FIQHISLAM.com

BERITA TERKINI
BERITA INTERNASIONAL
AS Tawarkan Hadiah bagi Pemberi Informasi Soal Haqqani
BERITA INTERNASIONAL
Obama: AS Tuntut Keadilan atas Eksekusi James Foley
BERITA UMRAH DAN HAJI
The Makkah Clock Tower Dibuka Untuk Umum
BERITA UMRAH DAN HAJI
Arab Saudi Sediakan 19 ribu Bus Untuk Jamaah Haji
BERITA INTERNASIONAL
Israel Pembual, Terowongan di Gaza Ternyata Masih Eksis
ARTIKEL ISLAMI
Kisah Hilangnya Perisai Sayyidina Ali
BERITA INTERNASIONAL
Iran pada AS: Hentikan Rasisme Terhadap Afro-Amerika
ISLAM INDONESIA
Soal Baha'i, Mendagri dan Menag Dikritik
BERITA INTERNASIONAL
Netanyahu: Serangan ke Gaza Bakal Diperpanjang
BERITA INTERNASIONAL
Jerman Siap Kirim Senjata ke Irak
BERITA UMRAH DAN HAJI
Layanan Haji Harus Segera Digabung dengan JKN
BERITA INTERNASIONAL
Siapa Ingin Tebar Teror Ibukota Malaysia Putrajaya?
BERITA INTERNASIONAL
Abdullah Gul: Davutoglu Sepertinya akan Jadi PM Turki
DUNIA ISLAM
Akankah Syahadat Senasib Dengan Swastika?
ISLAM INDONESIA
Musik Islami, Masihkah Relevan?
BERITA INTERNASIONAL
Serdadu Israel akui Jadi Sasaran Empuk Tembakan al-Qassam
ISLAM INDONESIA
Pakai Kerudung dan Peci Diprotes di Bali
POPULER
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Tata Cara Mandi Besar (Mandi Junub)
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Keadaan Iblis di Neraka
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Adakah Hukum Karma dalam Islam?
ARTIKEL UMUM
Apa Itu Agama Baha’i
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Wirid Sesudah Shalat Wajib
SYARIAH AKIDAH AKHLAK IBADAH
Keistimewaan Bulan Syawal
Hukum Dana Talangan Haji PDF Print E-mail

Pertanyaan

Hukum Dana Talangan HajiAssalamu’alaikum Wr.Wb.

Pak ustad saya mau tanya bagaimana hukumnya Dana Talangan Haji (salah satu produk Bank) dikaitkan dengan “Kewajiban seorang Muslim untuk menunaikan Ibadah Haji timbul jika ia sudah mampu baik fisik maupun material”. Terima kasih.

Wassalam

 

Jawaban

Waalaikum Salam Wr Wb

Semoga Allah memberikan rahmat untuk kita semua
1.Kalau didudukkan perkaranya, maka Talangan haji adalah upaya untuk membuat seseorang memiliki kemampuan untuk berhaji.

2.Persoalannya adalah apakah talangan haji masuk katagori berhutang?. Jelas masuk katagori berhutang. Dalam hal ini berlaku padanya hukum untuk meminta ijin kepada yang memberikan hutang jika ia mau berangkat haji. Faktanya justru pihak bank yang memberikan fasilitas, berarti ia telah mengijinkan.

3.Jika demikian dalam kasus talangan haji ini

a.Jika sesorang secara financial memiliki kepastian untuk membayar talangan dimasa yang akan datang , misalnya karena gaji yang cukup, atau penghasilan lain yang stabil, dan sudah barang tentu masuk dalam perhitungan bank pemberi talangan, maka baginya dapat dikatagorikan sebagai mampu untuk berhaji

b.Tapi jika ia tidak memilki kepastian melunasinya dan tentu bank tidak akan memberikan talangan pada nasabah yang demikian itu, ia belum dikategorikan sebagai mampu berhaji.

4.Persoalan lain mungkin muncul yakni apakah seseorang disarankan untuk mencari talangan agar dapat segera berhaji, jawabannya, secara hukum tidak disarankan karena pada saat itu sebenarnya ia belum mampu (lihat al-fiqh al-Islami : 3/2085), Tetapi secara adab dan ketaqwaan bisa saja dengan catatan ia memiliki kecukupan untuk melunasinya dari gaji

jurnalhaji.com