FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
DUNIA ISLAM
Masjid Kaum Homo Berdiri di Cape Town
BERITA NASIONAL
RESONANSI: Basis Karakter Kemajuan
MUALAF
23 Pesepakbola Asal Kamerun Peluk Islam
DUNIA ISLAM
Sentuhan Islam di Universitas Tertua Inggris
EKONOMI, BISNIS DAN KEUANGAN SYARIAH
Indonesia Butuh BUMN Syariah
16 September 2014
Indonesia Butuh BUMN Syariah
BERITA UMRAH DAN HAJI
14 Orang Jamaah Haji Indonesia Meninggal Di Arab
BERITA NASIONAL
PKI Sering Tuntut SBY untuk Meminta Maaf
BERITA INTERNASIONAL
Duta Besar Zionis Untuk Mesir Adalah Intelijen Mossad?
BERITA INTERNASIONAL
Penelitian PBB : Menakutkan, Hidup dalam Kontrol ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Libya Megarah pada Konflik Berkepanjangan
BERITA INTERNASIONAL
Rusia: AS Serang ISIS di Suriah, Sama Saja Agresi
BERITA INTERNASIONAL
Tren: Wanita AS Jadi Anggota ISIS
BERITA INTERNASIONAL
Al Qaeda Afrika Maghribi Membelot ke ISIS
BERITA UMRAH DAN HAJI
Pertama Kali, Warga China di Ningxia akan Berhaji
BERITA INTERNASIONAL
Pasukan Kurdi Berhasil Rebut 14 Desa dari Tangan ISIS
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Menggerakkan Telunjuk Waktu Tasyahud
ARTIKEL ISLAMI
Sinyal-Sinyal Kematian
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Bolehkah Menyimpan Al-Quran di HP
ARTIKEL ISLAMI
The Real Islamic State
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Jumlah 124 Ribu Nabi dan 313 Rasul
ARTIKEL ISLAMI
Adakah Jagat Lain?
Hukum Dana Talangan Haji PDF Print E-mail

Pertanyaan

Hukum Dana Talangan HajiAssalamu’alaikum Wr.Wb.

Pak ustad saya mau tanya bagaimana hukumnya Dana Talangan Haji (salah satu produk Bank) dikaitkan dengan “Kewajiban seorang Muslim untuk menunaikan Ibadah Haji timbul jika ia sudah mampu baik fisik maupun material”. Terima kasih.

Wassalam

 

Jawaban

Waalaikum Salam Wr Wb

Semoga Allah memberikan rahmat untuk kita semua
1.Kalau didudukkan perkaranya, maka Talangan haji adalah upaya untuk membuat seseorang memiliki kemampuan untuk berhaji.

2.Persoalannya adalah apakah talangan haji masuk katagori berhutang?. Jelas masuk katagori berhutang. Dalam hal ini berlaku padanya hukum untuk meminta ijin kepada yang memberikan hutang jika ia mau berangkat haji. Faktanya justru pihak bank yang memberikan fasilitas, berarti ia telah mengijinkan.

3.Jika demikian dalam kasus talangan haji ini

a.Jika sesorang secara financial memiliki kepastian untuk membayar talangan dimasa yang akan datang , misalnya karena gaji yang cukup, atau penghasilan lain yang stabil, dan sudah barang tentu masuk dalam perhitungan bank pemberi talangan, maka baginya dapat dikatagorikan sebagai mampu untuk berhaji

b.Tapi jika ia tidak memilki kepastian melunasinya dan tentu bank tidak akan memberikan talangan pada nasabah yang demikian itu, ia belum dikategorikan sebagai mampu berhaji.

4.Persoalan lain mungkin muncul yakni apakah seseorang disarankan untuk mencari talangan agar dapat segera berhaji, jawabannya, secara hukum tidak disarankan karena pada saat itu sebenarnya ia belum mampu (lihat al-fiqh al-Islami : 3/2085), Tetapi secara adab dan ketaqwaan bisa saja dengan catatan ia memiliki kecukupan untuk melunasinya dari gaji

jurnalhaji.com