Menkeu Sebut Kondisi Perekonomian Global Masih Melemah


Fiqhislam.com - Kondisi perekonomian global masih menunjukkan tanda-tanda pelemahan, akibat melambatnya perekonomian China, negara-negara zona euro, dan masih belum selesainya konflik dagang Washington dan Beijing.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyatakan pemerintah akan terus memantau kondisi perekonomian global ini. Hal ini penting untuk menentukan arah kebijakan mengatasi dampak perlambatan ini selama setahun kedepan.

"Kondisi global sekarang ini yang menunjukkan pelemahan berarti akan ada implikasi dan kebijakan dari banyak negara," terangnya di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Ia melanjutkan, banyak negara akan merumuskan kebijakan terkait pelemahan ekonomi global, yang akan dibahas dalam pertemuan musim semi di Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan akan membahas kondisi mutakhir perekonomian global.

"Dalam dua minggu kedepan akan ada Springs Meeting di Washington DC. Kita akan mendapat kabar terakhir mengenai kesehatan dan perekonomian global, serta arah kebijakan negara-negara maju," katanya.

Pertemuan tersebut, kata dia, juga bisa dimanfaatkan untuk menentukan arah kebijakan pemerintah Indonesia dalam menyikapi ekonomi global.

"Bagi Indonesia tentu ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi untuk mendorong agar perekonomian sehat. Dan pemerintah sudah berkomitmen agar ekonomi tetap stabil dan tumbuh sesuai target," tandasnya.

Pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa tetap tumbuh di level 5%, Adapun untuk tingkat inflasi, pemerintah menargetkan berada di level rendah yaitu kisaran 3%. [yy/sindonews]