Abanda Herman Jalani Puasa Ramadhan Pertama

Fiqhislam.com - Bek Persib Bandung, Abanda Herman berbagi kisah puasa pertamanya sebagai seorang Muslim. Abanda yang menjadi mualaf sejak 18 April 2013 mengaku sudah mulai terbiasa dengan segala aktivitas selama Ramadhan. Ia mengakui sempat kesulitan pada dua hari pertama menjalani puasa. Terutama ketika harus menahan haus dan lapar di siang hari.

"Sempat terasa berat pada awal-awal puasa. Tapi sekarang sudah terbiasa," kata Abanda dilansir laman resmi Persib Bandung, Sabtu (20/7).

Bukan hanya menahan godaan dari minum dan makan yang membuatnya sempat terasa berat menjalani puasa pertamanya. Pemilik nama lengkap Ahmad Abanda Herman itu mengatakan bangun pada dinihari untuk menjalankan sahur juga menjadi faktor lainnya. "Saya pasang alarm setiap mau sahur. Itu membantu saya untuk bangun pagi," ungkap Abanda.

Mantan bek Persija Jakarta itu berharap bisa menjalani ibadah puasa pertamanya dengan baik. Ia juga mengaku sudah terbiasa menjalani shalat lima waktu dan juga terus belajar membaca Alquran.

Abanda juga berharap bisa menjalani rukun Islam kelima, yakni menunaikan ibadah haji. "Insya Allah, jika tiba waktunya nanti," tutur pesepak bola asal Kamerun itu.
[yy/republika.co.id]

 

Jadi Mualaf, Abanda Herman Tambahkan Nama 'Ahmad'