16 Safar 1441  |  Rabu 16 Oktober 2019

Diduga Jadi Mata-mata Israel, Hamas Eksekusi Pejabat SeniornyaFiqhislam.com - Hamas melalui sayap militernya, Brigade Izzudin Al-Qassam, mengeksekusi pejabat senior Hamas karena diduga menjadi mata-mata untuk Israel.
 
Eksekusi itu telah dikonfirmasi Brigade Al-Qassam pada hari Minggu. ”Al-Qassam mengumumkan bahwa hukuman mati dijatuhkan terhadap anggotanya; Mahmud Eshtawi, telah dijalankan hari ini,” bunyi pernyataan Brigade Al-Qassam.
 
Hamas kerap melakukan eksekusi di kawasan Jalur Gaza, termasuk di alun-alun publik. Namun, eksekusi terhadap pejabat seniornya sendiri baru pertama kali terjadi.
 
Hukuman mati diberlakukan Hamas melalui pengadilan militernya di Gaza. Meski Eshtawi dieksekusi atas dugaan menjadi mata-mata Israel, namun Hamas enggan merinci tuduhan itu.
 
Komite peradilan militer dan Brigade Islam mengeluarkan vonis karena dia melanggar aturan dan etika,” lanjut pernyataan Brigade Al-Qassam, seperti dikutip Al Arabiya, semalam.
 
Tugas Eshtawi selama ini termasuk mengawasi terowongan yang sebelumnya telah digunakan untuk menyimpan senjata dan melakukan serangan terhadap Israel.
 
Menurut sumber dari kelompok Hamas, Eshtawi sejatinya memimpin sebuah unit besar dan sebelumnya merupakan rekan dekat Mohammed Deif, Kepala Brigade Al-Qassam yang telah menjadi target Israel.
 
Pusat Palestina untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada akhir Desember 2015 bahwa ada sembilan hukuman mati telah dilaksanakan di Jalur Gaza pada tahun 2015 dan dua di Tepi Barat.
 
Sedangkan sejak awal 2016, empat warga Gaza telah dijatuhi hukuman mati setelah dituduh menjadi mata-mata untuk Israel. [yy/sindonews]

2007 ~ 2019  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine