FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
OJK Berencana Bentuk BPJS Syariah
MUALAF
Muslim AS shalatkan Abdul-Rahman Kassig
BERITA INTERNASIONAL
Inggris Pasok Senjata ke Israel untuk Serang Palestina?
BERITA INTERNASIONAL
Ahli Peledak Inggris Gabung ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Hamas: Semua Pemimpin Israel Layak Dibunuh
ISLAM INDONESIA
Kemenag Nilai Ahmadiyah Tidak Menodai Islam
ISLAM INDONESIA
Umat Islam Harus Bersyukur Punya FPI
ARTIKEL UMUM
Injiil Mathius Adalah Kitab Yahudi
ISLAM INDONESIA
Kristenisasi Sudah Melewati Batas Kesabaran
BERITA INTERNASIONAL
Hamas Rencanakan Pembunuhan Terhadap Menlu Israel
ISLAM INDONESIA
Indonesia Bela Al-Aqsha
21 November 2014
Indonesia Bela Al-Aqsha
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Pembiayaan Syariah Terhadap UMKM Capai Rp 112 Triliun
DUNIA ISLAM
Masjid di Havana Siap Dibangun
DUNIA ISLAM
Belajar dari Konflik Kosovo-Serbia
ISLAM INDONESIA
UU Penodaan Agama Dihapus, Indonesia Bakal Kacau
ARTIKEL ISLAMI
Rezeki Kita, Soal Rasa
20 November 2014
Rezeki Kita, Soal Rasa
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jejaring Setan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tauhid, Pohon Kehidupan Manusia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Pilih Amal Baik atau Amal Banyak
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Doa Mengatasi Hutang
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Enam Cara Menahan Amarah
BERITA INTERNASIONAL
ISIS ‘Tebar Pesona’ di Lebanon
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Hakikat Masjid
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
15 Sifat Manusia dalam Al Quran
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Faidza Faraghta Fanshab
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com