESIA
Penuhi Syarat Ini Sebelum Mengkafirkan Seseorang
BERITA INTERNASIONAL
Lebih 100 Anggota Boko Haram Tewas oleh Tentara Chad
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Cara Mengatasi Ujub
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
9 Nama Anak Cucu Setan beserta ‘Perannya’
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ibadah Sekeping Dunia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Syarat-syarat Agar Sedekah Tidak Sia-sia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Empat Macam Sikap Anak Terhadap Orang Tua
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com