Tak Lazim, Ulama di Bantul Ceramah dari Dalam KuburFiqhislam.com - Warga Dusun Brajan, Wonokromo, Pleret Bantul menggelar kegiatan pengajian dan ceramah dengan cara tak lazim. Seorang ulama memberikan ceramah dari dalam kuburan.

Ribuan warga Bantul pada Kamis malam tumpah ruah di kompleks sebuah mushola di tengah sawah tepatnya di Dusun Brajan, Wonokromo, Pleret, Bantul. Mereka mengikuti ibadah pengajian dan dakwah yang diselenggarakan Majelis Doa dan Pengajian KH Dalwari (HDWR).

Kegiatan ini menghadirkan penceramah KH Muzamil MZ asal Bengkulu. Kegiatan bertema Ngaji dan Fatkhur Eling Pati Bersama KH. Muzamil MZ melakukan cara tak biasa dalam penyampaian dakwah. Untuk menyampaikan dakwah kepada ribuan hadirin, ulama tersebut dikubur hidup-hidup di dalam makam yang disediakan panitia pengajian.

Sebelum dikubur, KH Muzamil MZ melepaskan pakaiannya dan meminum air putih. Tubuhnya lalu dibungkus dengan kain kafan dengan tiga ikatan layaknya jenazah yang hendak dimakamkan. Ia lalu dibaringkan di liang lahat yang telah disediakan panitia.

Setelah masuk liang lahat, tubuhnya ditutup papan dan ditimbun dengan tanah persis seperti prosesi pemakaman jenazah. Di atas kuburan diberi semacam nisan serta ditaburi bunga.

Bedanya, panitia memasukan microphone ke dalam kuburan tersebut agar suara KH Muzamil tetap terdengar lewat pengeras suara. “Dia menyampaikan dakwah selama dua jam, dan dia bertahan dan tetap gagah,” terang Camat Pleret, Walkodri yang hadir di acara itu, Jumat (29/1/2016).

Dari dalam kubur, KH Muzamil MZ menyampaikan dakwah berisi peringatan kepada setiap orang yang masih hidup untuk mengingat kematian. Kyai tersebut juga mengajak para jamaah bertobat atas kesalahan yang dilakukan selama ini.

“Dia bilang tiap orang harus siap mati. Cara ini membuat orang yang datang terkesima,” paparnya lagi. [yy/okezone]