16 Safar 1441  |  Rabu 16 Oktober 2019

Ada Larangan Jilbab, Ribuan Wanita Muslim Bosnia Protes

Fiqhislam.com - Beberapa waktu lalu, Dewan Yudisial dan Kejaksaan Tinggi Bosnia melarang pekerja di lembaga peradilan untuk mengenakan jilbab. Keputusan itu diambil untuk menghindari terjadinya bias yang dimotivasi oleh agama.

Namun ternyata, putusan itu menuai protes para muslimah di sana. Dilansir BBC, Senin, 8 Februari 2016, sekira 2.000 wanita muslim turun ke jalan untuk berdemonstrasi di sepanjang jalan ibu kota Sarajevo.

Mereka menggelar unjuk rasa sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Hijab adalah Pilihan Harian Saya’, ‘Hijab adalah Hak Saya’ dan ‘Hijab adalah Kehidupan Saya.’

“Larangan itu adalah serangan serius terhadap kehormatan muslim, kepribadian dan identitas. (larangan) merampas hak wanita muslim untuk bekerja,” ucap salah seorang demonstran, Samira Zunic Velagic.

Tak cuma kalangan muslim, larangan itu juga dikutuk para pemimpin politik dan agama Islam. Bosnia diketahui memiliki 3,8 juta penduduk, di mana 40 persen di antaranya adalah muslim dan sebagian besar adalah ortodoks atau Kristen Katolik. [yy/viva]

2007 ~ 2019  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine