10 Dzulqaidah 1439  |  Senin 23 Juli 2018

Jaringan ISIS Berencana Gulingkan Pemerintahan IndiaFiqhislam.com - Sebuah kabar yang mengejutkan datang dari para tersangka teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang tertangkap pada hari kemerdekaan India. Para teroris mengukapkan telah memiliki rencana untuk menggulingkan pemerintahan di India. Mereka mengatakan akan memaksakan hukum syariah di negara tersebut.

Seperti yang dilansir dari Indiatoday, Kamis (28/1) para tersangka teror mengatakan kepada National Investigation Agency (NIA) sebuah lembaga intelejen India, hanya hukum Islam yang dapat menghukum mereka. Para tersangka ini ditangkap dari berbagai bagian negara di India.

Selama dalam penyelidikan para tersangka juga mengukapkan memiliki rencana untuk merebut senjata dari pemerintahan India. Kementerian Dalam Negeri India memutuskan untuk mencari informasi dan bantuan dari lembaga intelijen Amerika, Jerman, Australia dan Israel.

Diduga jaringan teroris ini cukup besar di India. Sementara itu 12 tersangka teroris yang tertangkap sudah dikirim  ke tahanan polisi sebelum diserahkan pengadilan khusus lembaga intelejen India pada 5 Febuari.

Dalam aplikasi penahanan tercantum para tersangka aktif berkomunikasi dengan beberapa anggota ISIS menggunakan media sosial seperti Trillian dan Sykpe. Para tersangka ditangkap di 12 lokasi dan enam kota yakni, Bangalore, Tumkur, Mangalore, Hyderabad, Mumbai dan Lucknow pada Sabtu (23/1) pagi.

Pada saat pencarian para tersangka polisi menemukan sirkuit bahan peledak. Dalam proses penangkapan tersebut polisi juga menyita beberapa artikel, ponsel, laptop, uang tunai, video jihad dan material bahan membuat bom.

Menurut sumber Indiatoday, orang-orang yang ditangkap adalah bagian dari kelompok yang bernama 'Janood-ul-Khalifa-e-Hind' (Tentara Khalifah India), sebuah kelompok teror yang memiliki ideologi hampir mirip dari ISIS. [yy/republika]

khaz.jpg
khaz.jpg
2007 ~ 2018  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine