FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
ARTIKEL ISLAMI
Ziarah Makam
23 April 2014
Ziarah Makam
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Nabi Perempuan, Adakah?
23 April 2014
Nabi Perempuan, Adakah?
BERITA INTERNASIONAL
Hamas dan PLO Adakan Pertemuan Di Gaza
BERITA INTERNASIONAL
AS Selidiki Penggunaan Klorin di Suriah
BERITA INTERNASIONAL
Rusia Usir Diplomat Kanada dari Moskow
BERITA INTERNASIONAL
AS Beberkan Bukti Tentara Rusia Berulah di Ukraina
ISLAM INDONESIA
Negeri Kita Kaya Aliran Sesat
ARTIKEL ISLAMI
Pentingnya Seorang Sahabat dalam Islam
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
6 Wanita yang Tak Boleh Dijadikan Istri
BERITA INTERNASIONAL
Arab Saudi Bangun Gedung Tertinggi Di Dunia
POPULER
ARTIKEL ISLAMI
Misteri Haikal Sulaiman
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Pesan Rasulullah Saw Tentang Shalat
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Rahasia Ikhlas
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Shalat Subuh Disaksikan Para Malaikat?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Sebelas Cara Setan Masuk Dalam Diri Manusia
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Apakah Keringat Pemakan Babi dan Anjing Najis?
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tentang Maut, Alam Kubur dan Siksanya
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Ciri-Ciri Hati Unggul
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Pelukan Rasulullah Saw
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
10 Jalan Pengampunan Dosa
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Antara Sabar dan Syukur
Hukum Dana Talangan Haji PDF Print E-mail

Pertanyaan

Hukum Dana Talangan HajiAssalamu’alaikum Wr.Wb.

Pak ustad saya mau tanya bagaimana hukumnya Dana Talangan Haji (salah satu produk Bank) dikaitkan dengan “Kewajiban seorang Muslim untuk menunaikan Ibadah Haji timbul jika ia sudah mampu baik fisik maupun material”. Terima kasih.

Wassalam

 

Jawaban

Waalaikum Salam Wr Wb

Semoga Allah memberikan rahmat untuk kita semua
1.Kalau didudukkan perkaranya, maka Talangan haji adalah upaya untuk membuat seseorang memiliki kemampuan untuk berhaji.

2.Persoalannya adalah apakah talangan haji masuk katagori berhutang?. Jelas masuk katagori berhutang. Dalam hal ini berlaku padanya hukum untuk meminta ijin kepada yang memberikan hutang jika ia mau berangkat haji. Faktanya justru pihak bank yang memberikan fasilitas, berarti ia telah mengijinkan.

3.Jika demikian dalam kasus talangan haji ini

a.Jika sesorang secara financial memiliki kepastian untuk membayar talangan dimasa yang akan datang , misalnya karena gaji yang cukup, atau penghasilan lain yang stabil, dan sudah barang tentu masuk dalam perhitungan bank pemberi talangan, maka baginya dapat dikatagorikan sebagai mampu untuk berhaji

b.Tapi jika ia tidak memilki kepastian melunasinya dan tentu bank tidak akan memberikan talangan pada nasabah yang demikian itu, ia belum dikategorikan sebagai mampu berhaji.

4.Persoalan lain mungkin muncul yakni apakah seseorang disarankan untuk mencari talangan agar dapat segera berhaji, jawabannya, secara hukum tidak disarankan karena pada saat itu sebenarnya ia belum mampu (lihat al-fiqh al-Islami : 3/2085), Tetapi secara adab dan ketaqwaan bisa saja dengan catatan ia memiliki kecukupan untuk melunasinya dari gaji

jurnalhaji.com


Tags