16 Safar 1441  |  Rabu 16 Oktober 2019

Persiapan Hadapi Rusia, Inggris Latihan Perang di TimtengFiqhislam.com - Keputusan Inggris untuk terlibat dalam latihan perang bersama dengan Yordania, ternyata bukan dimaksudkan untuk memperkuat upaya melawan ISIS. Namun, menurut sumber militer Inggris, latihan perang itu merupakan bagian dari persiapan Inggris untuk berperang dengan Rusia.

Sumber tersebut menuturkan, sekitar 1.600 pasukan yang terlibat dalam latihan perang di Yordania ditujukan untuk membantu Amerika Serikat (AS) jika mereka terlibat peperangan dengan Rusia di Ukraina.

"Ini bukan latihan kontra ISIS. Ini jauh lebih banyak mengenai kami sedang dipersiapkan untuk bergabung dengan AS di Ukraina daripada di Suriah," kata sumber militer tersebut yang berbicara dalam kondisi anonim.

"Ini bukan semacam jenis pasukan yang Anda harapkan untuk dikirm berperang ke Aleppo untuk melakukan pertemuan dengan kelompok militan," sambungnya, seperti dikutip Daily Telegraph pada Senin (8/2).

Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris, latihan yang mereka lakukan bersama dengan Yordania memang tidak ditujukan khusus untuk memperkuat posisi melawan ISIS, melainkan ancaman terhadap Inggris secara luas.

Sebelumnya, Inggris sendiri dilaporkan tengah mengerahkan 1.000 tentara ke Polandia upaya untuk memperkuat NATO di Eropa Timur. Persiapan pengerahan tentara dalam jumlah besar itu muncul di tengah ketegangan antara Rusia dan NATO. [yy/sindonews]

2007 ~ 2019  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine