FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA NASIONAL
ISIS Ancam Ledakkan Jakarta, BNPT: Itu Hanya Isu
BERITA UMRAH DAN HAJI
Saudi Jadikan Indonesia Percontohan e-Hajj
DUNIA ISLAM
Rusuh Afrika Tengah, 22 Orang Tewas
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Wirid Sesudah Shalat Wajib
01 Agustus 2014
Wirid Sesudah Shalat Wajib
BERITA INTERNASIONAL
Alasan ISIS Belum Mau Jihad ke Gaza
BERITA INTERNASIONAL
PBB: Hari ini Dunia Dipermalukan Israel
BERITA INTERNASIONAL
Al Qaeda Menguasai Benghazi, Libya
BERITA INTERNASIONAL
Sanksi ke Rusia Bisa Ciptakan Tirai Besi Baru
BERITA INTERNASIONAL
Suaka Politik Snowden di Rusia Berakhir
BERITA NASIONAL
KPK Minta Australia Hargai Klarifikasi SBY
BERITA INTERNASIONAL
Separatis Pro-Rusia Kembali Serang Pasukan Ukraina
BERITA NASIONAL
Jawaban Australia Soal Bocoran Wikileaks
BERITA NASIONAL
Syafi'i Maarif: Dukung ISIS Itu Sinting
BERITA NASIONAL
BNPT: Dukung ISIS, Kewarganegaraan Hilang
KESEHATAN
Kenali Ebola Virus dari Afrika
BERITA INTERNASIONAL
Selama Konflik Gaza, AS Terus Pasok Senjata ke Israel
BERITA INTERNASIONAL
Serangan Israel Kembali Telan Korban Jiwa
BERITA INTERNASIONAL
Hamas: Terus Serang Gaza, Netanyahu 'Cari Mati'
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Inilah Harga Sebuah Surga…
DUNIA ISLAM
Imam Masjid Terbesar di China Tewas Dibunuh
BERITA INTERNASIONAL
Hamas Minta Bantuan Hizbullah = Hoax
ARTIKEL ISLAMI
Berhati-hatilah dengan Jurang Kehidupan
BERITA INTERNASIONAL
Pentagon: “Israel Hancurkan Hamas, ISIS Masuk Gaza”
BERITA INTERNASIONAL
Rekaman Video WNI yang Muncul dalam Video dirilis ISIS
BERITA NASIONAL
Gaza Terus Memanas, SBY Kirim Surat Terbuka
BERITA INTERNASIONAL
Pengamat Israel: Hamas Menang, Itulah Faktanya
ARTIKEL AL-QURAN
Ensiklopedi Al-Quran: Kitab 'Penakluk'
BERITA INTERNASIONAL
Jumlah Korban Palestina Meningkat Menjadi 1.300 Jiwa
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Hari Jumat dan Dajjal
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tata Cara Mandi Besar (Mandi Junub)
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Mengapa Hari Jumat Ada dalam Al-Quran?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Empat Cara Bersyukur pada Allah SWT
BERITA INTERNASIONAL
Mencermati Kegagalan Israel
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Doa Yang Sangat Kita Perlukan
ARTIKEL ISLAMI
9 Renungan Kehidupan
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Perlawanan Setan dan Mengenal Tipu Dayanya
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Bersyahadat dengan Keyakinan, Apa Maksudnya?
ARTIKEL ISLAMI
Sahabatmu Bukan Sahabatmu
Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu Antisemit PDF Print E-mail

Taktik Licik Yahudi Dalam Memainkan Isu AntisemitFiqhislam.com - Istilah Antisemitik seringkali didefiniskan sebagai prasangka atau permusuhan terhadap kaum Yahudi. Dengan memakai istilah tersebut, Yahudi tidak segan-segan memberikan cap “Antisemit” kepada siapa saja yang menentang mereka. Padahal sejatinya, istilah Semitik tidak bisa diklaim secara sepihak oleh Yahudi.

“Kalau kita analisa, istilah antisemitik sebenarnya tidak tepat. Menurut kamus Oxford, Semit adalah kelompok ras manusia dari anak keturunan Sem bin Nuh atau anaknya Nabi Nuh yaitu ras Arab , Yahudi, Asyiria, Armenia yang berbicara bahasa Semit sebagai bahasa Ibunya. Jadi Arab pun juga berarti Semit,” Kata Koordinator Kajian Zionisme International (KaZI), Tri Putranto, Kamis (27/10)

Ayah satu anak ini mengatakan gelombang Antisemitisme mulai muncul di Eropa pada tahun 1790. Ideologi rasis ini diperkenalkan oleh Wilhelm Marr tahun 1879.

Propaganda Antisemit ini kemudian dieksploitasi oleh cendekiawan Yahudi sebagai sebuah sebutan terhadap anti Yahudi. Upaya tersebut berbuah sukses dalam menyesatkan opini dunia, meski sebenarnya gerakan tersebut lebih tepat sebagai ’anti-Jews’ atau ’anti-Judaisme’.

Menurutnya, sudah banyak korban dari isu antisemit yang dikembangkan Yahudi. Mereka membunuh karakter siapa saja yang tidak menyetujui rencana besar Yahudi Internasional. Bahkan organisasi Yahudi di Amerika membuat urutan atau ranking di dunia orang yang paling antisemit di dunia. Di peringkat pertama ada Helen Thomas, wartawan senior di Amerika.

“Helen Thomas langsung dicap Antisemit ketika mengeluarkan pernyataan pedas bahwa Israel dan Yahudi harus angkat kaki dari Palestina atau kembali ke Jerman dan Polandia.” kata Tri.

Di urutan kedua ada Oliver Stone. Seorang sutradara Amerika ternama yang sering menjadikan teori konspirasi sebagai basis dalam berbagai filmnya. “Stone dipilih ditempat kedua lantara ia pernah mengatakan Hitler lebih banyak membunuh orang Rusia daripada Yahudi dalam perang dunia kedua.” sambungnya.

Bahkan organisasinya, KaZI, sebuah wadah untuk mendalami seluk beluk makar Zionisme Internasional, juga dicap antisemit oleh salah seorang harian di Indonesia yang pro Barat.

"Mereka mengatakan organisasi KaZI terindikasi mengembangkan faham antisemit di Indonesia. Mereka waktu itu diam-diam ikut Konfrensi Kajian Zionisme Internasional yang kita selenggarakan pada tahun 2009."

Pertanyaannya adalah apakah Yahudi betul-betul memerang rasisme kepada seluruh manusia layaknya ia memerangi bentuk rasis penduduk dunia kepada mereka? Ternyata tidak.

“Buktinya Federasi Zionis Jerman pernah memberikan memorandum dukungan kepada Nazi Jerman pada tahun 1933," ujar Tri.

"Zionis juga menjalin hubungan imperalisme dengan Inggris dan Amerika untuk menciptakan koloni baru di Timur Tengah demi keuntungan bersama,” pungkasnya.

eramuslim.com