14 Sya'ban 1440  |  Jumat 19 April 2019

Efek Buruk Cedera Otak pada Anak Fiqhislam.com - Benturan di bagian kepala baik ringan maupun berat memang sangat membahayakan, terlebih untuk anak-anak.

Terbukti dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal Pediatrics, menyimpulkan bahwa anak-anak yang memiliki cedera otak akibat adanya benturan akan terus merasakan efeknya selama satu dekade setelah kejadian.

Penelitian yang juga dikutip dalam healthland.time.com, menyertakan 40 anak usia 2 sampai 7 tahun yang mengalami cedera otak traumatis, akibat kecelakaan atau terjatuh, diberikan tes keterampilan kognitif dan juga tes mengenai kehidupan sosial, seperti organisasi.
 
Dari beragam cedera yang dialami, diambil kesimpulan bahwa anak-anak dengan cedera otak paling parah menunjukkan hasil yang lebih rendah dalam hasil tes uji kemampuan yang dilakukan secara bertahap, yaitu dalam tiga bulan, enam bulan, 18 bulan, lima tahun, dan sepuluh tahun.

Studi yang dilakukan oleh Critical Care and Neuroscience Research di Murdoch Children's Research Institute, Melbourne, Australia, menyetakan bahwa tingkat rendahnya tes uji keterampilan sebagian besar terjadi pada kemampuan belajar yang menurun, organisasi, bahkan daya nalar yang berkurang.

Salah seorang peneliti, Vicki Anderson, mengaku penelitian tersebut tidak hanya mengukur bagaimana soal berkurangnya kemampuan kognitif anak-anak yang mengalami cedera pada otak. Lebih dari itu, dalam penelitian bersama rekan-rekannya dijelaskan bahwa kemampuan tersebut masih dapat berkembang sedikit demi sediki, tentunya dengan pengobatan yang maksimal, serta lingkungan sosial yang baik.

mediaindonesia.com

2007 ~ 2019  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine