11 Muharram 1440  |  Jumat 21 September 2018

Peringati Holocaust, Obama Disebut Punya Jiwa YahudiFiqhislam.com - Peringati tragedi Holocaust yang terjadi pada masa Perang Dunia II, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, menghadiri event peringatan “Righteous Among the Nations” di Kedutaan Besar Israel di Washington DC, AS.

Peringatan 71 tahun pembebasan Kamp Konsentrasi legendaris Auschwitz ini, untuk mengenang jasa dua warga AS (Sersan Mayor Roddie Edmonds dan Lois Gunden) serta dua warga Polandia (Walery dan Maryla Zbijewski) yang tercatat sedikitnya membantu menyelamatkan kaum Yahudi dari pembantaian Nazi.

“Di sini, kita harus mengonfrontir kenyataan yang ada di dunia. Anti-semit justru tengah bangkit. Kita tak bisa memungkirinya. Ketika kita melihatnya, kita tak boleh hanya berdiam diri,” sebut Obama, dikutip USA Today, Kamis (28/1/2016).

Terkait penghargaan terhadap empat pahlawan di atas, di mana salah satunya anggota Angkatan Darat AS, Serma Edmonds, Obama mengaku terkesan dengan kisahnya yang sempat ditahan bersama sekira 1.000 tentara AS lainnya.

Ketika komandan Nazi menanyakan, siapa di antara para tentara AS itu yang merupakan Yahudi, Edmonds dengan lantang menjawab bahwa mereka semua Yahudi.

“Saya tak bisa membayangkan ekspresi yang lebih hebat terkait Kekristenannya, ketika dia mengatakan: ‘Saya juga, saya seorang Yahudi’. Serangan terhadap keyakinan apapun, jadi serangan pula terhadap keyakinan kita. Serangan terhadap jantung dari banyak keyakinan,” imbuhnya.

Terkesan dengan pidato Obama yang juga jadi Presiden AS pertama yang tampil berbicara di Kedubes Israel, sutradara ternama, Steven Spielberg menyebut Obama punya jiwa Yahudi.

“Presiden ini (Obama) punya jiwa Yahudi,” timpal Spielberg yang turut menyutradari banyak film bertemakan Perang Dunia II dan Holocaust, seperti ‘Schindler’s List’.

Selain Edmonds, nurani kemanusiaan juga menggerakkan Lois Gunden, seorang guru AS yang mengajar di Sekolah Mennonite di selatan Prancis dan menolong anak-anak Yahudi di masa perang. Pun begitu dengan Walery dan Maryla Zbijewski, yang menampung seorang gadis Yahudi dari penderitaan ghetto Warsawa. [yy/okezone]

khaz.jpg
khaz.jpg
2007 ~ 2018  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine